Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Rest Area Jembatan Citarum, Tempat Istirahat Paling Nyaman bagi Pengendara dari Sukabumi ke Bandung

Erfransdo oleh Erfransdo
8 Agustus 2024
A A
Rest Area Jembatan Citarum, Tempat Istirahat Paling Nyaman bagi Pengendara dari Sukabumi ke Bandung

Rest Area Jembatan Citarum, Tempat Istirahat Paling Nyaman bagi Pengendara dari Sukabumi ke Bandung (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Warga Sukabumi yang mau berkendara ke Bandung atau sebaliknya, jangan lupa mampir di rest area Jembatan Citarum. Di sini pemandangannya indah, banyak kulinernya, dan bisa sekalian rebahan.

Bagi para pengendara, baik roda dua atau roda empat, yang hendak menuju Bandung dari daerah Sukabumi pasti akan melewati rest area Jembatan Rajamandala. Tempat istirahat untuk para pengendara ini terletak di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cianjur.

Rest area ini terhubung langsung dengan Jembatan Rajamandala atau masyarakat setempat mengenalnya dengan Jembatan Citarum. Sebab, di bawah jembatan ini terbentang sungai terpanjang di Jawa Barat, yakni Sungai Citarum. Sungai dengan panjang 297 kilometer ini mengalir di hulu dari Gunung Wayang dan bermuara di Laut Jawa.

Dulunya Jembatan Citarum ini merupakan jalan tol terpendek dan pertama di Indonesia yang dikenal dengan Tol Gopek Rajamandala. Penamaan tersebut didasarkan pada biaya tol yang dahulu sebesar Rp500. Kini jalan Jembatan Rajamandala sudah tidak beroperasi lagi sebagai jalan tol melainkan jalan raya biasa yang bisa dilalui berbagai kendaraan. Bekas tol tersebut menjelma menjadi rest area Jembatan Citarum

Ada Taman Asmaul Husna di Rest Area Jembatan Citarum

Saat hendak ke Bandung dari Sukabumi atau dari arah sebaliknya, kita akan melewati gerbang Selamat Datang-Asmaul Husna. Di situ penuh dengan karya kaligrafi nama-nama Allah dalam bahasa Arab berbentuk tembok raksasa. Taman Asmaul Husna ini diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur pada tahun 2017 yang kini menjadi obyek wisata bagi para pengunjung atau pengendara yang sedang beristirahat.

Tembok kaligrafi raksasa ini membentang sejauh 1 kilometer yang berada di Jalan Raya Bandung-Cianjur. Tembok raksasa yang ada sisi kiri dan kanan ini memiliki 14 panel tulisan kaligrafi. Sayangnya, kini beberapa tulisan panel kaligrafi tersebut sudah ada beberapa yang terkelupas dan belum diperbaiki oleh pemerintah Kabupaten Cianjur.

Banyak pedagang makanan dan minuman

Rest area Jembatan Citarum dipenuhi oleh para pedagang kuliner kaki lima. Hampir semua pedagang yang ada di sini berjualan mie bakso, es cincau, dan es kelapa. Untuk harganya sendiri masih terjangkau. Terakhir kali saya beristirahat di sini, saya membeli bakso seharga Rp15 ribu, sementara es cincau dan es kelapa dibanderol Rp5 ribu saja.

Kita bisa memesan makanan dan minuman di rest area sambil beristirahat dengan cara lesehan. Tak perlu khawatir karena warung-warung di sini dilengkapi dengan karpet dan atap sehingga pembeli nggak akan kepanasan atau kehujanan. Jika masih capek, kita juga bisa numpang tidur sebentar sebelum melanjutkan perjalanan.

Baca Juga:

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

Bandung Setelah Lebaran Adalah Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk bagi Warlok

Intinya, kalau mau beristirahat, terutama bagi pengendara motor, kalian bisa mampir ke rest area Jembatan Citarum. Minimal beli minuman di sini sambil rebahan sebentar. Siapkan juga uang receh apabila ada pengamen yang tiba-tiba muncul.

Itulah beberapa keistimewaan rest area Jembatan Citarum. Kalau kalian hendak ke Bandung dari Sukabumi atau sebaliknya, jangan lupa mampir ke sini. Selain memiliki nilai sejarah, rest area yang berada di atas Sungai Citarum ini menawarkan pemandangan yang cukup indah. Rasa lelah selama berkendara dijamin bakal hilang begitu rebahan sebentar di sini.

Penulis: Erfransdo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jika Masih Sayang (Nyawa) Dompet Anda, Jangan Pernah Makan di Restoran Rest Area, Pokoknya Jangan!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2024 oleh

Tags: BandungJembatan CitarumRest Area Jembatan Citarumsukabumi
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Kawasan Braga Bandung dan Sekitarnya Itu Asyik buat Nongkrong, asal Nggak Ada Punglinya Aja

Kawasan Braga dan Sekitarnya Itu Asyik buat Nongkrong, asal Nggak Ada Punglinya Aja

16 Oktober 2023
palasari surga buku bandung mojok

Palasari, Wisata Buku Bandung yang Terlupakan

28 Juli 2021
Hindari 3 Destinasi Wisata di Sukabumi Ini saat Libur Nataru (Unsplash)

3 Destinasi Wisata di Sukabumi yang Sebaiknya Dihindari Wisatawan saat Libur Nataru

25 Desember 2024
M. Iming, Peci Legendaris dari Bandung yang Bikin Kamu Tambah Ganteng (Shutterstock.com)

M. Iming, Peci Legendaris dari Bandung yang Bikin Kamu Tambah Ganteng

24 April 2022
Malang Hari Ini Adalah Definisi Cantik tapi Toxic (Unsplash) bandung

Kota Malang Mirip Bandung: Sama-Sama Adem dan Sejuk, tapi Lebih Rapi dan Terawat

8 Maret 2026
Jalan Rajawali Timur Bandung, Jalan Satu Arah di Kota Bandung yang Penuh Masalah

Jalan Rajawali Timur, Jalan Satu Arah di Kota Bandung yang Penuh Masalah

21 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter, Dihina tapi Jadi Motor Tangguh dan Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.