Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Universitas Terbuka: Takdir Menyedihkan dari Sebuah Kampus yang Selalu Diremehkan

Hayumi Suwanti oleh Hayumi Suwanti
24 September 2023
A A
Universitas Terbuka Kampus Ngenes karena Selalu Diremehkan (Unsplash) kuliah di UT

Universitas Terbuka Kampus Ngenes karena Selalu Diremehkan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Hingga saat ini, masih saja banyak yang meremehkan Universitas Terbuka (UT). Mereka menganggap UT itu “bukan universitas”, tapi tempat terakhir bagi orang yang nggak mampu secara akademi untuk mendapatkan ijazah. Sayang sekali, pikiran goblok seperti itu masih awet terawat.

Saya sendiri sedang kuliah di Universitas Terbuka. Lantaran kami kuliah secara online, maka muncul pertanyaan absurd seperti ini: “Terus gimana mau punya teman kalau nggak datang ke kampus?”

ADVERTISEMENT

Saya menjawab dengan datar saja: “Zaman sudah maju. Ada WhatsApp. Lagian, tujuan utama kami kuliah itu bukan mencari teman semata.” Begitu mendengar jawaban saya, mereka terdiam. 

Sudah begitu, ada yang secara spontan mengernyitkan dahi ketika mengetahui bahwa saya kuliah di Universitas Terbuka. Mereka menganggap kami, mahasiswa di UT, adalah buangan yang nggak punya atau pernah merasakan sukses di dunia nyata. Pikiran seperti ini sungguh salah.

Banyak mahasiswa dan alumni Universitas Terbuka itu sudah sukses di luar sana. Atau, setidaknya, sedang merintis sesuatu sembari kuliah. Misalnya, salah satu teman 1 angkatan saya adalah pendiri komunitas menulis digital yang sudah menjangkau banyak wilayah di seluruh Indonesia.

Kenapa sikap meremehkan Universitas Terbuka masih ada, ya?

Terkadang saya heran ketika orang-orang di luaran sana masih meremehkan Universitas Terbuka. Padahal, isinya adalah orang-orang yang punya dedikasi tinggi akan pendidikan. Banyak dari teman saya yang statusnya karyawan biasa, tapi nggak mau melewatkan pendidikan.

Selain karyawan biasa, ada juga pemilik bisnis yang sudah sukses. Misalnya, suatu kali, saya pernah menghadiri perkumpulan komunitas kampus. Di sana, saya ketemu mahasiswa yang statusnya SPV, pemilik bisnis yang tidak bisa dikatakan kecil, bahkan tidak sedikit yang double degree. 

Oleh sebab itu, asumsi orang yang menganggap lulusan Universitas Terbuka nggak terpakai di dunia kerja itu sama sekali nggak benar. Kenyataannya, banyak dari kami yang sudah berpengalaman di dunia kerja! Jadi, ketika lulus, ya tinggal naik jabatan saja.

Baca Juga:

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

Perkuliahan Universitas Terbuka yang Fleksibel Tak Hanya Disukai Mahasiswa Pekerja, tapi Juga Perusahaan Pemberi Kerja

Biaya kuliah di Universitas Terbuka memang “terbilang murah”. Namun, lulusan kami nggak murahan. Lebih baik kuliah di tempat yang terjangkau, tidak mementingkan gengsi, tetapi bisa kuliah dengan lancar. Mementingkan gengsi nama kampus, akhirnya kamu yang akan “kelaparan”.

Baca halaman selanjutnya: Gengsi kuliah di kampus ternama…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 25 September 2023 oleh

Tags: alumni Universitas Terbukacara mendaftar Universitas Terbukaskripsi Universitas Terbukauniversitas terbukaut
Hayumi Suwanti

Hayumi Suwanti

Yumi, mahasiswa ilmu komunikasi yang mencintai dunia penulisan, bekerja sebagai freelance writer, penulis cerpen, serta menciptakan ruang diskusi penulisan di Univeritas Terbuka yang mencakup pelajar UT di seluruh Indonesia.

ArtikelTerkait

karya fiksi UT kuliah ekonomi kuliah sastra kuliah online mahasiswa s-1 dan s-2 Sebagai Penulis, Saya Sering Disangka Romantis dan Bisa Menjadi Sekretaris kuliah online

4 Perbedaan UT dengan Universitas Lain

23 Agustus 2021
UT Bukan Kampus Terbaik, tapi Rektor UT Tetap yang Terbaik (Unsplash)

UT Bukan Kampus Terbaik, tapi Rektor UT Tetap yang Terbaik

5 Mei 2023
6 Kebohongan tentang Universitas Terbuka (UT) yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

6 Kebohongan tentang Universitas Terbuka (UT) yang Perlu Diluruskan

19 November 2022
UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

27 Januari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka mahasiswa UT kuliah di UT

4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka

3 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

4 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Jangan cuma mengingat stereotip negatifnya, nyatanya orang Madura itu jago banget masak

10 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.