Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Rekomendasi Kuliner Bebek Enak di Surabaya selain Bebek Sinjay dan Bebek Purnama

Rina Widowati oleh Rina Widowati
21 Desember 2024
A A
4 Rekomendasi Kuliner Bebek di Surabaya selain Bebek Sinjay dan Bebek Purnama

4 Rekomendasi Kuliner Bebek di Surabaya selain Bebek Sinjay dan Bebek Purnama (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap ada teman yang liburan ke Surabaya, saya tanya, “Ngapain liburan ke Surabaya?” Jawabannya semua sama: wisata kuliner, pengin makan bebek enak. Memang benar adanya, wisata Surabaya itu ya cuma kuliner. Jalan-jalan ke Tunjungan? Ujungnya juga kuliner.

Entah sejak kapan bebek jadi terkenal sebagai makanan khas Surabaya, padahal sebenarnya bebek masakan khas Madura. Sebagai orang Surabaya asli, setahu saya kuliner khas Surabaya yang original adalah masakan berbahan dasar petis. Tapi memang nyatanya, warung penyetan mana di Surabaya yang tidak menjual bebek goreng. Madura Surabaya, dalam makan kita bersaudara.

Buat yang ingin liburan ke Surabaya, saya sarankan lupakan Bebek Sinjay dan Bebek Purnama yang overrated. Ini dia rekomendasi kuliner bebek yang wajib dicoba kalau kalian liburan ke Surabaya.

#1 Bebek Canggih, makan bebek sambil menghitung kereta api lewat

Bebek Canggih buka sore hari sekitar jam 4 sore, dan tutup setiap hari Selasa. Saya sudah hafal karena cukup sering mampir. Meskipun tempatnya tidak terlalu luas, kamu bisa menikmati makan sambil menghitung berapa kali kereta api lewat di sini. Sebab letak Bebek Canggih hanya beberapa langkah dari palang pintu kereta api di Jalan Nias Surabaya.

Soal rasa, bumbu kuliner bebek Surabaya satu ini cukup enak dan menurut saya bumbu hitamnya otentik. Bebeknya memang digoreng, tapi yang bikin mantap justru bumbu hitam yang disiram di atas bebek. Sambalnya juga juara, jenis sambal korek yang pedasnya bahkan masih terasa bahkan setelah cuci tangan.

#2 Bebek hitam Pak Sayeki, warna boleh legam tapi rasanya bikin berbunga-bunga

Bagi saya, bebek milik pak Sayeki ini sangat personal. Bebek hitam Pak Sayeki adalah pengalaman pertama saya merasakan bebek bumbu hitam. Pengalaman pertama saya memang sudah berpuluh-puluh tahun yang lalu, saya masih ingat rasa kagum lidah saya saat merasakan gurihnya bumbu hitam dan empuknya daging bebek. Sampai sekarang saya masih menyukai rasa gurih bumbu kuliner bebek Surabaya satu ini. Tidak ada yang berubah.

Warung bebek hitam Pak Sayeki masih sama sejak dulu, bukanya hanya sore sampai tengah malam dan masih berupa warung kaki lima. Bedanya, sekarang sudah berjualan di atas mobil pick-up. Lokasinya di Jalan Dharmahusada, persis di depan kantor IDI (Ikatan Dokter Indonesia), tidak jauh dari kampus B Unair.

Baca Juga:

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

Meskipun kaki lima, rasanya tidak main-main. Bumbu hitamnya meresap banget dan ada remahan rempelo ati yang bikin tambah mantap, plus sambalnya yang pedasnya pas. Duh, saya sampai nelen ludah saat menulis ini.

#3 Bebek PAS Palupi Rungkut, kuliner bebek Surabaya yang bumbunya meresap dengan ukuran bebek lebih besar

Kalau tadi bebek hitam, yang satu ini kuliner bebek goreng mirip dengan bebek Purnama Surabaya tapi dengan ukuran menurut saya lebih besar. Bumbu bebek gorengnya meresap dan kulit bebeknya itu, lho, nyes banget. Tidak begitu kering tapi enak banget saat digigit.

Bebek PAS Palupi ini sebenarnya konsepnya penyetan Surabaya, jadi dia juga menjual ayam dan lele. Buat pendatang yang tidak seberapa kuat pedas, jangan khawatir, karena sambal di sini tidak seberapa pedas. Sambalnya sambal matang dan sedikit manis.

