Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Vespa PTS: Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Jadi Buruan Utama

Budi oleh Budi
24 Mei 2023
A A
Vespa PTS: Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Jadi Buruan Utama

Vespa PTS: Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Jadi Buruan Utama (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tahun 2010-an awal, saya ingat betul saudara saya menolak tawaran untuk membeli Vespa PTS dengan harga Rp5 jutaan. “Vespa kok kecil begini, mana enak dipakai,” seru dia. Niatnya sudah bulat untuk mencari Vespa Super sebagai skuter pertama.

Namun setelah 13 tahun kelewat, dia menyesali keputusannya. “Andai waktu bisa diputer lagi,” keluhnya saat memandangi motornya yang masih mogok padahal matahari sudah berangsur keluar dari sangkarnya. Ia mulai pasrah kalau harus “izin” lagi hari ini. Ini bukan kali pertama, mungkin, bosnya sudah maklum sama pegawainya yang hobi naik Vespa tua ke mana-mana ini.

Telepon berdering, diujung telepon seseorang bergumam soal motornya yang mogok lagi. “DI, tolong bantu maneh, Vespaku mogok nih. Cepetan!”

Mogok itu hal yang wajib

Tak terhitung berapa kali saudara saya meminta bantuan karena Vespa mogok di pagi buta begini. Saya juga maklum, namanya juga motor tua. Melihat umurnya lebih sepuh dari kami berdua.

Jarak rumah kami yang nggak begitu jauh mempercepat perjalanan untuk mengurusi sebiji Vespa Super tahun tua itu. Oh iya, saya sendiri mengenderai Vespa PTS. Waktu itu saya beli sepekan setelah saudara saya membeli motornya.

Tampak laki-laki lusuh di depan rumah sambil memutar kunci busi. “Mogok kenapa lagi, Bang? Bukannya baru servis di bengkel?” tanya saya sambil memarkirkan motor.

“Nggak tahu Di, sudah bolak-balik ganti busi masih nggak nyala,” sahutnya.

“Karbunya banjir kali bang, udah dicek belum?”

Baca Juga:

Pengalaman Memelihara Vespa Tua: Biaya Restorasi Selangit tapi Untung Tak Sampai Jual Ginjal

Motor Honda Astrea Prima: Motor Jadul, Minim Fitur, tapi Harganya Bener-bener Nggak Masuk Akal

“Ah, nggak kok. Kering bersih gitu karburatornya. Aman.”

Saya terdiam, masih ngos-ngosan karena tadi sebenarnya karbu motor saya banjir, jadi kudu nyelah beberapa kali sambil bersihin busi baru bisa hidup.

Setelah melihat beberapa saat, saya menemukan hal yang rada janggal. Vespa tua mau gimana juga bagian karbu pasti ada bau-bau bahan bakar. Tapi yang ini bersih dan keset. Kecurigaan berbuah manis, ternyata bensinnya habis.

“Lah ini nggak ada bensin Bang. Kering begini, ucap saya.”

“Yang benar? Kemarin baru tak isi setengah kok.”

Setelah diematke, ada selang bensin yang bocor. Ketahuan karena ada bekas basah di tempat motor itu parkir.

Mau dijual sayang

Urusan mengganti selang bensin beres. Motor menyala seperti sedia kala. Suaranya gurih adem, khas Vespa Super tahun 1972. Terlepas dari suara langsamnya yang adem, mogok menjadi momok tersendiri. Baik saya maupun saudara saya sama-sama pernah terpikir buat menjual motor tua ini. tapi niatan tersebut selalu tak menemui ujung. Menjadi niatan semata, realisasinya nol.

Apalagi saat melihat kenaikan harga Vespa tua sekarang. Gilak banget. Harga satu unitnya sudah nggak wajar. Tapi hal tersebut berkah buat saya dan saudara. Pasalnya, motor yang kami beli tahun 2012 di harga Rp4 jutaan, sekarang kenaikannya berkali-kali lipat.

Sebut saja Vespa Super miliknya, sekarang sering ditemui di jual beli online ditawarkan di angka Rp30juta. Bisa kurang, bisa lebih tergantung kondisi dan histori yang dibawa. Berbeda dengan motor saya. Vespa PTS malah dihargai lebih mahal, Rp80 juta. Itu pun kondisinya bahan, nggak siap diajak jalan.

Saudara saya sering nyesel kalau keinget pilihannya meminang Vespa Super. Padahal sebelumnya ditawari motor yang akhirnya saya beli. Entah kenapa, Vespa PTS yang masuknya small frame malah lebih laku dan mahal banget. Padahal dulu yang paling laris itu yang model large frame kayak Vespa Super dengan bodi yang lebih besar dan kapasitas mesinnya gede.

Sementara Vespa PTS kapasitas mesinnya nggak lebih dari 100 cc, kecil banget. Terus soal desain mesin lebih jelimet, serba dipaksa masuk sehingga bikin susah kalau ada perbaikan. PR banget bagi mekanik. Komposisi yang serba kecil menjadikan Vespa PTS bakal nggak enak kalau mau diajak ngebut.

Tapi, memangnya sejak kapan motor ini bisa ngebut?

Yang dulu nggak laku, sekarang diburu

Tapi terlepas dari semua itu ada hal yang menarik. Apa-apa yang dulu nggak diminati, di waktu yang berbeda bisa menjadi barang yang mahal. Mungkin sudah seharusnya kayak gitu. Semua ada bagiannya. Yang dulu nggak laku, dibuang, nggak dihargai kayak nasib Vespa PTS, sekarang diburu. Dihargai sangat mahal.

Sepertinya, sudah saatnya  melihat sesuatu nggak sebelah mata lagi. Semua hal bernilai, bakal mendapat kesempatannya dan akan dihargai mahal saat waktunya tiba.

Penulis: Budi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mengenal Tipe Vespa Matic yang Harganya Overpriced

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Mei 2023 oleh

Tags: hargavespa PTSvespa super
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

10 Agustus 2022
Pengalaman Memelihara Motor Vespa Tua: Biaya Restorasi Selangit tapi Untung Tak Sampai Jual Ginjal

Pengalaman Memelihara Vespa Tua: Biaya Restorasi Selangit tapi Untung Tak Sampai Jual Ginjal

20 September 2025
Kopi Hitam Tidak Ada Sangkut Pautnya Dengan Kejantanan Seseorang terminal mojok.co

Menjawab Apakah Harga Kopi Mahal Itu Sepadan

14 September 2020
4 Dosa Warteg Mania yang Sebaiknya Dihentikan

Saat Warung Nasi Padang Makin Murah, Kenapa Warteg Tambah Mahal?

24 Desember 2022
Pertashop Bangkrut Justru Bikin Repot: Laporan Langsung dari Pelanggan Bensin Pertamina

Kalau Harga Pertamax RON 92 Beneran Naik, Bagaimana Nasib Pertashop dan Pertamini?

31 Maret 2022
Surya 12 Bukan Lagi Rokok Tukang, Kemahalan, Bro!

Surya 12 Bukan Lagi Rokok Tukang, Kemahalan, Bro!

22 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.