Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Indomaret Harusnya Introspeksi Diri. Udah Volume Musiknya Terlalu Keras, Nggak Sedia Asbak pula, Gimana Konsumen Mau Nyaman?

Zubairi oleh Zubairi
24 November 2023
A A
Indomaret Harusnya Introspeksi Diri. Udah Volume Musiknya Terlalu Keras, Nggak Sedia Asbak pula, Gimana Konsumen Mau Nyaman?

Indomaret Harusnya Introspeksi Diri. Udah Volume Musiknya Terlalu Keras, Nggak Sedia Asbak pula, Gimana Konsumen Mau Nyaman? (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin saya diajak seorang teman untuk membeli sepeda motor bekas. Kami sepakat mengecek motor tersebut sebelum sah dibeli. Akhirnya kami janjian bertemu dengan pemilik motor di salah satu gerai Indomaret di Sumenep. Sebagai informasi, Indomaret tempat kami janjian menghadap ke utara dan menyediakan tiga meja serta kursi di bagian depan gerai. 

Saya dan teman saya membeli minuman lalu memutuskan untuk duduk dan ngudud sambil menunggu yang punya motor datang. Baru duduk beberapa menit, saya merasa punggung bagian bawah kurang nyaman. Alamak, ternyata sandaran kursi yang saya duduki patah. 

Okelah, mungkin sandaran kursi yang patah itu memang sudah takdirnya. Tapi, ternyata masih ada hal lain yang bikin saya kurang nyaman selama menunggu di gerai Indomaret itu. Yakni volume musik yang terlalu keras dan tidak adanya asbak rokok bagi konsumen yang nongkrong di depan gerai.

Volume musik terlalu nyaring bikin konsumen yang nongkrong jadi terganggu

Saat saya dan teman saya baru tiba di Indomaret, tak ada suara musik yang terdengar. Namun selang beberapa menit, ada salah satu karyawan yang akhirnya menyalakan musik. Terdengarlah alunan lagu “Merayu Tuhan” di siang hari yang panas itu. 

Harus diakui, tempat nongkrong yang ada alunan musiknya memang sangat menyenangkan. Tapi dengan satu catatan: volume musik nggak perlu terlalu nyaring. Nah, berhubung volume musik di gerai Indomaret tempat kami nongkrong terlalu nyaring, kuping saya pun jadi panas. Perbincangan saya dan teman saya jadi terganggu lantaran kami harus bersuara keras, sebab kalau nggak gitu ya nggak kedengeran apa-apa selain suara musik yang lantang. 

Plis deh, Indomaret, alangkah baiknya jika kalian nggak menyalakan musik terlalu keras. Sebab, saya yakin, nggak semua konsumen yang datang ke gerai kalian suka dengan hal itu. Lagi pula yang dibutuhkan konsumen kan bukan musik dengan volume keras, tapi buka atau nggaknya gerai Indomaret, lengkap atau nggaknya barang yang dijual, hingga pelayanan yang baik atau nggak dari karyawan. Jangan sampai konsumen malas berbelanja gara-gara volume musik di gerai Indomaret terlalu keras. 

Nggak sedia asbak untuk konsumen yang nongkrong di depan gerai Indomaret

Selain perkara volume musik yang bikin jengkel, saat nongkrong di depan Indomaret, di meja malah nggak disediakan asbak rokok. Padahal kehadiran asbak ini penting, lho.  

Saya tahu kalau nggak semua orang merokok, tapi pihak Indomaret juga harus tahu kalau nggak semua perokok membuang abu dan puntungnya sembarangan. Makanya seharusnya pihak minimarket berlogo Domar ini menyediakan asbak di tiap meja yang tersedia di depan gerai. Supaya konsumen yang merokok bisa membuang abu rokok dan puntung rokok di asbak.

Baca Juga:

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

Coba bayangkan kalau nggak ada asbak, sampah puntung rokok dan abunya bakal tercecer di lantai. Hal ini malah bikin lantai Indomaret jadi terlihat kotor, lho. Memang ada sih karyawan yang membersihkan. Kebetulan saat saya merokok di depan gerai Indomaret, ada karyawan yang menyapu lantai. Tapi kan hal itu jadi sia-sia. Sebab, setelah disapu dan konsumen masih merokok, ya lantainya akan tetap kotor.

Saya pribadi merasa kasihan sama karyawan Indomaret yang menyapu. Setelah lantai disapu, saya masih pengin merokok. Tapi kalau saya merokok, nanti lantainya kotor lagi. Serba salah, kan? Akhirnya meski sungkan, saya terpaksa merokok lagi karena kami juga masih harus menunggu cukup lama. 

Jadi, inilah saat yang tepat bagi Indomaret untuk introspeksi diri, khususnya bagi gerai yang memiliki dua permasalahan di atas. Semoga masalah seperti di atas bisa dijadikan bahan evaluasi. Ini semua demi kenyamanan dan kemakmuran bersama, lho. Konsumen senang, Indomaret pun tenang karena pelanggan terus berdatangan. 

Penulis: Zubairi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 6 Rekomendasi Jajanan Indomaret dengan Kandungan Gula Nol Gram.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2023 oleh

Tags: asbakindomaretkonsumenMusiknongkrong
Zubairi

Zubairi

Pemuda asli Sumenep, Madura yang biasa makan nasi jagung dan gengan kelor.

ArtikelTerkait

Melalui Lagu Kita Kembali ke Masa Lalu

5 Maret 2020
5 Jalan di Kota Bandung yang Ada Pertunjukan Musiknya terminal mojok.co

5 Jalan di Kota Bandung yang Ada Pertunjukan Musiknya

4 Februari 2022
Undang DJ Saat Hajatan di Sumatera Selatan: Keluarga Dapat Nama, Tetangga Dapat Getahnya

Undang DJ Saat Hajatan di Sumatera Selatan: Keluarga Dapat Nama, Tetangga Dapat Getahnya

22 April 2024
4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Berteman dengan Fans JKT48 terminal mojok.co

4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Berteman dengan Fans JKT48

15 Desember 2020
Tenang, Setiap Masalah Member dan Staf JKT48 Pasti Ada Jalan Keluarnya terminal mojok.co

Perhatian Member JKT48 Itu Semu, Fans yang Telanjur Baper Mbok Sadar

1 Oktober 2020
Rekomendasi 6 Kopi Kemasan Minimarket Berkhasiat, dari Penangkal Kantuk sampai Penangkis Beban Psikis

Rekomendasi 6 Kopi Kemasan Minimarket Berkhasiat, dari Penangkal Kantuk sampai Penangkis Beban Psikis

20 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut sebagai Jurusan Paling Green Flag Mojok.co

8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut Jurusan Paling Green Flag

27 Januari 2026
Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot Mojok.co

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

30 Januari 2026
Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Saya Baru Tahu bahwa Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

25 Januari 2026
Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026
4 Kasta Teratas Varian Sari Roti yang Rasanya Tidak Pernah Mengecewakan Mojok.co

4 Kasta Teratas Varian Sari Roti yang Rasanya Tidak Pernah Mengecewakan

25 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.