Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Kita Tidak Takut dengan Grup Pencak Silat, Kita Hanya Takut pada Jumlah

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
14 Juni 2023
A A
Kita Tidak Takut dengan Grup Pencak Silat, Kita Hanya Takut pada Jumlah

Kita Tidak Takut dengan Grup Pencak Silat, Kita Hanya Takut pada Jumlah (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski geger perguruan pencak silat sudah menyusut dan berangsur menghilang, tapi saya belum menemukan poin penting yang harusnya dibicarakan banyak orang: ketakutan terhadap jumlah.

Sebenarnya banyak yang sudah ngomong perkara ini. Entah dalam bentuk “mereka beraninya keroyokan”, atau “pendekar kok ora by one”, dan semacamnya. Tapi pembicaraannya masih menyasar pada satu entitas, belum menyentuh poin pentingnya.

Saya tidak sedang membela grup pencak silat, saya juga tidak menjelek-jelekkan mereka. Nggak ada untungnya juga buat saya. Tapi saya perlu bilang ini: grup pencak silat itu nggak ada bedanya dengan ormas yang kerap bermasalah, grup, atau bahkan geng sekolah, semuanya gemar tawuran. Kenapa mereka gemar tawuran, karena kita semua takut dengan jumlah.

Menang karena jumlah

Kita, bahkan pihak yang berwenang pun, memilih untuk mengalah dan tak memperjuangkan hal-hal yang benar hanya karena terintimidasi oleh jumlah. Dan orang-orang brengsek yang kebetulan masuk grup mana pun yang mengandalkan jumlah, memanfaatkan itu dengan begitu “baik”.

Orang tersebut bisa saja petantang-petenteng, mengintimidasi sipil lainnya, untuk kepentingan mereka. Mereka tahu bahwa tak akan ada konsekuensi dari aksi mereka, sebab mereka menakuti dengan jumlah. Diperparah pada saat-saat tertentu, grup-grup itu menunjukkan kekuatan mereka. Saya tak bicara spesifik grup pencak silat, semua yang mengandalkan jumlah, suka betul showing off their force. Lagi pula, tidak ada perguruan pencak silat yang mengajarkan muridnya petantang-petenteng. 

Masalahnya sebenarnya terlihat simpel, tapi di saat yang bersamaan, juga kompleks. Tentu saja pihak yang berwenang bisa saja memberikan hukuman sesuai aturan yang berlaku. Tapi efeknya tak sesederhana itu.

Alih-alih teratur, justru mereka melawan balik dengan menekan lewat jumlah. Dan yang terjadi selanjutnya, musyawarah. Saya tak bilang itu buruk, tapi akhirnya hal tersebut di-abuse. Jadinya lingkaran setan seperti ini:

Bikin masalah-diingatkan-diserang lewat jumlah-dibiarkan, berulang-ulang terus.

Baca Juga:

Mahasiswa Sok Jagoan yang Bikin Onar Saat Ospek, Borok Paling Menyedihkan yang Melekat pada Universitas Trunojoyo Madura

Saya Nggak Pernah Bermimpi Tinggal di Makassar di Masa Depan, Macetnya Kebangetan, Plus Banyak Tawuran!

Baca halaman selanjutnya

Akar ketakutan yang sebenarnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 Juni 2023 oleh

Tags: intimidasikerusuhanperguruan pencak silattawuran
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

ambon

Jualan Agama di Ambon? Tak Akan Laku

15 Juli 2019
Jakarta Timur Kota Tawuran, Perlu Punya 9 Nyawa untuk Hidup di Kota Ini Mojok bassura jaktim

Jakarta Timur Kota Tawuran, Jangan Sekolahkan Anak di Sini kalau Mau Selamat

6 Februari 2024
Festival Tawuran Jaksel: Kenapa sih Pemerintah Berlomba Bikin Ide Konyol?

Festival Tawuran Jaksel: Kenapa sih Pemerintah Berlomba Bikin Ide Konyol?

13 Oktober 2022
Menguak Tugas-tugas Preman Menjelang Pemilu: Intimidasi Berkedok Diplomasi

Menguak Tugas-tugas Preman Menjelang Pemilu: Intimidasi Berkedok Diplomasi

21 November 2023
Mari Berandai-andai Tokyo Revengers Ikut Tawuran dan Klitih di Jogja terminal mojok

Seandainya Tokyo Revengers Ikut Tawuran dan Klitih di Jogja

12 Mei 2021
Jakarta Timur Aneh, Malah Rasanya Kayak Lagi Ada di Bekasi (Unsplash)

Jakarta Timur, DKI Rasa Bekasi: Sama-sama Demen Reggae, Sama-sama Demen Tawuran

13 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

7 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung

Warung Madura Terlalu Percaya Diri, padahal Warung Tetangga Bisa Menggulingkannya Kapan Saja

6 Juni 2026
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.