Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Platinum Cineplex Pakuwon Mall Solo Bikin Kecewa, Harus Introspeksi dan Berbenah biar Penonton Nggak Kabur

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
2 Juli 2024
A A
Platinum Cineplex Pakuwon Mall Solo Bikin Kecewa, Harus Introspeksi dan Berbenah biar Penonton Nggak Kabur

Platinum Cineplex Pakuwon Mall Solo Bikin Kecewa, Harus Introspeksi dan Berbenah biar Penonton Nggak Kabur (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai tempat hiburan, bioskop telah mengalami transformasi signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Berdasarkan data Good News (2023), penonton bioskop di Indonesia melonjak hingga 14,5 persen year on year (yoy) dan mencapai 114,5 juta penonton. Angka ini tentu dimanfaatkan oleh industri hiburan dan film untuk memberikan kesenangan bagi pelanggan dan meraup keuntungan. Salah satu contoh nyata adalah dengan dibukanya Platinum Cineplex Pakuwon Mall Solo.

Solo yang merupakan kota kecil biasanya didominasi oleh XXI di setiap mall. Tapi kini, jaringan bioskop Platinum Cineplex membuka bioskop mereka di Solo.

Keunggulan nonton di Platinum Cineplex dibandingkan XXI

Dibukanya bioskop Platinum Cineplex di Pakuwon Mall Solo menjadi angin segar bagi warga Solo. Terlebih bioskop ini lebih estetis dan atmosfernya cerah sehingga banyak orang yang tertarik untuk menonton di sini.

Tak hanya itu, jika kita bandingkan dengan XXI, harga tiketnya jauh lebih murah. Saat saya nonton di weekend, harga tiketnya cuma Rp25 ribu. Tentu saja harga segitu jauh lebih murah jika kita bandingkan dengan XXI yang saat weekend harga tiketnya bisa naik hingga Rp35 ribu. 

Dengan harga yang lebih terjangkau, seharusnya Platinum Cineplex bisa bersaing ketat dengan XXI. Terlebih banyak kreator konten yang ikut mempromosikan bioskop ini sebagai salah satu bioskop estetis dengan warna unik yang menambah kesan romantis saat nonton di bioskop.

Kekurangan Platinum Cineplex Pakuwon Mall Solo

Salah satu masalah utama di Platinum Cineplex Pakuwon Mall Solo adalah kualitas peredam suaranya yang buruk. Saat saya nonton film di weekend, kebetulan bioskop ramai dan dipadati orang-orang yang mau nonton juga. Namun di tengah nonton film, saya mendengar suara dari teater sebelah. Tentu saja hal itu membuat saya sebagai penonton merasa nggak nyaman.

Cerita lain dari teman saya yang menonton film di malam hari katanya film yang ditonton nggak jadi diputar dan alasannya nggak jelas. Memang uangnya dikembalikan dan dia diberi bonus popcorn. Tapi kan teman saya sudah telanjur datang ke bioskop. Sudah beli tiket, sudah datang ke bioskop, eh, filmnya nggak jadi diputar.

Hal kurang menyenangkan lainnya dialami teman saya saat dia masuk ke dalam bioskop, tempat duduknya sudah diduduki oleh orang lain. Saat teman saya melapor ke petugas yang berjaga, petugas tak melakukan tindakan apa pun. Padahal teman saya sengaja beli tiket lebih awal agar bisa memilih tempat duduk yang sesuai dengan seleranya.

Baca Juga:

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri

Menurut cerita teman saya, saat itu kondisi bioskop Platinum Cineplex Pakuwon Mall Solo memang nggak terlalu ramai penonton sehingga penonton bisa memilih duduk di tempat lain. Tapi seharusnya petugas bisa bersikap tegas pada penonton yang seenaknya.

Platinum Cineplex Pakuwon Mall Solo harus banyak belajar dari XXI agar mampu memikat hati pelanggan

Membandingkan Platinum Cineplex dengan XXI berarti juga menyoroti perbedaan signifikan dalam hal manajemen dan pengalaman pengunjung. Meskipun bioskopnya nggak estetis, XXI memiliki sistem manajemen yang lebih teratur dan jadwal yang lebih diandalkan bagi penonton. Hal ini merupakan pelajaran penting bagi pihak Platinum Cineplex untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan.

