Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Makanan Khas Jogja yang Menyimpan Bahaya apalagi jika Kamu Punya Riwayat Penyakit Tertentu

Nabial Chiekal Gibran oleh Nabial Chiekal Gibran
24 November 2023
A A
3 Makanan Khas Jogja yang Menyimpan Bahaya apalagi jika Kamu Punya Riwayat Penyakit Tertentu

3 Makanan Khas Jogja yang Menyimpan Bahaya apalagi jika Kamu Punya Riwayat Penyakit Tertentu (Christian Razukas via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Nggak semua makanan khas Jogja bisa disantap sesuka hati. Ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari, apalagi jika kamu punya riwayat penyakit tertentu.

Jogja menjadi destinasi wisata yang kerap muncul di linimasa media sosial saya. Mungkin algoritma internet tahu betul posisi saya sedang berada di Jogja dan kurang liburan. Algoritma internet seakan menjadi dukun yang paling pintar dalam memberikan rekomendasi destinasi wisata yang sedang banyak dibicarakan orang-orang. 

Dari berbagai postingan yang muncul di media sosial, ada sedikit hal yang mengganggu saya. Yakni wajah sumringah dari orang-orang yang sedang memposting kegiatan makan mereka. Saya bukan iri atau dengki, namun jiwa nakes saya tiba-tiba muncul dan ingin mengomentari orang-orang yang sedang asyik berlibur dan menikmati makanan khas jogja ini. 

Berwisata kuliner di Jogja nggak salah, saya malah mendukung kegiatan ini demi kemakmuran para pedagang. Akan tetapi ada baiknya jika kita mawas diri terhadap makanan yang kita santap. Jangan sampai demi konten dan postingan di media sosial semuanya disikat. Saya mencatat setidaknya ada tiga makanan khas Jogja yang sebaiknya dihindari, apalagi jika kita punya riwayat penyakit tertentu karena dapat membahayakan kesehatan tubuh.

#1 Sate kere

Sesuai dengan namanya, masakan yang satu ini menggunakan bahan baku yang berbeda dari bahan baku sate pada umumnya. Kalau sate biasa menggunakan daging sebagai bahan utama, sate kere justru menggunakan tempe, kulit, dan bahkan lemak sapi seperti yang biasa kita jumpai di Jogja.

Iya, lemak sapi lho ya, bukan daging sapi. Maka wajar jika banyak orang yang mencari sate kere hingga ke Jogja karena aroma gurih lemak yang dibakar di atas arang memang cukup memikat. Saya sendiri juga mengakui sate kere ini nikmatnya bukan main. Satu tusuk sate kere seakan-akan merepresentasikan cita rasa dari sapi seutuhnya. 

Akan tetapi di balik kenikmatannya, makanan khas Jogja ini justru menyimpan bahaya. Sebab, makanan ini bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Saya salah satu korbannya. Lantaran harga sate kere dibanderol sangat murah, saya pun membeli sebanyak-banyaknya. Alhasil leher saya langsung tegang. Kepala saya pusing dan pandangan jadi sedikit kabur entah ke mana. 

Ya, kolesterol yang meningkat ini dapat membahayakan diri. Meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh dan aliran darah berpotensi memunculkan plak-plak yang mampu menyumbat aliran darah di pembuluh darah arteri jantung. 

Baca Juga:

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

Jadi, kalau kalian ke Jogja dan ingin menyantap sate kere, saran saya cicipi sedikit saja. Jangan makan terlalu banyak mentang-mentang harganya murah. Kesehatanmu itu lho juga penting.

#2 Oseng Mercon

Makanan khas Jogja yang kedua ini cukup populer di awal kemunculannya. Bahkan sampai sekarang, masih banyak wisatawan luar kota yang mengincar makanan satu ini. Testimoni orang-orang soal oseng mercon cukup positif, apalagi banyak orang Indonesia yang gemar makanan pedas. 

Saat pertama kali mencicipi oseng mercon, saya merasa kapok. Rasa pedas yang ditawarkan soalnya berbeda untuk lidah Sumatra saya. Pedas pada oseng mercon ini terasa dari awal hingga akhir dan membuat rasa lainnya jadi ketutupan. 

Oseng mercon bisa berbahaya bagi orang-orang yang memiliki asam lambung berlebih, atau bagi mereka yang lambungnya sensitif. Cabai yang digunakan dalam kuliner satu ini sangat banyak. Padahal kandungan dalam cabai yang bernama capsaicin dapat membahayakan para penderita asam lambung. 

