Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Dusun Reco Gresik: Dusun yang Diterlantarkan Pemkab Gresik, padahal Punya Nilai Sejarah

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
19 Februari 2024
A A
Dusun Reco Gresik: Dusun yang Diterlantarkan Pemkab Gresik, padahal Punya Nilai Sejarah Mojok.co

Dusun Reco Gresik: Dusun yang Diterlantarkan Pemkab Gresik, padahal Punya Nilai Sejarah (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap Lebaran saya mudik ke Dusun Reco Gresik dari Mojokerto. Dusun tersebut tepatnya terletak di Desa Kepuhklagen, Kecamatan Wringinanom. Walau berbeda kabupaten, sebenarnya jarak rumah saya dan tujuan mudik tidak begitu jauh. Mengingat saya tinggal di Mojokerto yang berbatasan langsung dengan Gresik. 

Mungkin beberapa orang bilang ritual mudik saya setiap tahun tidaklah valid karena tidak jauh dan tidak memakan waktu hingga berjam-jam. Namun, bagi saya, ritual itu tetap saya katakan mudik karena di momentum itulah saya bisa berjumpa dengan keluarga besar di Dusun Reco. Kebetulan di sana masih ada rumah simbah dan pakde saya. 

Selain itu, walau berjarak tidak jauh, saya merasa ada perbedaan signifikan antara tempat tinggal saya di perbatasan Mojokerto dan Dusun Reco Gresik. Saya merasa daerah keluarga besar saya itu tidak diurus oleh pemerintah setempat. Padahal daerah itu cukup bersejarah lho. Ada banyak sekali peninggalan sejarah dari zaman Waliyullah hingga zaman Penjajahan Belanda. 

Dusun Reco Gresik banyak ditemukan arca

Sebelum menulis artikel ini, saya sempat bertanya ke pakde saya mengenai asal-usul dusun yang dihuni oleh 154 KK ini. Katanya, dusun ini dinamai reco karena ditemukannya banyak arca alias patung di sana. Asal-usul ini juga diketahui pakde dari orang tua-orang tua dahulu. 

Hanya saja ada banyak versi terkait lokasi ditemukan arca-arca itu. Ada yang mengatakan arca itu pernah ada di setiap pelataran rumah warga, tapi sudah dibawa penjajah Belanda ke museum Mojokerto. Ada juga yang mengatakan arca tersebut berada di ladang bukit Dusun Reco. Bahkan, ada sumber yang mengatakan, arca masih ada di rumah warga Dusun Reco Gresik. Hanya saja, kalau mau melihatnya, harus mengerjakan lelaku terlebih dahulu. 

Terlepas keberadaan pasti arca-arca itu, warga setempat sudah percaya bahwa dusunnya memang tempat banyak arca disimpan untuk media pemujaan. Kepercayaan itu semakin diperkuat dengan sejarah makam salah satu keponakan Sunan Giri. Kok bisa?

Ada makam keponakan Sunan Giri, Ibrahim bin Kholiq

Ini masih berdasar cerita pakde saya. Katanya di dusun ini ada makam salah satu keponakan Sunan Giri yang bernama Ibrahim bin Kholiq. Konon, Ibrahim bin Kholiq mendapat perintah agar berdakwah dengan syarat harus membuka lahan terlebih dahulu. Itu mengapa dia membuka lahan di kawasan Dusun Reco Gresik yang diketahui sebagai tempat dengan banyak arca. Keberadaan arca-arca ini penanda bahwa kebanyakan warga belum mengenal ajaran Islam pada saat itu. 

Cerita itu diperkuat dengan bukti makam berukuran cukup besar, panjangnya mencapai 2,5 meter. Makam-makam sepanjang itu biasanya merupakan makam Waliyullah. Apalagi makan itu dikelilingi oleh pagar memutar dan terdapat tulisan “keramat”. Keramat kalau diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab adalah karomah. Artinya, sebutan untuk manusia yang punya kekuatan sangat luar biasa. Dalam tradisi agama Islam, manusia semacam itu disebut sebagai Waliyullah.

