Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Momen di Malang yang Sebaiknya Diwaspadai oleh Pengguna Jalan Nggak Sabaran

Nuruma Uli Nuha oleh Nuruma Uli Nuha
21 Februari 2025
A A
4 Momen di Malang yang Sebaiknya Diwaspadai oleh Pengguna Jalan Nggak Sabaran Mojok

4 Momen di Malang yang Sebaiknya Diwaspadai oleh Pengguna Jalan Nggak Sabaran (unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Mengunjungi  Malang di musim hujan adalah sebuah kesalahan. Apalagi ketika hujan yang mengguyur membuat jalanan di sana tergenang air atau banjir. Mobilitas kalian jelas akan terganggu. Macet jadi hal yang tidak bisa terhindarkan lagi. 

Selain hujan, jalanan di Malang juga sering macet karena acara-acara akbar yang bisa mengunci simpul-simpul jalan. Acara yang biasanya mengambil waktu di akhir pekan itu benar-benar bisa menguji kesabaran. Itu mengapa selain hujan, acara-acara semacam ini sebaiknya dihindari, apalagi untuk kalian yang kesabarannya setipis tisu. 

#1 Haul pengajian akbar di Malang

Kalau memiliki rencana liburan ke Malang saat ada hajatan besar seperti haul atau pengajian akbar, coba bisa dipikir ulang dulu deh. Kota Malang bakal jadi lautan jamaah, terutama di Alun-alun Kota Malang dan ruas jalan sekitar alun-alun kota seperti Jalan Aries Munandar, Jalan Zainul Arifin, dan Jalan SW Pranoto yang menjadi pusat acara. Acara ini biasanya menutup sebagian besar akses jalan utama, bahkan Alun-alun Kota penuh sesak oleh jamaah dari dalam dan luar Malang. Kebayang kan, betapa padatnya.

FYI, acara seperti ini nggak cuma dihadiri warga Malang, tapi juga ribuan jamaah dari luar kota yang berbondong-bondong datang, banyak yang menggunakan bus. Sayangnya, keterbatasan parkiran bikin bus-bus besar harus parkir di pinggir jalan hingga ke kawasan Kayutangan. Kemacetan pun tak terelakkan hingga Pasar Besar Malang.

Kendaraan umum yang biasanya melewati kawasan ini juga harus rela mencari jalur alternatif. Kalau nggak mau repot, pilihan terbaik ya jalan kaki. Kalau ingin ke daerah Gadang tanpa terjebak macet, coba jalur alternatif ini. Dari Belimbing, melewati Jalan Basuki Rahmat (Kayoetangan Heritage), lanjut ke Jalan Semeru, lalu arahkan ke Jalan Kawi Atas. Dari sana, ikuti Jalan Raya Langsep menuju Jalan IR Rais, dan teruskan ke Jalan Brigjen Katamso hingga Jalan Arif Margono. Lebih cepat dan bebas hambatan. 

#2 Arak-arakan Arema Menang

Kemenangan Arema memang selalu jadi momen yang penuh euforia bagi para Aremania. Biasanya, setelah tim kebanggaan Malang ini menang, arak-arakan dari Stadion Kanjuruhan hingga Kecamatan Lawang akan memenuhi jalan-jalan utama, terutama jalur antar kota. Suasana penuh semangat dengan iringan motor dan mobil, ditambah teriakan yel-yel kebanggaan. 

Kalau tidak ingin terjebak dalam kemacetan akibat konvoi ini, lebih baik tunda dulu rencana keluar rumah. Selain itu, bagi pengendara yang memang harus melewati jalur tersebut, tetap ada jalan menuju Malang Kota agar tidak terjebak macet karena arak-arakan ini. Saat konvoi kemenangan Arema FC, jalur alternatif ke Kota Malang adalah melalui Karangploso. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan di jalur Karanglo, Jalan Ahmad Yani, Jalan Borobudur, dan Jalan Soekarno Hatta. Masyarakat yang akan masuk ke Kota Malang dari utara diimbau untuk mengarah ke Dau. Masyarakat yang akan ke arah Batu diimbau untuk lurus ke Karanglo, kemudian lewat Karangploso. 

#3 Mahasiswa, angkot, dan ojol demo

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa atau pengemudi angkot dan ojek online (ojol) di sekitar Balai Kota Malang telah membuat lalu lintas di kawasan tersebut mengalami kemacetan parah. Sebagai pusat kota, area ini memang kerap menjadi titik rawan macet, apalagi dengan adanya penutupan sebagian jalan untuk mendukung aksi massa. Jadi, bagi kalian yang tidak ingin terjebak dalam antrean kendaraan panjang, sebaiknya hindari kawasan Balai Kota, Alun-Alun Tugu, dan jalan-jalan utama di sekitarnya untuk sementara waktu.

