Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sebat

Review Djarum 76 Mangga: Rokok Ramah Lingkungan dan Perut Kosong

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
30 Juli 2023
A A
Review Djarum 76 Mangga: Rokok Ramah Lingkungan dan Perut Kosong

Review Djarum 76 Mangga: Rokok Ramah Lingkungan dan Perut Kosong (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau bicara rokok Djarum, pasti yang terbayang adalah aroma dan rasa yang pekat. Beberapa kadang menjauhi rokok ini karena tidak nyaman dengan rokok wangi ini. Apalagi seri 76 kretek yang disebut super wangi dan eneg. Tapi ini tidak berlaku pada Djarum 76 Mangga, inovasi terbaru Djarum yang ramah lingkungan dan perut kosong.

Sepertinya Djarum mulai keluar dari zona nyaman. Diawali dengan Djarum 76 Madu Hitam, Djarum King, lalu Djarum Kurma Royal. Semua seri tersebut seperti melawan pakem rokok wangi yang tersemat. Dan kini hadir seri rokok rasa mangga yang benar-benar berani. Tapi bagaimana rasanya? Apakah beneran nikmat, atau malah ga karuan?

Rokok SKT nggak harus rasa “kretek”

Dari ukuran kemasan, Djarum 76 Mangga sama seperti dua seniornya. Begitu pula dengan ukuran batang rokoknya. Tapi seri ini punya desain kemasan mencolok. Menggunakan warna hijau orange yang ga ada nuansa Djarum sama sekali. Kalau tidak ada angka 76 yang dominan, mungkin Anda tidak menyangka kalau rokok ini produk Djarum. Batangnya juga demikian, ada tulisan “mangga” dengan warna cetar tadi.

Ketika dibuka, bau mangga manis segera menyeruak. Hampir mirip aroma mangga di permen dan minuman sachet. Mungkin Anda akan sedikit nostalgia dengan aromanya. Mengenang masa kecil saat jajan minuman ringan, tanpa beban dan mikirin pemilu.

Awalnya saya khawatir rasanya akan kelewat manis. Tapi ketika disulut, ternyata rasanya cukup lembut. Bahkan kelewat lembut untuk sebuah rokok SKT. Isapannya tidak seperti yang saya bayangkan, cukup ringan tanpa bikin bibir kempot. Tapi juga tidak seringan itu sih. Mungkin Anda akan membuang sedikit tembakau di ujung agar lebih ringan.

Rasanya memang mangga. Bahkan sampai rokok hampir abis, rasa mangga masih terasa. Rasa cengkeh juga terasa meskipun tidak terlalu kuat. Baguslah, tidak mengganggu rasa segar mangga. Bahkan kalau tidak menggigit serpihan tembakau, saya lupa kalau rokok ini SKT. Sangat santai dan segar. Saya sempat berharap ada hint mint dalam rokok ini. Toh banyak rokok serupa termasuk Juara yang menambahkan sensasi mint di SKT buah-buahan. Tapi saya tidak merasakan itu.

Djarum 76 Mangga, rokok ramah lingkungan

Setiap merokok SKT, yang saya perhatikan adalah room note, karena rokok SKT sering dianggap berbau tak enak oleh orang di sekitar saya. Bahkan ketika saya merasa enak-enak saja, orang sekitar saya mengeluh. Maka saya cukup berhati-hati kalau mau merokok SKT di antara non-perokok. Daripada dapat khotbah tentang rokok dan menabung untuk bangun rumah.

Tapi room note Djarum 76 Kretek ini tetap mangga. Bahkan oleh orang yang saya tanyai, baunya tidak seperti rokok. Beberapa menyebut seperti permen, dan sisanya bilang seperti vape. Cocok, rokok ini memang ramah lingkungan. Meskipun SKT yang punya stigma “bau”, tapi Djarum 76 Mangga tidak menimbulkan keluhan bagi non perokok.