Baca Juga:

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

Dusun yang diterlantarkan Pemkab Gresik

Mirisnya, keberadaan Dusun Reco ini bisa dibilang dianaktirikan pemkab Gresik. Kenapa? Karena Dusun Reco tak pernah mendapat perhatian lebih dari pemerintah terkait. Dusun tetangga,  Dusun Klagen masih cukup  mendapat perhatian dengan dibangunnya jalan cor dan fasilitas lainnya. Hanya Dusun Reco yang sampai sekarang hanya mendapat pembangunan jalan makadam.

Jalan makadam adalah jalan yang terbentuk dari susunan batu. Menurut pakde saya, pembangunan jalan makadam dilakukan pada belasan tahun lalu, tepatnya tahun 2003. Tidak heran kalau  jalan makadam itu kini sudah rusak. Banyak lubang di mana-mana. Nasib penerangan dusun ini tidak jauh berbeda alias tidak dapat perhatian pemerintah setempat.  Kalau nggak ada inisiatif warga, dusun ini mungkin masih  gelap gulita bak dusun mati.

Fasilitas pendidikan alakadarnya

Di atas baru soal fasilitas fisik di Dusun Reco Gresik, belum bicara soal sumber daya manusianya. Kenyataannya, anak-anak muda di dusun ini kesulitan terhadap akses pendidikan. Kalau mau sekolah mereka harus jauh-jauh ke Mojokerto atau ke pusat kota yang jaraknya lumayan jauh. 

Pakde saya menjelaskan, rata-rata warga dusun ini hanya sekolah hingga lulus SD. Lulusan SMP sudah sangat langka, bahkan dianggap berbeda. Miris, tapi tidak mengherankan mengingat fasilitas gedung sekolah sangat susah. 

Saya memang bukan warga asli Dusun Reco Gresik, tapi tetap saja saya peduli dengan daerah tersebut karena keluarga besar saya masih tinggal di sana. Sangat disayangkan daerah dengan nilai sejarah yang tinggi itu nggak diurus oleh pemerintah setempat sehingga begitu tertinggal. Entah dari sisi fasilitasnya maupun sumber daya manusianya. 

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Tulangan Sidoarjo: Daerah Perbatasan yang Nyaman, Cocok Jadi Tempat Pensiunan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Februari 2024 oleh

Tags: arcabersejarahdusun recodusun reco gresikGresikMojokertopemkab gresik
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Betapa Merananya Warga Gresik Melihat Truk Kontainer Lalu Lalang Masuk Jalanan Perkotaan

Betapa Merananya Warga Gresik Melihat Truk Kontainer Lalu Lalang Masuk Jalanan Perkotaan

13 Desember 2024
Di Gresik, Sarung BHS Seperti Nggak Ada Harganya (Unsplash)

Di Gresik, Sarung BHS Seperti Nggak Ada Harganya

8 Mei 2023
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Pacet Mojokerto, Tempat Terbaik untuk Menikmati Masa Tua (Unsplash) trawas, cangar

Panduan bagi Awam untuk Memahami Pacet, Trawas, dan Cangar, biar Nggak Salah Jalur kalau Mau Healing

15 November 2025
Rekomendasi Wisata Murah di Mojokerto dengan Vibes kayak di Luar Negeri

Rekomendasi Wisata Murah di Mojokerto dengan Vibes kayak di Luar Negeri

29 Mei 2024
Bandar Grisse, Ikon Baru Gresik yang Menyimpan Keresahan (foto milik penulis)

Bandar Grisse, Ikon Baru Kota Gresik yang Ramainya Mulai Melahirkan Keresahan bagi Warga Sekitar

23 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh Mojok.co

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

28 Maret 2026
ASN Deadwood Memang Sebaiknya Dipecat Saja!

Kalau Ada yang Bilang Semua ASN Kerjanya Nganggur, Sini, Orangnya Suruh Berantem Lawan Saya

30 Maret 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Trauma Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Menderita Mojok.co

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

31 Maret 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Iya Saya Tahu Purwokerto Itu Kecamatan Bukan Kota, tapi Boleh Nggak Kita Santai Saja?

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.