Capsaicin mampu mengiritasi saluran cerna dari kerongkongan hingga lambung, yang bisa mengakibatkan refluks asam lambung. Mengambil dari jurnal penelitian yang berjudul Capsaicin Induction of Esophageal Symptoms in Different Phenotypes of Gastroesophageal Reflux Disease ditemukan bahwa kandungan capsaicin mampu menyebabkan gejala esofagus dan lambung. Selain itu, makanan pedas memiliki sifat asam yang berpotensi mengiritasi lapisan lambung.

Jadi, buat kalian yang punya riwayat penyakit lambung, sebaiknya pikir ulang jika ingin makan oseng mercon. Jangan sampai rasa penasaran kalian berakibat fatal pada kesehatan tubuh.

#3 Gudeg

Sejujurnya saya agak takut membahas makanan paling khas dari Jogja ini. Akan tetapi saya memberanikan diri demi kebaikan bersama. Berdasarkan pengalaman saya, gudeg memang sangat nikmat untuk dinikmati. Apalagi sebagai perantau, saya nggak bisa pilih-pilih makanan seenaknya, dan kebetulan juga menu gudeg selalu jadi pilihan utama dalam berbagai kegiatan di Kota Pelajar. 

Tiap kali makan gudeg, saya merasakan rasa manis dari makanan ini lama hilangnya. Kandungan gula pada gudeg nggak bisa diremehkan. Pantas saja jika makanan khas Jogja satu ini kerap dijadikan menu sarapan. Kandungan gula pada gudeg nyatanya mampu memberikan dorongan energi yang berlebih. 

Hal inilah yang saya khawatirkan. Menurut sebuah buku karya Lily Arsanti yang berjudul Kandungan Zat Gizi Makanan Khas Yogyakarta terbitan UGM Press tahun 2014, tertulis bahwa dalam satu porsi gudeg lengkap dengan nasinya mampu memberikan asupan kalori dan karbohidrat yang cukup tinggi untuk tubuh setelah dikonsumsi.

Kalau sudah begini tentu yang terjadi adalah lonjakan gula darah yang tinggi. Untuk sebagian orang, lonjakan gula darah tinggi bisa menyebabkan beberapa gejala. Umumnya gejala ini bisa terjadi satu hingga dua jam setelah makan. Melansir dari Medline Plus gejala lonjakan gula darah bervariasi tiap orang, misalnya penglihatan kabur, mulut kering, kelelahan, sakit kepala, meningkatnya rasa haus, dan sering buang air kecil. Berdasarkan pengalaman saya, lonjakan gula darah ini mengakibatkan pusing yang cukup melelahkan.

Mencicipi ketiga makanan khas Jogja di atas boleh saja, tapi harus jaga kesehatan juga

Coba bayangkan jika wisatawan yang berumur di atas 30 tahun seperti saya menyantap ketiga makanan khas Jogja di atas dalam satu hari. Gimana dampaknya pada tubuh mereka coba?

Memang selain karena kotanya istimewa, Jogja juga menawarkan makanan yang istimewa. Dan sekali lagi, tulisan ini bukan untuk menakut-nakuti wisatawan yang hendak datang ke Jogja. Saya hanya mengingatkan agar sebaiknya kita memberikan batasan dan rem untuk mengontrol apa yang masuk ke dalam tubuh.

Jangan sampai karena ingin terlihat sedang asyik liburan dan wisata kulineran kita jadi menyepelekan apa yang kita makan. Demi konten media sosial kita sampai mengorbankan kesehatan? Itu sama sekali nggak keren, sobat.

Penulis: Nabial Chiekal Gibran
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Jajanan Pasar Khas Jogja yang Mulai Langka dan Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2023 oleh

Tags: gudeggulakolesterolkuliner jogjamakanan khasmakanan khas jogjaoseng merconPenyakitsate kere
Nabial Chiekal Gibran

Nabial Chiekal Gibran

Penjual obat yang legal| Penikmat film semua genre kecuali horor| Hanya menyediakan jasa tanya-tanya obat-obatan. Terkadang juga sering mengajar dan menulis.

ArtikelTerkait

6 Dosa Penjual Gudeg Jogja yang Sulit Dimaafkan Pembeli Mojok.co

6 Dosa Penjual Gudeg Jogja yang Sulit Dimaafkan Pembeli

25 Agustus 2025
Mengenal 6 Penyakit yang Muncul dalam Serial The Crown terminal mojok.co

Mengenal 6 Penyakit yang Muncul dalam Serial The Crown

13 Desember 2021
9 Teh Kemasan yang Dijual di Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi Terminal Mojok

9 Teh Kemasan yang Dijual di Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi

27 September 2022
Makanan di Jogja yang Wajib Banget Dicoba Part 1

Makanan di Jogja yang Wajib Banget Dicoba Part 1

8 November 2019
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026
kebersihan bayi Baby R

Belajar Dari Kasus Baby R: Jaga Kebersihan Sebelum Menyentuh Anak

20 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.