Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Fyi, Nggak Ada yang Peduli Sama Playlist Spotify Kamu

Syifa Ratnani Faradhiba Jane oleh Syifa Ratnani Faradhiba Jane
9 Desember 2019
A A
Iklan di Spotify Adalah Iklan Terbaik yang Pernah Saya Dengar terminal mojok.co

Iklan di Spotify Adalah Iklan Terbaik yang Pernah Saya Dengar terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Selalu ada tradisi menarik setiap kali menjelang pergantian tahun, salah satunya yakni tradisi kilas balik. Kilas balik ini biasanya tidak hanya dilakukan oleh perusahaan namun juga perseorangan. Pada perusahaan media misalnya, kilas balik akan seputar berita apa saja yang sepanjang tahun banyak menyita perhatian masyarakat. Atau pada YouTube misalnya, ada Youtube Rewind yang berisi rekapan video viral, acara, tren, dan musik setiap tahunnya.

Pada kasus perseorangan, kini kilas balik biasanya seputar apa yang ada di media sosial masing-masing yang dianggap berkesan. Lalu, postingan-postingan tersebut akan dibuat menjadi satu kolase khusus. Kilas balik umumnya untuk mengingat kembali kenangan sepanjang tahun sebelum pergantian tahun.

Beberapa waktu ini ada yang menarik dari kebiasaan kilas balik di media sosial. Netizen ramai-ramai mengunggah screen capture top songs di aplikasi Spotify masing-masing. Top songs ini barangkali ditentukan berdasar lagu apa saja yang paling sering didengar ya.

Spotify sendiri adalah layanan musik digital yang belakangan jadi aplikasi favorit banyak orang. Entah bagaimana mulanya, mengunggah lagu apa saja yang sering diperdengarkan di Spotify sepanjang 2019 seolah jadi template wajib terkini. Tidak ada yang salah dengan hal ini, ini bukan tentang salah dan benar, kok. Toh tidak ada efek negatif atau hal yang bisa merugikan orang lain dari tren ini. Tapi sejujurnya, buat saya sih ini agak lucu saja. Ingat ya, bukan bermaksud memerangi mereka.

Sebagai orang yang tidak mengunduh aplikasi Spotify dan tidak terlalu merasa wajib mendengarkan musik setiap saat, tentu saja bukan kapasitas saya menyalahkan orang lain atas hal ini. Sekali lagi, buat saya ini hanya lucu saja. Bahwa ternyata ada orang-orang yang merasa bahwa musik apa yang sering ia dengarkan adalah penting untuk diketahui oleh orang lain. Kenyataannya, ada orang-orang seperti saya yang sungguh tidak peduli lagu apa yang didengar orang apalagi harus tahu apa saja lagu-lagu favoritnya sepanjang tahun 2019.

Saya juga setengah yakin kok bahwa orang yang mengunggah top songs Spotify miliknya juga tak sepenuhnya peduli akan top songs orang lain yang muncul di timeline media sosialnya. Ya, mungkin saja memang ada orang ya merasa perlu tau musik apa yang sedang ramai didengarkan orang banyak tapi ya hanya sampai di situ saja, tidak lantas jadi membawa sebuah konklusi tertentu atas apa-apa.

Sedikit terbesit dalam pemikiran saya, apa jangan-jangan ini aksi saling pamer saja ya tentang selera musik siapa sih yang paling awesome? Kalau begini, saya jadi merasa beruntung tidak unduh aplikasi musik digital. Saya kira pilihan musik adalah selera yang terjadi secara alami alias tidak bisa dibuat-buat. Lagipula, memang ada ya orang yang berfikir bahwa seseorang itu keren berdasar pilihan musiknya? Sekali lagi saya sih tidak berfikir begitu, masih mendengarkan lagu-lagu Queen dan Beatles tidak serta-merta jadi lebih keren daripada yang mendengarkan lagu Ballad Korea.

Kalau memang ada orang yang berfikir bahwa pilihan mendengarkan musik untuk gaya-gayaan atau untuk menentukan siapa yang keren maka hilang sudah esensi dari mendengarkan musik. Kembali lagi ke pernyataan awal bahwa bukan hal yang salah menginformasikan pada dunia tentang musik apa yang kalian dengar di sepanjang tahun 2019. Maaf sekadar mengingatkan bahwa ada loh orang yang tidak peduli dengan isi Spotify milikmu. Apalagi sampai membuat kamu merasa harus menambahkan narasi tertentu akan latar belakang playlist-mu setahun ke belakang. Hehehe.

Baca Juga:

Saatnya Meninggalkan Spotify dan Beralih ke Apple Music: Kualitas Audionya Jauh Lebih Baik dan Bayaran untuk Musisinya Lebih Tinggi

Bagikan Spotify Wrapped Kalian, Biarkan Orang yang Benci Makin Benci dan Makin Terlihat Tolol

BACA JUGA Kesal Sering Disalagunakan, Spotify Bakal Lacak Lokasi Pengguna Paket Premium Family atau tulisan Syifa Ratnani Faradhiba Jane lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2022 oleh

Tags: Kilas Balikselera musikspotify
Syifa Ratnani Faradhiba Jane

Syifa Ratnani Faradhiba Jane

ArtikelTerkait

Bagikan Spotify Wrapped Kalian, Biarkan Orang yang Benci Makin Benci dan Makin Terlihat Tolol apple music

Saatnya Meninggalkan Spotify dan Beralih ke Apple Music: Kualitas Audionya Jauh Lebih Baik dan Bayaran untuk Musisinya Lebih Tinggi

6 Agustus 2025
Soal Selera Musik, Kita Adalah Korban Dikotomi Media

Soal Selera Musik, Kita Adalah Korban Dikotomi Media

27 Februari 2020
Bagikan Spotify Wrapped Kalian, Biarkan Orang yang Benci Makin Benci dan Makin Terlihat Tolol apple music

Bagikan Spotify Wrapped Kalian, Biarkan Orang yang Benci Makin Benci dan Makin Terlihat Tolol

5 Desember 2024
Fitur YouTube Music yang Sia-sia dan Sebaiknya Dihapus Saja

Fitur YouTube Music yang Sia-sia dan Sebaiknya Dihapus Saja

17 Desember 2023
Sumber gambar Pixabay

14 Lagu Hits Era 2000-an yang Wajib Masuk Playlist Kalian

9 September 2021
cendol dawet

Pemersatu Bangsa Sebenarnya adalah Cendol Dawet

26 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.