Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Pengalaman Naik Bus Listrik Trans Jogja, Lebih Nyaman daripada Bus Trans Jogja yang Selama Ini Mengaspal

Helena Yovita Junijanto oleh Helena Yovita Junijanto
23 Januari 2025
A A
Pengalaman Naik Bus Listrik Trans Jogja, Lebih Nyaman daripada Bus Trans Jogja yang Selama Ini Beroperasi Mojok.co

Pengalaman Naik Bus Listrik Trans Jogja, Lebih Nyaman daripada Bus Trans Jogja yang Selama Ini Beroperasi (dishub-jogjaprov-go-id_

Share on FacebookShare on Twitter

Awal pekan ini 2 unit bus listrik Trans Jogja mulai uji coba beroperasi untuk penumpang. Selama masa uji coba, penumpang tidak akan dikenai biaya alias gratis. Rencananya, skema uji coba dengan penumpang ini akan berlangsung selama 1 tahun. 

Sebagai seseorang yang kerap menjajal transportasi publik, jelas saya tertarik mencoba armada bus listrik Trans Jogja. Apalagi, bus ini melayani rute penting seperti Bandara Adisucipto hingga Malioboro. Saya penasaran seberapa nyaman sih bus yang digadang-gadang akan mendukung Malioboro Zero Emission itu. 

Armada bus listrik Trans Jogja terasa lebih elegan dengan warna ungu yang mendominasi. Tulisan “100% electric bus” yang berada di bagian depan, samping kiri dan kanan hingga belakang bus tidak norak karena ditulis dengan font yang pas. Rasanya jadi tidak sabar untuk naik dan merasa pengalaman berkendara dengan armada bus listrik. 

Tidak bersuara dan tidak berbau solar

Benar saja, armada bus listrik Trans Jogja ternyata lebih nyaman dibanding armada Trans Jogja yang selama ini beroperasi. Mesin bus ini tidak menimbulkan banyak suara seperti bus Trans Jogja. Penumpang jadi lebih nyaman karena perjalanan jadi lebih “mulus”. Selain itu, tidak mungkin ada bau solar karena daya utama penggerak bus ini adalah listrik. 

Kondisi bus yang masih anyar membuat semua fasilitas bus masih berfungsi dengan baik. Mesin untuk tap e-money masih lancar, kursinya masih empuk dan bersih. Kalau dari sisi konfigurasi kursi, sebenarnya bus listrik Trans Jogja biasa saja. Bus ini memuat 18 kursi dan ruang untuk berdiri 10 orang. Bus dilengkapi dengan handle grip. 

Kondisi bus yang nyaman dan masih berfungsi apik jelas menjadi angin segar bagi penumpang setia Trans Jogja. Sebab, sudah jadi rahasia umum kalau beberapa armada Trans Jogja itu kurang nyaman. Apalagi armada-armada yang tergolong lawas. Ada banyak keluhan dari pengguna, seperti pintu bus tidak bisa ditutup, suara mesin yang keras, hingga bau solar yang sesekali menyeruak masuk ke dalam bus. 

Sopir bus listrik Trans Jogja cenderung tidak ugal-ugalan  

Salah satu momok naik Trans Jogja adalah sopir yang ugal-ugalan. Saya memahami, sopir memacu kendaraannya begitu cepat demi ketepatan waktu menjemput penumpang. Belum lagi jalanan Jogja yang kian hari kian padat. Namun, terlepas dari itu, cara mengemudi yang ugal-ugalan ini sering membuat penumpang mabuk darat. 

Pengalaman di atas tidak saya rasakan ketika naik bus listrik Trans Jogja. Mungkin karena saya naik tidak di jam sibuk ya, jadi sopir lebih santai mengemudikan armadanya. Faktor lain, kondisi bus yang masih baru benar-benar membuat perjalanan jauh dari kata mual. 

Baca Juga:

Penumpang Trans Jogja Pantas Dapat Penghargaan sebagai Orang Paling Sabar Se-Jogja

Malangnya Penumpang Trans Jogja, Bertahan karena Tidak Punya Pilihan Lain

Selain sopir, di dalam bus terdapat juga kondektur yang tidak kalah profesional. Kondektur menyapa ramah tiap penumpang yang naik atau turun. Bahkan, kondektur menjelaskan dengan rute-rute yang dilewati dengan detail, penumpang jadi seperti sedang study tour. 

“Ayok, bapak ibu, sudah sampai Halte Malioboro. Ada yang mau turun? Ayo, belanja yang banyak ya bu jangan lupa bawain buat saya,” satu kalimat bercandaan yang sederhana, tapi berkesan karena begitu menggelitik. 

Bus listrik Trans Jogja memang lebih nyaman daripada armada biasanya, tapi ada beberapa aspek yang tetap perlu ditingkatkan. Salah satunya, memperbanyak jumlah armada dan memperkaya rute. Saya memahami dua hal itu belum bisa segera terwujud karena bus listrik ini masih dalam tahap uji coba awal. Namun, saya berharap dua saran itu benar-benar dipertimbangkan supaya kelak penumpang tidak perlu lama menunggu lama di halte dan semakin banyak rute dilewati bus nyaman ini. 

Penulis: Helena Yovita Junijanto
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Eks Penumpang Teman Bus Jogja Resah kalau Layanan Pengganti Tidak Sebaik Sebelumnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2025 oleh

Tags: bus jogjabus listrikbus listrik trans jogjatrans jogja
Helena Yovita Junijanto

Helena Yovita Junijanto

Alumnus UGM 2024, Dosen Universitas Terbuka, Peneliti dan Penulis

ArtikelTerkait

Eks Penumpang Teman Bus Jogja Resah Layanan Pengganti Tidak Sebaik Sebelumnya Mojok.co

Eks Penumpang Teman Bus Jogja Resah kalau Layanan Pengganti Tidak Sebaik Sebelumnya

3 Januari 2025
BSD City Kota Elite, Angkutan Umum Sulit Terminal Mojok

BSD City: Kota Elite, Angkutan Umum Sulit

26 Oktober 2022
Jogja! Rute Trans Jogja Malah Membahayakan Warga Bantul (Unsplash)

Trans Jogja Makin Hari Makin Tak Berguna: Tidak Menjangkau Seluruh DIY, Tidak Jadi Solusi Kemacetan. Lalu, Gunanya Trans Jogja Apa?

11 Maret 2024
Rute Trans Jogja Nggak Ramah Warga Daerah Pelosok, Memang Perlu Evaluasi dan Pembaruan Mojok.co

Rute Trans Jogja Nggak Ramah Daerah Pelosok, Memang Perlu Evaluasi dan Pembaruan

8 Juni 2024
Senja di Cikarang (Unsplash.com)

Sia-sia Meromantisasi Cikarang Seperti Bandung dan Jogja

2 Juni 2022
Kapok Naik Trans Jogja Setelah Satu Kali Mencobanya MOJOK.CO

Trans Jogja Memang Nggak Cocok untuk Mereka yang Pengin Buru-buru

18 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.