Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Menikmati Indahnya Imlek lewat Keragaman dan Kekayaan Budaya di Kawasan Pecinan Semarang

Rosmala Nurhadi oleh Rosmala Nurhadi
10 Februari 2024
A A
Pecinan Semarang ketika Imlek Menjadi Milik Bersama (Unsplash)

Pecinan Semarang ketika Imlek Menjadi Milik Bersama (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari menjelang Imlek, kawasan Pecinan Semarang lebih ramai dari biasanya. Kawasan ini memang menjadi pusat kegiatan ekonomi serta sosial bagi komunitas Tionghoa. Aktivitas perdagangan dan bisnis keluarga menjadi pemandangan yang mendominasi di sana.

Bagi saya, warga lokal Semarang, kawasan pecinan menyimpan banyak hal menarik. Saat Imlek seperti ini, kesenian tradisional Tionghoa seperti barongsai dan Liong menjadi “suguhan” yang dinantikan banyak orang. Pentas seni tersebut bukan hanya sebagai sumber hiburan, melainkan juga sebagai upaya untuk menjaga dan meneruskan warisan budaya. 

Kawasan Pecinan Semarang juga terkenal dengan beragam kuliner khas Tionghoa. Ada berbagai restoran, warung makan, dan gerai makanan tradisional. Mereka menyuguhkan hidangan lezat yang mencerminkan keanekaragaman kuliner Tionghoa.

Menjelang Imlek, kawasan Pecinan Semarang akan mengadakan beberapa hal. Yang pertama, ada Upacara Ketok Pintu yang digelar di Klenteng Tay Kak Sie dan juga Adat Tuk Panjang. Upacara Ketok Pintu memiliki rangkaian acara seperti berkeliling untuk menyerahkan tebu dan terong susu. Kalau Adat Tuk Panjang merupakan sebuah acara jamuan makan malam yang disajikan di atas meja panjang. 

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tradisi Tuk Panjang pada 2023 kemarin tidak diadakan di Gang Pinggir seperti biasanya. Acara pindah lokasi ke Gang Warung yang biasanya digunakan untuk Pasar Semawis. 

Salah satu sajian khas di acara Tuk Panjang adalah hidangan nasi ulam bunga telang, yang merupakan nasi gurih berwarna biru. Beberapa menu menjadi teman nasi ulam bunga telang. Misalnya sambal goreng ati, telur, ikan asin, ayam bumbu rujak, sayuran, dan sambal.

Kuliner legendaris di kawasan Pecinan Semarang

Sebelum, selama, dan sesudah Imlek, kegiatan yang nggak boleh terlewat di kawasan Pecinan Semarang adalah jajan. Ada banyak kuliner legendaris di sini dengan cita rasa khas yang menyenangkan.

Salah satu yang sudah sangat terkenal adalah lumpia Gang Lombok. Kuliner ini merupakan warisan leluhur yang telah berusia lebih dari 100 tahun. Lumpia ini tersedia dalam 2 varian, yaitu goreng dan basah, dengan isian utama berupa rebung, ayam, dan udang. Harganya sekitar Rp15.000 per buah. 

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

Selain lumpia, ada juga leker di Pasar Semawis, Semarang. Ia memikir ciri yang khas, yaitu menggunakan wajan cekung seperti wajan serabi serta memberikan tekstur yang lebih garing dan penuh isian. Harga leker tradisional mulai dari Rp1.000 hingga Rp16.000. 

Jangan ketinggalan mencicipi es puter Conglik di kawasan Pecinan Semarang saat Imlek. Es puternya begitu lembut, dengan berbagai rasa dan topping pelengkap seperti agar-agar, pacar cina, daging kelapa, dan buah siwalan. Satu porsi es puter ini berisi 4 scoop es puter. Untuk harganya sekitar Rp15.000, sedangkan jika tambah durian menjadi Rp25.000. Warung ini buka dari pukul 10:00 WIB sampai pasar tutup.

Selain itu, masih ada banyak kuliner di kawasan Pecinan Semarang yang patut diburu saat Imlek. Misalnya sate babi ala Singapura. Untuk kalian yang pecinta rokok juga bisa mampir ke Mukti Café yang menjual beberapa jenis tembakau.