Baca Juga:

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

Supaya perjalanan tetap lancar, berikut beberapa rute alternatif yang bisa kalian gunakan. Dari Arah Selatan (Kepanjen atau Gadang), hindari Jalan Kahuripan dan Jalan Basuki Rahmat. Sebagai gantinya, ambil rute via Jalan S. Parman atau Jalan Ijen yang langsung mengarah ke Jalan Jakarta atau area barat kota. Dari arah utara (Karanglo atau Arjosari), jangan masuk ke kawasan pusat kota melalui Jalan Raden Intan atau Jalan Tugu. Sebagai gantinya, gunakan rute memutar melalui Jalan Soekarno-Hatta untuk menuju ke arah timur atau barat kota tanpa melewati area demo. Dari Arah Timur (Tumpang atau Sawojajar), sebisa mungkin hindari Jalan Majapahit yang mengarah langsung ke Balai Kota. Kalian bisa melewati Jalan Ki Ageng Gribig menuju Jalan LA Sucipto untuk memotong jalur ke area barat atau selatan kota. 

#4 Momen ospek maba atau wisuda kampus Universitas Brawijaya dan Universitas Malang yang barengan

Musim ospek mahasiswa baru (maba) dan wisuda di Universitas Brawijaya (UB) serta Universitas Negeri Malang (UM) selalu membawa suasana berbeda di Kota Malang. Beberapa kawasan utama seperti Jl. Veteran, Jl. Sumbersari hingga Jl. Galunggung dan Jl. Soekarno Hatta hingga Dinoyo berubah jadi titik kemacetan parah. Jalan-jalan ini dipadati kendaraan keluarga wisudawan, tamu undangan, dan angkutan umum. Akibatnya, arus lalu lintas melambat drastis, dan waktu tempuh perjalanan bisa jauh lebih lama dari biasanya.

Tidak hanya kendaraan yang bertambah, area kampus juga penuh sesak dengan mahasiswa baru yang menjalani ospek serta keluarga yang mengantar anak-anaknya ke kampus untuk mengikuti ospek. Antrean panjang di sekitar parkiran kampus hingga tempat makan di sekitar lokasi sering kali menambah semrawutnya suasana. Maka, kalau kamu nggak punya keperluan mendesak di kawasan tersebut, lebih baik hindari area kampus selama puncak acara ini berlangsung.

Supaya perjalanan tetap nyaman, ada beberapa rute alternatif yang bisa kamu pilih. Dari area kampus ke pusat Kota Malang, gunakan rute melalui Jalan MT Panjaitan dan lanjutkan ke Jalan Ijen. Jalur ini biasanya lebih lengang dibanding area sekitar Dinoyo dan Veteran. Dari Kota Malang ke Kota Batu, melewati Jalan Sigura-gura menuju daerah Joyogrand. Meski jalannya sedikit memutar, rute ini bisa menghindarkan kamu dari kemacetan panjang. 

Selain memilih rute alternatif ini, cobalah untuk mengatur waktu perjalanan. Jika memungkinkan, hindari jam-jam sibuk ketika kegiatan tersebut berlangsung. Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi navigasi untuk melihat kondisi lalu lintas secara real-time dan memilih jalur paling lancar. Tetaplah bersabar di jalan. Dengan sedikit persiapan dan fleksibilitas, perjalananmu bisa tetap nyaman.

Penulis: Nuruma Uli Nuha
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Jalan Tumbal Negara hingga Jalan Sangean, Inilah 7 Jalan dengan Nama Unik dan Aneh di Malang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Februari 2025 oleh

Tags: jalan malangmacetMalangmomentum
Nuruma Uli Nuha

Nuruma Uli Nuha

Suka nonton drakor, takut hantu tapi hobi koleksi film horor.

ArtikelTerkait

Malang Masa Kini Berpotensi Tidak Enak Ditinggali seperti Jakarta (Unsplash) hidup di malang

Malang Dulu Ramah untuk Tempat Tinggal tapi Kini Sudah Hampir Mirip Jakarta Berkat Kemacetan dan Parkir Liar yang Menjadi Penyakit

11 Mei 2025
Andai Dulu Kota Batu Nggak Memisahkan Diri dari Malang, Ini yang Akan Terjadi

Tidak Ada Hal Paling Menyebalkan dan Bikin Lelah selain Menjelaskan Perbedaan Kota Batu dan Malang

20 April 2025
Jalan Ketintang Surabaya, Jalan Paling Problematik yang Pantas Dibenci Mojok.co

Jalan Ketintang Surabaya, Jalan Paling Problematik yang Pantas Dibenci

5 November 2023
Kondisi Pasar Besar Kota Malang yang Begitu Mengenaskan: Toilet Rusak, Lampu Nggak Ada, Sampah di Mana-mana

Kondisi Pasar Besar Kota Malang yang Begitu Mengenaskan: Toilet Rusak, Lampu Nggak Ada, Sampah di Mana-mana

14 November 2023
Malang dan Batu Saling Sindir, tapi Saling Membutuhkan (Unsplash)

Malang dan Batu: Persaingan Sunyi Dua Saudara yang Tak Pernah Selesai Berkompetisi

15 Maret 2025
Banyuwangi di Mata Orang Malang: Bebas Parkir Liar, Nggak Seseram yang Dibilang Orang

Banyuwangi di Mata Orang Malang: Bebas Parkir Liar, Nggak Seseram yang Dibilang Orang

2 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Naik Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co

Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan

1 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.