Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

5 Panduan Investasi Hot Wheels, biar Kamu Nggak Kena Item Anyep

Fuadi Afif oleh Fuadi Afif
30 September 2024
A A
5 Panduan Investasi Hot Wheels, biar Kamu Nggak Kena Item Anyep

5 Panduan Investasi Hot Wheels, biar Kamu Nggak Kena Item Anyep

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika mendengar kata Hot Wheels, sebagian besar orang mungkin langsung terbayang pada mobil-mobil mainan kecil yang biasa dijumpai di toko mainan atau supermarket. Tapi siapa sangka, mainan yang identik dengan anak-anak ini justru dilirik sebagai alat investasi oleh sebagian orang dewasa. Ya, tidak salah lagi, Hot Wheels kini tidak hanya sekadar hobi kolektor, tapi juga dianggap sebagai instrumen investasi yang bisa menghasilkan keuntungan.

Lalu, apakah investasi Hot Wheels memang benar-benar menguntungkan atau hanya sekadar alasan untuk terus memperluas koleksi? Mari gas bahas lebih dalam.

Sejarah singkat Hot Wheels

Hot Wheels pertama kali diperkenalkan oleh Mattel Inc. pada 1968. Sejak saat itu, mainan ini berhasil mencuri perhatian banyak orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Berbagai model dan seri mobil dikeluarkan, termasuk replika mobil-mobil legendaris seperti Bugatti Veyron, Enzo Ferrari, hingga Honda Civic. Bahkan, ada beberapa seri terbatas yang kini menjadi barang buruan.

Dengan perjalanan waktu, Hot Wheels tak hanya menjadi barang koleksi, tetapi juga mulai dilihat sebagai aset investasi. Seri langka dan terbatas menjadi incaran, dan tidak sedikit kolektor yang rela merogoh kocek dalam demi mendapatkan mobil yang diidamkan.

Kenapa layak dijadikan investasi?

Jika dilihat dari sisi nilai investasi, Hot Wheels bisa dikatakan punya potensi untuk mengalami kenaikan harga yang signifikan. Misalnya, seri Ed Shaver Blue AMX yang diproduksi pada 1969. Hot Wheels yang dipasarkan di Inggris ini bisa terjual hingga USD10.000, atau setara dengan puluhan juta rupiah​. Selain itu, replika Honda Civic EF yang pernah dijual seharga ratusan ribu rupiah kini harganya terus merangkak naik di pasar​.

Namun, selain menunggu harga melambung tinggi, ada beberapa strategi yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan potensi investasi Hot Wheels Anda. Berikut beberapa tips yang mungkin akan membuat Anda tersenyum kecil sembari menimang-nimang koleksi mobil mainan di rak.

Pantau kedatangan truk supply minimarket

Ini adalah strategi yang lumayan teknis tapi efektif. Setiap kali truk supply datang ke minimarket langganan, biasanya ada stok baru Hot Wheels yang bisa saja merupakan barang incaran alias hot item.

Tapi jangan keburu senang dulu, secepat apa pun kamu mantau, tetap saja akan kalah cepat dengan “orang dalam” minimarket. Mereka biasanya punya informasi lebih dulu soal barang-barang mana yang bernilai. Jadi, bersainglah dengan sehat, tapi tetap waspada pada para “orang dalam” ini.

Baca Juga:

Apakah Menjadi Atlet Adalah Investasi Terburuk dalam Hidup Saya?

Cuan Investasi Tanah di Bondowoso Lebih Menggiurkan Dibanding Emas

Berani modal, jangan setengah-setengah

Kalau kamu serius mau investasi di Hot Wheels, ya harus siap modal dong! Beli satu lot atau box Hot Wheels yang masih segel pabrikan bisa memperbesar peluang kamu mendapatkan hot item atau Super Treasure Hunt (STH), yaitu varian Hot Wheels yang sangat dicari. Tentu saja, harga jualnya bisa lebih tinggi dari harga normal.

Tapi ingat, jangan tamak! Sisa mobil “anyep” dari lot yang kamu beli bisa dijual dengan harga gantungan atau bahkan di bawahnya. Gunakan hasil penjualan untuk beli lot atau box lainnya. Jangan sampai serakah, karena serakah hanya akan membuat kamu kehabisan modal untuk berburu lebih banyak.

Cari penghobi yang kelilit utang

Tips ini agak nyeleneh, tapi di dunia kolektor apa saja bisa terjadi. Cari penghobi yang kelilit utang, alias yang lagi butuh uang (BU). Biasanya, mereka jadi korban judi online atau sejenisnya. Di saat inilah, Anda bisa memanfaatkan peluang untuk membeli koleksi mereka dengan harga miring.