Salah satu saran yang bisa saya berikan kepada Platinum Cineplex Pakuwon Mall Solo adalah mengadakan evaluasi mendalam terhadap kinerja karyawan. Layanan pelanggan yang baik adalah kunci untuk meningkatkan kepuasan pengunjung. Pelatihan yang tepat dan motivasi bagi karyawan dapat membuat mereka lebih peduli terhadap pengalaman pelanggan. Platinum Cineplex perlu memastikan bahwa setiap interaksi dengan pengunjung, mulai dari penjualan tiket hingga pelayanan di dalam teater, berjalan dengan lancar dan menyenangkan.

Saya harap Platinum Cineplex Pakuwon Mall Solo bisa mendengarkan keluhan penonton agar terus bisa bersaing. Karena menurut saya bioskop satu ini memang bagus dan cocok bagi anak muda. Tapi jika keluhan penonton diabaikan, takutnya bioskop ini nggak bisa bersaing dengan jenama XXI sekalipun lokasinya berada di mall terbaik di Solo.

Penulis: Nurul Fauziah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Alasan Saya Malas Nonton Film di Bioskop CGV J-Walk Jogja walau Harga Tiketnya Lebih Murah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2024 oleh

Tags: BioskopPakuwon MallPakuwon Mall SoloPlatinum Cineplexsolo
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

Romantisasi Bioskop Era 2000-an: Tiket Manual dan Promo Nonton Hemat Tiap Senin terminal mojok.co

Romantisasi Bioskop Era 2000-an: Tiket Manual dan Promo Nonton Hemat Tiap Senin

29 Oktober 2020
Sisi Gelap Kuliah di UNS, Kampus Negeri Terbaik di Solo tapi Fasilitasnya Bikin Mahasiswa Ngelus Dada

Sisi Gelap Kuliah di UNS, Kampus Negeri Terbaik di Solo tapi Fasilitasnya Bikin Mahasiswa Ngelus Dada

27 Oktober 2025
Koridor Gatot Subroto Solo Jelas Belum Bisa Menggeser Malioboro Jogja, Top of Mind Pelancong Indonesia

Koridor Gatot Subroto Jelas Belum Bisa Menggeser Malioboro, Top of Mind Pelancong Indonesia

9 September 2023
bioskop

Membuang Sampah Sendiri Seusai Nonton di Bioskop adalah Perkara Kemanusiaan

15 Juli 2019
Pakuwon Mall Jogja: Mall Mewah, tapi Parkir Mobil Susah Mojok.co

Pakuwon Mall Jogja: Mall Mewah, tapi Parkir Mobil Susah

4 Juni 2025
Seperti Ini Rasanya Nonton Bioskop di Kota Kecil Era Awal 1990-an terminal mojok.co

Seperti Ini Rasanya Nonton Bioskop di Kota Kecil Era Awal 1990-an

15 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tolong Berhenti Menyuruh Orang yang Baru Belajar Menyetir Mobil untuk Pakai Insting, Mereka Lebih Butuh Teori dan Jam Terbang

Tolong Berhenti Menyuruh Orang yang Baru Belajar Menyetir Mobil untuk Pakai Insting, Mereka Lebih Butuh Teori dan Jam Terbang

26 Mei 2026
Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Dunia Kerja yang Bikin Pekerja Keras Tersingkir dan Menderita Mojok.co

Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Kantor yang Bikin Pekerja Lain Tersingkir dan Menderita

21 Mei 2026
3 Cara Kecamatan Cibiru Membunuh Romantisme Bandung (Unsplash)

3 Alasan Romantisme Bandung Akan Luntur, Ketika Menginjakan Kaki di Kecamatan Cibiru

25 Mei 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN guru pns

Nasib Guru PNS Muda di Sekolah Boomer: Dianggap Dewa Teknologi, Berakhir Jadi Kurikulum Abadi

24 Mei 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Alasan Wonogiri Masih dan Akan Selalu Jadi Ibu Kota Bakso Indonesia, Malang Minggir Dulu!

20 Mei 2026
Rasanya Hidup di Pengok Jogja: Tidur di Antara 2 Rel, Pasti Bisa Bangun Pagi karena Suara Kereta Begitu Membahana

Rasanya Hidup di Pengok Jogja: Tidur di Antara 2 Rel, Pasti Bisa Bangun Pagi karena Suara Kereta Begitu Membahana

26 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.