Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Alasan Foto KTP Masyarakat Indonesia Tidak Pernah Memuaskan

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
13 November 2023
A A
4 Alasan Foto KTP Tidak Pernah Memuaskan Mojok.co

4 Alasan Foto KTP Tidak Pernah Memuaskan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mayoritas masyarakat Indonesia tidak puas dengan foto yang terpajang di Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya. Memang belum ada surveinya sih, tapi itulah keluh kesah yang saya dengar dari setiap orang yang saya jumpai. Benar-benar jarang ada orang yang ngaku puas dengan foto KTP miliknya. Bahkan, banyak orang menutupi bagian fotonya ketika memang harus menunjukkan KTP, saking malunya.  

Saya salah satu dari sekian banyak orang yang tidak puas dengan foto KTP. Di kartu identitas itu saya terlihat lusuh. Mirip artis-artis YouTube yang sedang pura-pura jadi orang pinggiran. 

Berdasar pengalaman dan analisis ala kadarnya, saya dan beberapa kawan menyimpulkan ada beberapa alasan kenapa foto di KTP mengecewakan.   

#1 Foto KTP tidak dipotret oleh ahlinya

Sependek pengetahuan saya, orang bagian pemotretan foto KTP hanyalah pegawai biasa, bukan fotografer atau orang yang memahami dasar-dasar fotografi. Sepanjang foto yang dijepret memenuhi ketentuan untuk menjadi kartu identitas, tugas mereka selesai.

Seharusnya nih ya, kalau memang sumber daya manusianya belum memiliki kemampuan yang mumpuni, pemerintah bisa menyediakan alat yang lebih canggih. Setahu saya ada beberapa kamera yang dapat menghasilkan gambar bagus tanpa perlu pengaturan yang rumit. Harapannya alat ini bisa menutupi skill fotografi yang kurang. 

#2 Asal jepret

Saya yakin sesi pemotretan foto KTP itu asal jepret. Bayangkan saja, dalam satu hari ada puluhan bahkan ratusan warga antri untuk membuat kartu identitas. Kalau pemotretan tidak dilakukan dalam waktu sesingkat-singkatnya, kasihan orang lain akan menunggu terlalu lama. 

Waktu yang sempit membuat petugas yang dasar-dasar fotografinya kurang tadi lebih mengutamakan hasil foto yang fokus ke wajah.  Tentu mereka tidak banyak mempertimbangkan sisi keindahan foto. Apalagi memikirkan angle yang sesuai untuk wajah kita kita. Arahan gaya yang mereka berikan hanya melihat ke depan dan memperlihatkan telinga. 

#3 Nggak dandan 

Sejujurnya saya menyesal tidak dandan terlebih dahulu sebelum foto diambil. Coba kalau dandan sedikit, paling tidak wajah saya nggak lusuh-lusuh amat seperti di KTP saya saat ini. Saya nggak akan menjadi bahan ceng-cengan kawan-kawan. Penyesalan semakin terasa setelah tahu bahwa foto itu akan terpasang selama-lamanya karena karena masa berlaku kartu identitas ternyata seumur hidup. 

Baca Juga:

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

4 Pertanyaan dari Warga Bandung Kepada Warga Yogyakarta: Nama Sultan di KTP Itu Apa? Terus Ulang Tahun Jogja Kapan?

#4 Sudah kucel sebelum giliran foto KTP

Tidak ada ceritanya memproses administrasi kependudukan di kantor pemerintahan bisa dalam waktu singkat. Rata-rata membutuhkan waktu yang lama, termasuk membuat KTP. Dengan kondisi demikian, sekalipun orang yang mau difoto sudah dandan maksimal, tetap akan berakhir kucel. Dandanannya sudah habis tergerus waktu. Bisa dibayangkan kalau tidak dandan, ya akan berakhir lusuh seperti saya. 

Begitu sekiranya berbagai alasan yang membuat banyak orang tidak puas dengan hasil foto KTP. Beberapa alasan saya rasa sulit berubah kecuali pemerintah punya perhatian terhadap keindahan foto warganya di KTP. Jadi selama kesadaran itu belum ada, cuma bisa pasrah.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Verifikasi Akun Saya Ditolak Gara-gara Muka Asli dengan Foto E-KTP Nggak Mirip

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 November 2023 oleh

Tags: e-ktpfoto KTPkartu tanda pendudukKTP
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

10 Film Pendek Indonesia yang Bisa Ditonton di YouTube terminal mojok.co

10 Film Pendek Indonesia yang Bisa Ditonton di YouTube

6 November 2021
fitur fungsi e-ktp proyek e-ktp korupsi setya novanto mojok.co

Kalau Saja Proyek e-KTP Nggak Dikorupsi, Fiturnya Bakal Wow Sekali

22 Agustus 2020
Ketimbang Cari Cara Pakai PeduliLindungi Tanpa HP, Kenapa Nggak Pakai e-KTP Aja?

Ketimbang Cari Cara Pakai PeduliLindungi Tanpa HP, Kenapa Nggak Pakai e-KTP Aja?

17 September 2021
Jangan Coba-coba Kehilangan KTP, Mengurus KTP Hilang Itu Ribet Banget!

Jangan Coba-coba Kehilangan KTP, Mengurus KTP Hilang Itu Ribet Banget!

31 Oktober 2023
Apa Betul KTP Jadi Syarat Melamar Pekerjaan yang Wajib Dilampirkan? terminal mojok.co

Apa Betul KTP Jadi Syarat Melamar Pekerjaan yang Wajib Dilampirkan?

8 Januari 2021
Romantisnya Jogja Kini Terbuat dari Rindu, Pulang, dan 'KTP Mana Bos?' terminal mojok.co

Romantisnya Jogja Kini Terbuat dari Rindu, Pulang, dan ‘KTP Mana, Bos?’

29 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan Mojok.co

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan

4 Mei 2026
4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan  Mojok.co

4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan 

6 Mei 2026
Lagu Baru Sheila On 7 “Sederhana” Pas untuk Orang-orang Usia 30 Tahun Mojok.co

Lagu Baru Sheila On 7 “Sederhana” Pas untuk Orang-orang Usia 30 Tahun

9 Mei 2026
Nasihat Penting untuk Gen Z yang Pengin Banget Jadi ASN

Daripada ASN Day, Kami para ASN Lebih Butuh Serikat Pekerja!

5 Mei 2026
Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Long Weekend Itu Memang Menyenangkan, kecuali untuk Warga Jogja

7 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Membaca Peluang Ekonomi di Tengah Pertumbuhan Transaksi Digital, AstraPay Berkomitmen Bantu Tingkatkan Daya Saing UMKM
  • Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan
  • JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk
  • Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi
  • Pertemanan Memuakkan: Tak Beri Utang Teman Dijauhi dan Dicap Jahat, Berteman Cuma Diperalat Jadi Dana Darurat
  • Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.