Jangan terlalu keras kepala dalam menawar, tapi juga jangan terlalu murah hati. Cari harga yang wajar, dan Anda bisa dapatkan koleksi Hot Wheels langka dengan harga lebih murah dari pasar.

Ikuti akun lelang, tapi waspada bidder nakal

Salah satu cara mendapatkan Hot Wheels langka dengan harga terjangkau adalah melalui lelang. Tapi hati-hati, banyak akun lelang yang memiliki bidder-bidder bayangan untuk menaikkan harga lelang. Triknya? Pantau kapan close bid akan dilakukan dan jadilah sniper yang menembak tepat di detik-detik terakhir.

Dengan keberuntungan dan ketepatan waktu, mobil incaranmu bisa jatuh dengan harga yang kamu harapkan. Taktik ini sering digunakan oleh kolektor berpengalaman untuk menghindari harga yang terlalu tinggi​.

Kenali jenis Hot Wheels yang potensial

Tidak semua model Hot Wheels memiliki nilai investasi yang tinggi. Biasanya, model yang berpotensi adalah yang langka, sudah tidak diproduksi lagi, atau memiliki tema spesifik seperti LBWK atau RWB. Di Indonesia, tren yang sering diminati adalah replika mobil-mobil produksi Jepang alias JDM seperti Honda, Nissan, dan Mitsubishi.

Tentu saja, tidak semua mobil memiliki potensi investasi yang sama. Ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan agar investasi ini benar-benar bisa menghasilkan keuntungan.

Risiko investasi

Namun, perlu diingat bahwa setiap investasi pasti memiliki risiko. Meskipun harga beberapa model bisa melonjak, ada juga model yang harganya justru turun. Faktor seperti popularitas, kondisi fisik, dan ketersediaan di pasar sangat memengaruhi nilai jual.

Oleh karena itu, penting untuk tidak hanya bergantung pada Hot Wheels sebagai satu-satunya instrumen investasi.

Apakah investasi Hot Wheels cocok untuk kamu?

Investasi Hot Wheels bisa menjadi pilihan menarik, terutama bagi kamu yang memang sudah hobi mengoleksi. Menggabungkan hobi dan investasi tentu akan memberikan kesenangan tersendiri. Namun, jika Anda hanya semata-mata mengejar keuntungan tanpa memiliki minat terhadap koleksi, mungkin akan lebih sulit untuk mengikuti perkembangan pasar.

Kesimpulannya, investasi Hot Wheels memang memiliki potensi yang menjanjikan, terutama untuk model-model langka dan terbatas. Namun, seperti halnya investasi lain, diperlukan pengetahuan, kesabaran, dan tentu saja, kemampuan untuk melihat tren pasar, mengamati drama di media sosial. Jadi, sebelum memulai, pastikan Anda sudah memahami risikonya dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan​.

Penulis: Fuadi Afif
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Curhatan Seorang Kolektor Hot Wheels Pemula

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2024 oleh

Tags: Hot WheelsInvestasikoleksi
Fuadi Afif

Fuadi Afif

Praktisi fotografi dan pengkaji pariwisata.

ArtikelTerkait

3+1 Resep Bumbu Dasar Masakan yang Wajib Kita Tahu

Beli Peralatan Masak Adalah Cara para Emak-emak untuk Investasi

19 Mei 2020
Jalan Udayana Mataram, Pernah Jadi Tempat Nongkrong Favorit Sebelum Tergeser Coffee Shop Mojok.co

Jalan Udayana Mataram, Pernah Jadi Tempat Nongkrong Favorit Sebelum Tergeser Coffee Shop

10 November 2023
Harga Emas Lagi Lesu, Perlukah Kita Khawatir?

Harga Emas Lagi Lesu, Perlukah Kita Khawatir?

14 Mei 2023
Perbedaan Emas Antam dan UBS yang Perlu Dipahami sebelum Memulai Investasi

Perbedaan Emas Antam dan UBS yang Perlu Dipahami sebelum Memulai Investasi

20 Agustus 2024
unicorn

Nikmat dan Ancaman Hidup di Era Unicorn

28 Agustus 2019
3 Jenis Investasi Terbaik buat Mahasiswa Kuliahan Modal Recehan

3 Jenis Investasi Terbaik buat Mahasiswa Kuliahan Modal Recehan

16 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali Mojok.co

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

29 Januari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.