Baca Juga:

7 Rokok Murah Harga di Bawah 15 Ribu yang Masih Enak Dinikmati In This Economy  

5 Rekomendasi Rokok Kretek Paling Enak di Bawah 20 Ribu Rupiah yang Bikin Kamu Beralih dari Rokok Filter!

Saya coba merokok di dalam ruang tamu beberapa batang. Lalu saya keluar sejenak dan coba mencium bau ruangan setelah beberapa waktu. Hal ini sering saya lakukan untuk memastikan room note sebuah rokok. Dan benar, rokok ini memang beraroma mangga. Tanpa bau eneg atau khas cengkeh yang kadang bikin tidak nyaman

Perut kosong tetap nyaman, perut kenyang makin nikmat

Selain masalah room note, perkara kenyamanan perut juga saya perhitungkan. Apalagi saya terbiasa merokok saat bangun tidur. Beberapa rokok bisa membuat saya mual ketika diisap saat perut kosong, dan Djarum salah satunya. Maka saya selalu menjauhi Djarum Super ketika ingin merokok saat perut kosong dan lapar.

Tapi Djarum 76 Mangga masih aman ketika saya isap waktu bangun tidur. Tidak bikin mual dan ramah dengan lidah saya yang masih penuh liur bau. Bonusnya, bau mulut bangun tidur tertutup bau mangga. Perut saya juga tidak mual dan tidak ada sensasi ingin muntah. Nggak usah tanya kok saya jorok, saya sedang mereview!

Ketika saya rokok setelah makan siang, rasa segar dari mangga makin nikmat. Seolah menyempurnakan mulut saya yang masih penuh rasa. Cocok, apalagi setelah saya makan kuliner yang enek dan cenderung berminyak. Rasanya seperti habis minum es sirup segar. Jadi saya bisa bilang kalau rokok ini cocok untuk semua situasi perut.

Tapi saya merasa kurang sreg ketika merokok Djarum 76 Mangga sambil minum kopi. Rasanya aneh saja, kopi yang cenderung pahit ketemu rasa segar. Justru rokok ini lebih enak jadi teman es teh atau air es sekalipun. Karena mulut Anda sudah penuh rasa mangga yang manis dan segar. Tapi semua kembali ke selera masing-masing.

Overall, saya cocok dengan Djarum 76 Mangga. Apalagi harganya cukup bersahabat meskipun lebih mahal dari rokok SKT yang ada di warung. Setidaknya, ini akan jadi rokok alternatif ketika bosan dengan rasa gurih pedas khas SKT. Apalagi ketika ingin merokok tanpa bikin teman-teman risih dengan bau.

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Merindukan Djarum Black Tea, Rokok Enak yang Kini Sudah Tiada

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Juli 2023 oleh

Tags: djarumDjarum 76manggaReviewSKT
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

Bukit Puteran, Sebaik-baiknya Tempat Menyaksikan Romantisnya Kudus kabupaten kudus DEMAK

Sebagai Warga Demak, Saya Paling Iri Melihat Superioritas Kabupaten Kudus, kok Bisa Semegah Itu

29 Juli 2024
Review Jujur Sandal Fipper dari Pengguna yang Sandalnya Dicuri Orang

Review Jujur Sandal Fipper dari Pengguna yang Sandalnya Dicuri Orang

10 Januari 2024
Rekomendasi 5 Rokok Murah dengan Rasa Mewah Terminal Mojok.co

10 Rekomendasi Rokok Murah Enak di Bawah 20 Ribu

23 November 2022
Honda Beat sumber gambar akun IG Honda

Review Honda Beat setelah 5 Tahun: Masih Aman, Masih Nyaman

12 November 2021
Nissan Grand Livina, Mobil yang Layak Mendapat Julukan Kecil-kecil Cabe Rawit

Nissan Grand Livina, Mobil yang Layak Mendapat Julukan Kecil-kecil Cabe Rawit

7 Oktober 2023
Review Attack on Titan Final Season Episode 1: Bagus, namun Tetap Khawatir

Review Attack on Titan Final Season Episode 1: Bagus, namun Tetap Khawatir

11 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026
Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial yang kerap terlewatkan Terminal

Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial, tapi kerap terlewatkan

12 Juli 2026
Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout Mojok.co

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

17 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.