Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Titik Jalan Raya Mojoagung Jombang yang Patut Diwaspadai Pengendara Pemula

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
23 Juni 2024
A A
3 Titik Jalan Raya Mojoagung Jombang yang Patut Diwaspadai Pengendara Pemula

3 Titik Jalan Raya Mojoagung Jombang yang Patut Diwaspadai Pengendara Pemula (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama saya merantau dari Mojokerto ke Kediri, salah satu momen hidup yang paling saya benci adalah ketika perjalanan pulang ataupun pergi. Alasannya tentu saja karena saya harus melalui cukup banyak jalan raya yang amat brengsek. Beberapa sudah sempat saya tulis di Terminal Mojok. Tapi pekan lalu, ada satu lagi yang harus saya masukkan dalam daftar jalan raya paling brengsek. Ia adalah Jalan Raya Mojoagung Jombang.

Jalan Raya Mojoagung ini nggak begitu panjang, sekitar 3 kilometeran. Sebelumnya saya juga nggak membencinya, mengingat saya nggak pernah kena musibah di sana. Tapi gara-gara tiga kali berturut-turut belakangan kena musibah di sana, saya jadi merasa jalan raya ini nggak cocok untuk pengendara pemula. Harus banyak sabar dan punya banyak jam terbang kalau mau melewatinya.

Ini saya nggak melebih-lebihkan. Kalau Anda nggak percaya, silakan buktikan sendiri. Saya jamin Anda akan kaget, marah, dan maksimal kena mental merasakan kondisi jalanannya. Tapi sebelum Anda buktikan, berikut saya jelaskan titik-titik di mana kondisi Jalan Raya Mojoagung Jombang yang saya maksud.

Pertigaan Gajelas, persimpangan yang memang nggak jelas di Jalan Raya Mojoagung Jombang

Titik pertama ada di persimpangan bernama Pertigaan Gajelas. Iya, namanya memang begitu. Silakan cek di Google Maps kalau nggak percaya. Letak pertigaan tersebut berada di satu kilometer sebelum Alun-Alun Mojoagung, atau lebih tepatnya di Dusun Ngemplak bagian utara, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Pertigaan Gajelas ini punya tiga traffic light, yakni jalan di bagian timur, selatan, dan barat. Dari ketiga jalan itu, jalur lalu lintasnya dua arah. Nah, kalau kita pikir dengan akal sehat, harusnya kan tiga traffic light itu lampu hijaunya menyala bergantian. Tapi sialnya, sejauh saya lewat situ, yang menyala secara bergantian cuma dua, di bagian timur-selatan, dan di bagian barat.

Jadi, bayangkan betapa nggak jelasnya pertigaan di Jalan Raya Mojoagung Jombang tersebut. Pengendara dari arah timur jelas kesulitan belok ke selatan, begitu pun pengendara dari arah selatan kesulitan kalau belok ke arah timur.

Kalau Anda pikir yang menjadi korban hanya pengendara dari arah timur dan selatan, Anda keliru. Kenapa? Karena pengendara dari arah barat itu cukup sering menerobos lampu merah. Kalau saya boleh menebak, mungkin itu karena mereka pikir nggak ada gunanya juga menaati traffic light di pertigaan Jalan Raya Mojoagung Jombang ini.

Tapi akibatnya juga nggak bisa dianggap remeh. Pengendara dari arah timur sangat mungkin mengalami kecelakaan, kalau mereka menyalip dari arah kanan, lalu di depannya ada mobil, bahkan truk.

Baca Juga:

Banyuwangi Horor, Kebohongan yang Sempat Dipercaya Banyak Orang

Jombang Lantai 2: Sebutan Baru Wonosalam buat Menantang Pacet di Wisata Pegunungan

Banyak pengendara brengsek di sekitar Alun-Alun Mojoagung

Titik menyebalkan kedua di Jalan Raya Mojoagung Jombang ada di sekitar Alun-Alun Mojoagung. Saya sebut “di sekitar” karena masalah lalu lintas yang dihadapi pengendara ada di dua sisi. Pertama di pertigaan bagian timur alun-alun. Kedua di bagian selatan atau di seberang alun-alun. Ya meskipun berbeda sisi, tapi masalah utamanya tetap satu: pengendara brengsek.