Sebagai penggemar bebek, saya mengikuti kemajuan warung bebek satu ini sejak zaman kuliah. Kalau dulu berjualan di depan perpustakaan umum Rungkut, sekarang Bebek Palupi sudah punya tempat yang cukup luas tak jauh dari perpus.

Saya sarankan kalau penasaran dengan rasa bebek goreng satu ini, lebih baik datang makan siang saja. Karena kalau malam, cari parkir saja susah. Oh ya, buat yang dari luar kota, jangan sampai salah tujuan, karena ada juga warung makan bebek Palupi yang lain di sekitar Rungkut. Bebek Palupi yang asli sekarang berganti nama jadi PAS Palupi.

#4 Bebek Songkem Haji Ahmad, kuliner bebek Surabaya patut dicoba buat yang anti gorengan

Bebek Songkem adalah masakan otentik Madura. Disebut bebek songkem karena cara memasaknya dengan cara membungkus bebek dengan daun pisang. Sebelum dibungkus daun pisang, bebek ditekuk seperti orang sedang songkem (sungkem dalam bahasa Jawa). Kata “songkem” dalam bahasa Madura dimaknai sebagai bentuk rasa hormat dan ditunjukkan dengan bahasa tubuh seperti bersujud di pangkuan orang tua atau orang yang lebih tua.

Ada beberapa resto yang menjual bebek Songkem di Surabaya, tapi saya sarankan mencoba Bebek Songkem Haji Ahmad. Tak semua masakan bebek itu digoreng, ini penting diketahui oleh orang luar Madura dan Surabaya, terutama buat kalian yang lagi diet gorengan. Jangan khawatir, bebek songkem tidak digoreng jadi bebas minyak. Cara memasaknya, dibungkus daun pisang lalu dikukus bersama bumbu rempah madura yang dikenal kaya rasa.

Kuliner bebek songkem milik Haji Ahmad ini terbaik menurut saya di Surabaya. Karena begitu dibuka daun pisangnya, bumbunya melimpah. Bayangkan saja dulu aroma gurih, sedap, dan pedasnya menyatu dengan daging bebek yang sudah pasti empuk banget. Lokasinya juga mudah ditemukan, yaitu di jalan Merr Rungkut. Tempatnya di ruko dan bersih, cocok buat yang ingin wisata kuliner tapi bawa anak kecil.

Makan memang menjadi salah satu kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dengan berwisata. Pokoknya kalau liburan ke Surabaya paling wajib mencicipi kuliner bebek di sini. Tapi jangan lupa olahraga, Rek, biar bisa wisata kulineran terus sampai tua.

Penulis: Rina Widowati
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bebek Purnama Surabaya, Kuliner Overrated yang Membuat Saya Kecewa pada Kunjungan Pertama.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2024 oleh

Tags: bebekbebek gorengbebek purnamabebek sinjaybebek surabayakuliner surabayaSurabayawisata kuliner surabaya
Rina Widowati

Rina Widowati

Ibu rumah tangga, mantan pengajar di sekolah swasta yang masih mengamati dunia pendidikan. Pedagang yang peduli soal isu sosial dan politik. Hobi naik gunung dan bercita-cita mendaki ke Cartenz.

ArtikelTerkait

Membantah Klaim Jembatan Suramadu sebagai Biang Kerok Berbagai Masalah di Surabaya Mojok.co

Membantah Klaim Jembatan Suramadu sebagai Biang Kerok Berbagai Masalah di Surabaya

16 Oktober 2024
4 Alasan Surabaya Nggak Perlu Bangun Mal Baru Lagi Mojok.co

4 Alasan Surabaya Nggak Perlu Bangun Mal Baru

6 Januari 2025
Alasan Orang Surabaya Lebih Sering Healing Kilat ke Mojokerto daripada ke Malang Mojok.co

Alasan Orang Surabaya Lebih Sering Healing Kilat ke Mojokerto daripada ke Malang

5 Desember 2025
Royal Plaza Surabaya Punya 4 Hal yang Belum Tentu Kamu Tahu (Unsplash)

4 Hal yang Jarang Diketahui Pengunjung Mal Royal Plaza Surabaya

22 Desember 2024
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Nasi Godog, Kuliner Magelang yang Bikin Orang Surabaya Gagal Paham, tapi Lama-lama Doyan Mojok.co

Nasi Godog, Kuliner Magelang yang Bikin Orang Surabaya Gagal Paham, tapi Lama-lama Doyan

12 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026
5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.