Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Sisi Gelap Pabrik Bekasi yang Wajib Diketahui Para Pencari Kerja

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
6 November 2023
A A
Sisi Gelap Kerja di Pabrik Bekasi yang Wajib Kalian Tahu Sebelum Merantau Mojok.co

Sisi Gelap Kerja di Pabrik Bekasi yang Wajib Kalian Tahu Sebelum Merantau (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bekerja di pabrik Bekasi memang menarik, tapi perlu hati-hati. Banyak pabrik culas yang enggan memenuhi hak-hak karyawan. 

Pada awal Januari tahun lalu, saya sempat berkunjung ke rumah seorang kawan di Kota Bekasi. Di sana, saya menghabiskan masa liburan kuliah selama satu minggu. Pada suatu sore, saya sempat berbincang santai dengan seorang pemuda yang merupakan tetangga dari kawan saya. Dia sudah menetap di Bekasi selama 20 tahun. 

Obrolan kami terus mengalir layaknya rintik hujan di sore itu. Dari pemuda itu saya mengetahui bahwa mayoritas pemuda di Bekasi bekerja sebagai buruh pabrik. Hanya sedikit anak muda yang memilih lanjut ke perguruan tinggi. Kalaupun ada yang melanjutkan studi, biasanya orang tua mereka akan mengirimkan anaknya ke daerah lain. Ini dilakukan karena biaya pendidikan di Kota Patriot itu begitu mahal. 

Pemuda yang usianya tidak terpaut jauh dengan saya itu menceritakan lika-liku bekerja sebagai buruh pabrik. Kebetulan, pacarnya adalah pekerja pabrik yang sudah berkali-kali berpindah tempat kerja. Dari obrolan itu, saya jadi tahu sisi gelap pabrik-pabrik Bekasi. 

Berharap dapat pesangon malah diminta bayar

Pemuda yang saya temui tadi, saya membeberkan pengalaman pacarnya yang pernah dipecat dari sebuah pabrik dengan sepihak. Alasanya sangat absurd dan tidak masuk akal! Dia dianggap telah melakukan sebuah kesalahan ketika bekerja. Padahal, selama ini dia selalu melaksanakan tugasnya sesuai dengan tupoksi. Dia juga selalu memenuhi target yang ditetapkan perusahaan. 

Pacar pemuda tadi sempat membela diri. Bahkan, menuntut pesangon karena diberhentikan secara sepihak. Namun, hasilnya sungguh di luar nalar dan perkiraan. 

Ketika menghadap atasan untuk meminta pesangon, dia malah dimaki-maki. Dia dianggap sudah membuat kesalahan, tapi tidak mau mengakuinya. Perempuan yang baru saja memasuki usia  20 tahun itu malah dituntut membayar ganti rugi. Apabila tidak mampu membayarnya,  pesangon dan gaji terakhirnya dialihkan untuk membayar ganti rugi atas kelalaiannya. Blas ra masok akal, Lur!

Lebih parahnya lagi, dia dituntut untuk meminta maaf untuk sesuatu yang tidak pernah dilakukan. Akhirnya, dia keluar dari pabrik karena muak dengan perlakukan yang merugikannya. Kejadian seperti ini juga bukan kali pertama terjadi. 

Baca Juga:

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, Malam Dikuasai Kontainer

Pabrik Bekasi culas perlu ditindak tegas

Keluarga pemuda yang saya ajak ngobrol tadi juga kerap menjadi korban kebijakan pabrik Bekasi yang seenak jidat. Sebagai seorang buruh pabrik biasa, mereka tidak bisa berbuat banyak. Apalagi kalau sampai menuntut ke pengadilan. 

Berdasar cerita pemuda tadi, saya menyimpulkan bahwa kondisi pekerja pabrik-pabrik di Bekasi begitu rentan. Pesangon adalah kewajiban yang harus perusahaan berikan ketika melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap pekerjanya. Kewajiban ini sudah sangat jelas, bahkan hitung-hitungannya sudah diatur.  Kalau perkara pesangon yang kebijakannya sudah jelas masih bisa diakali, entah bagaimana perkara-perkara lainnya. 

Apabila perlakukan semena-mena seperti di atas dibiarkan, bukan tidak mungkin pemakluman yang akan tumbuh subur di masyarakat. Saya rasa dinas tenaga kerja harus lebih tegas dalam menindak pabrik-pabrik Bekasi yang culas.  Hidup para buruh yang sudah susah, jangan semakin ditambah menderita. Semoga ada solusi yang konkret agar kehidupan para buruh pabrik di Bekasi berangsur membaik.

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Tingginya Angka Pengangguran di Karawang Adalah Dosa Besar dan Menjadi Ironi bagi Sebuah Kota Industri

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 November 2023 oleh

Tags: bekasiburuh pabrikpabrik bekasipesangonPHK
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Yang Sebaiknya Dilakukan Pekerja ketika Terkena PHK

Yang Sebaiknya Dilakukan Pekerja ketika Terkena PHK

20 Januari 2023
Jakarta Timur Aneh, Malah Rasanya Kayak Lagi Ada di Bekasi (Unsplash)

Jakarta Timur, DKI Rasa Bekasi: Sama-sama Demen Reggae, Sama-sama Demen Tawuran

13 Februari 2024
buruh pabrik kuli bangunan ideologi kiri buruh mojok

Tak Perlu Malu Jadi Buruh Pabrik, Malulah kalau Jadi Pejabat Korup

18 Oktober 2020
4 Transportasi Umum di Regional Bekasi Tangerang yang Sebatas Angan

4 Transportasi Umum di Bekasi dan Tangerang yang Sebatas Angan

28 Maret 2023
5 Alasan Cikarang Lebih Terkenal dari (Kabupaten) Bekasi Terminal Mojok UMK

4 Alasan Orang Bekasi Merantau padahal UMK-nya Besar

4 Desember 2022
Jalan Narogong Cileungsi, Jalan Raya yang Ditelantarkan dan Berakhir Mengenaskan Mojok.co

Jalan Narogong Cileungsi, Jalan Raya yang Ditelantarkan dan Berakhir Mengenaskan

23 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026
Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026
Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026
Liga Indonesia Saat Ini Seperti Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh (Unsplash)

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

10 Mei 2026
Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026
Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus (Unsplash)

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

8 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.