Jadi, pertigaan di bagian timur Alun-Alun Mojoagung ini adalah jalur pengendara dari arah utara yang mau ke timur, atau ke arah Mojokerto. Masalah yang terjadi di sana biasanya ketika pengendara dari arah utara bertemu dengan pengendara dari arah barat. Kok bisa? Karena di pertigaan itu jarang sekali ada pak ogahnya. Sudah begitu, karena aspalnya lebar dan mulus, di sana itu hampir selalu ada pengendara brengsek alias yang kebut-kebutan tanpa menoleh kanan-kiri.

Lalu di seberang Alun-Alun Mojoagung adalah masalah yang harus dihadapi pengendara dari arah timur. Di sana terdapat banyak sekali toko-toko, yang pembelinya memarkirkan kendaraan sembarangan di bahu jalan. Bahkan juga nggak jarang orang yang habis dari toko itu melaju ke arah timur alias melawan arah.

Kalau Anda lewat sana satu atau dua kali, mungkin nggak begitu masalah. Tapi kalau sudah berkali-kali, saya jamin keinginan untuk misuh-misuh pasti timbul di benak Anda.

Kalau Anda kagetan atau lagi kebelet berak, berhati-hatilah di Jembatan Gambiran 1

Titik brengsek terakhir di Jalan Raya Mojoagung Jombang ada di Jembatan Gambiran 1, atau 300 meteran setelah Alun-Alun Mojoagung Jombang ke arah barat. Di titik ini masalah yang Anda temui bukan lagi traffic light nggak jelas ataupun pengendara brengsek, melainkan aspal yang kelewat remuk. Dan sialnya, baik aspal jalan dari arah timur maupun barat, itu remuknya betul-betul merata.

Jadi kalau Anda adalah tipe pengendara yang kagetan, maka berhati-hatilah melewati jembatan tersebut. Atau kalau Anda lagi kebelet berak, saran saya pelan-pelan melewatinya. Sebab sangat mungkin berak Anda tiba-tiba keluar tanpa diduga-duga akibat lonjakan-lonjakan yang amat hebat. Dan kekagetan atau keluarnya berak itu kemungkinan semakin hebat ketika Anda melewatinya di malam hari. Kok bisa? Sebab di sana minim sekali lampu penerangannya.

Itulah tadi titik-titik di Jalan Raya Mojoagung Jombang yang nggak cocok untuk pengendara pemula. Ya meskipun titiknya cuma sedikit, tetapi tetap saja harus hati-hati melewatinya. Kalaupun Anda benar-benar mau melewatinya dan masih kali pertama, pastikan Anda jadi yang dibonceng, atau minimal berangkatlah sama teman yang pernah melewati Jalan Raya Mojoagung Jombang ini.

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jalan Mastrip Jombang, Jalur Utama Jombang-Mojokerto-Surabaya yang Bikin Anda Selangkah Lebih Dekat dengan Maut.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2024 oleh

Tags: jalan raya mojoagungjawa timurJombang
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Kediri, Kota Paling Romantis tapi Tragis di Jawa Timur (Unsplash)

Kediri, Kota di Jawa Timur yang Menyimpan Kisah Cinta Paling Tragis dan Abadi dalam Sejarah

24 Januari 2024
4 Warung Makan di Malang yang Buka Dini Hari Terminal Mojok

4 Warung Makan di Malang yang Buka Dini Hari

11 Januari 2022
KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja asal Tapal Kuda yang Namanya Terinspirasi dari Legenda Banyuwangi

20 September 2025
Cafe di Dau Malang Isinya Bukan Kopian, tapi Polusi Suara (Unsplash)

Cafe di Dau Malang Bukan Tempat yang Menyenangkan untuk Nongkrong karena Isinya Hanya Polusi Suara

16 November 2023
Tidak Ada Kebanggaan dari Status Gresik Sebagai Kota Industri (Unsplash)

Tidak Ada Kebanggaan dari Status Gresik Sebagai Kota Industri

14 April 2023
Gate Otomatis Terminal Purabaya Nggak Berguna, Pengelola Sebaiknya Fokus Membasmi Calo Saja!

Gate Otomatis Terminal Purabaya Nggak Berguna, Pengelola Sebaiknya Fokus Membasmi Calo Saja!

19 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Solo Baru Sebelum Mangkrak seperti Sekarang Mojok.co

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

30 Januari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.