Rezeki yang mampir di perayaan Imlek

Barongsai adalah seni tradisional Tionghoa yang masih sangat dijaga di kawasan Pecinan Semarang. Dan Imlek, menjadi salah satu momen di mana kesenian tersebut dirayakan. Salah satu pengrajin yang mempertahankan warisan ini adalah Koh Hong. 

Koh Hong memiliki bengkel pembuatan barongsai di Jalan Hiri III, Karangtempel, Semarang Timur, Kota Semarang. Bisnis ini merupakan warisan dari ayahnya dan telah berjalan selama 4 generasi. Bengkel pembuatan barongsai dan liong milik Koh Hong menjadi tempat yang ramai. Banyak pekerja yang sibuk mengecat kepala-kepala barongsai pesanan dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain Koh Hong, ada juga Hwang Wei Hong. Dia adalah seorang pengrajin barongsai yang sudah aktif memproduksi barongsai sejak 2015. 

Bisnis ini memulai promosinya secara sederhana, melalui mulut ke mulut dan berbagi cerita di media sosial. Barongsai buatan Koh Hong juga mendapatkan apresiasi yang tinggi dari berbagai kalangan. Banyak pemesan yang datang dari luar Jawa, seperti Manado, Pangkalan Bun, Bengkalis, Ketapang, dan Bangka. Kalau dari Pulau Jawa seperti Ciampea, Tegal, Bogor, Jakarta, Karawang, Mojokerto, dan Malang. 

Barongsai produksi Koh Hong memiliki harga yang tergolong terjangkau. Satu barongsai dibanderol seharga Rp6,5 juta, sementara liong memiliki kisaran harga antara Rp8 hingga Rp 9 juta. 

Koh Hong menghasilkan 2 jenis barongsai, yaitu Foshan dan Hok Shan. Bahkan, bengkel pembuatan barongsai di Karangtempel, Semarang Timur, kini telah memiliki brand sendiri dengan nama “Elang Terbang dari Timur.”

Penulis: Rosmala Nurhadi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Sepotong Lumpia Semarang yang Membuat Saya Tambah Yakin Tuhan Itu Maha Mendengar

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2024 oleh

Tags: barongsaigang lombokimlekimlek 2024jawa tengahliongPecinanpecinan semarangSemarang
Rosmala Nurhadi

Rosmala Nurhadi

Seorang mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada karya romansa serta penyuka hewan.

ArtikelTerkait

Semarang Layak Diperhitungkan Jadi Kota Tujuan Belajar, Tak Kalah dari Jogja tembalang, banyumanik

Semarang Itu Luas, tetapi yang Enak Ditinggali Cuma Banyumanik dan Tembalang, Lainnya Tidak!  

11 September 2025
Kemawi, Desa Indah di Kecamatan Sumowono Semarang yang Bikin Orang Demak Betah Tinggal di Sana

Kemawi, Desa Indah di Kecamatan Sumowono Semarang yang Bikin Orang Demak Betah Tinggal di Sana

29 Agustus 2023
Jalan Raya Timur Wanadadi Banjarnegara Gelap dan Menyeramkan (Unsplash)

Jalan Raya Timur Wanadadi Banjarnegara Gelap Gulita di Kala Malam, Membuat Kecelakaan Seperti Menunggu Waktu Saja

22 November 2023
Saran untuk Warga Jawa Tengah yang Daerahnya Mulai Diserbu Pabrik

Saran untuk Warga Jawa Tengah yang Daerahnya Mulai Diserbu Pabrik

28 Juni 2022
Bandeng Presto Asalnya dari Pati, Terkenal Jadi Oleh-oleh Semarang Terminal Mojok

Bandeng Presto: Asalnya dari Pati, Terkenal Jadi Oleh-oleh Semarang

10 Januari 2022
Purwokerto Membuat Orang Purbalingga Cemburu dan Iri Hati (Unsplash) kemacetan

Berbagai Fasilitas dan Kemudahan di Purwokerto Membuat Saya Sebagai Orang Purbalingga Cemburu

22 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.