Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Suka Duka Bersama Suzuki Futura Sejak 2012

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
4 Mei 2023
A A
Suka duka bersama Suzuki Futura (Unsplash)

Suka duka bersama Suzuki Futura (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Pada 2012 yang lalu, bapak saya memutuskan untuk membeli mobil baru: Suzuki Futura. Bapak membelinya setelah mendapat info dari pakde saya yang berdomisili di Kebumen. Kebetulan, pakde saya berteman dekat dengan seorang pemilik showroom mobil di sana. 

Setelah nego lumayan panjang, akhirnya bapak saya bisa mendapatkan Suzuki Futura tersebut dengan harga Rp52,5 juta. Sejak saat itu hingga sekarang, saya dan keluarga selalu menggunakan mobil tersebut saat bepergian bersama. Sudah sekitar 11 tahun kami menggunakan Suzuki Futura. Ada berbagai suka dan duka yang kami rasakan saat menggunakan mobil yang happening pada 1990-an.

Suka yang kami rasakan bersama Suzuki Futura

Kita mulai dari sukanya dulu, ya. Suzuki Futura itu tergolong mobil dengan ukuran yang luas dan besar. Berkat ukurannya ini, Futura bisa menampung sekitar 10 orang. 

Posisi jok belakang yang menyamping memungkinkan untuk diisi oleh empat orang. Ukuran jok tengah pun begitu luas sehingga mampu menampung sekitar empat orang juga. Kalau jok depan si muat cuman buat dua orang saja. Soalnya kalau lebih dari dua ya sudah pasti ditilang. 

Sedikit cerita, pernah suatu ketika kakak sepupu saya berangkat ke Jepang pada 2015. Kami mengantarkannya ke Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menggunakan mobil ini dengan jumlah penumpang 13 orang. Jangan ditiru ya!

Selain bisa menampung banyak penumpang, mobil ini juga sering digunakan oleh bapak saya untuk belanja kebutuhan toko kelontong ibu saya. Posisi jok tengah dan belakang yang bisa ditekuk membuat Suzuki Futura ini bisa berubah menjadi mobil bak seketika. 

Selain itu, bapak saya juga sering menggunakan mobil ini untuk mengangkut tabung gas lpg tiga kilogram kepada para pelanggannya. Saat saya berangkat ke pondok untuk pertama kali, semua perabotan saya masukan ke dalam mobil termasuk kasur springbed. Ya walaupun terkesan agak maksa, tapi, nyatanya kasur tersebut muat saja. Daripada bapak saya menyewa mobil buat membawa kasur ke pondok lebih baik langsung saja masukan mobil sendiri saja. Ngirit, bos!

Duka yang kami rasakan

AC mobil ini kurang dingin. Jadi, memang lebih baik menggunakan AC alami saja, alias kaca mobilnya dibuka. Pernah beberapa kali bapak saya menyalakan AC saat berada di tanjakan, eh ternyata, mengganggu performa Suzuki Futura. 

Baca Juga:

Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

Suzuki Aerio, Mobil Bekas yang Masih Layak Dipinang Saat Banyak Orang Beralih ke LCGC

Daripada nggak kuat saat nanjak, bapak mematikan AC. Apalagi kalau parkir mobil ini di bawah terik matahari tanpa atap pasti kalian akan disambut rasa panas yang langsung menyengat. Apalagi jika keadaan macet sudah pasti panas banget.

Selain AC kurang dingin, mobil pabrikan Suzuki satu ini juga tidak dilengkapi dengan audio. Kalian tau kan betapa boring-nya keadaan sopir dan pengendara jika tidak ada musik? Garing banget kaya suasana tegang di sinetron-sinetron. Apalagi kalau bahan obrolan sudah habis. 

Padahal musik juga bisa digunakan sebagai sarana untuk menghalau kantuk dan meningkatkan fokus. Memang ada dudukan untuk audio, tapi karena sering bermasalah, akhirnya audio mobil tersebut terpaksa dicopot.

Seiring berjalannya waktu, saya yang beranjak dewasa ini dilatih untuk mengendarai Suzuki Futura. Saat sudah bisa, saya lalu sempat menjajal mobil lain. Salah satunya mobil APV milik pondok saya di Purwokerto. 

Setelah saya coba, kok setirnya enteng sekali. Setelah saya telusuri ternyata bukan setir APV yang kelewat enteng, tapi setir mobil Suzuki Futura milik bapak saya yang terlalu berat. Bahkan, dengan jarak tempuh yang dekat terkadang saya sampai ngos-ngosan.

Ya, bagaimanapun duka yang saya rasakan, semua itu tertutup oleh jasa yang telah diberikan Suzuki Futura. Mobil ini sudah setia menemani saya sejak masih duduk di bangku kelas 6 SD hingga semester 8 kuliah. Bapak saya pun masih enggan untuk menjual mobil kesayangannya. 

Padahal, saya dan ibu saya sudah segera ingin melakukan pembaharuan dengan membeli mobil baru. Semoga kami bisa membeli mobil baru tanpa menjual mobil lama kami. Amin.

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Kenikmatan Menggunakan Honda Beat Generasi Kedua

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Mei 2023 oleh

Tags: Futuramobil Suzuki FuturasuzukiSuzuki Futura
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Suzuki Shogun, Motor Tua yang Menolak Digilas Zaman

Suzuki Shogun, Motor Tua yang Menolak Digilas Zaman

29 Januari 2022
Satria f suzuki nex honda beat mojok

Suzuki Nex dan Honda Beat Generasi Pertama, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

4 November 2020
Suzuki Satria Pro Punya Fitur Keren di Balik Bodi yang Tampak Payah Mojok.co

Suzuki Satria Pro Punya Fitur Keren di Balik Bodi yang Tampak Payah

10 November 2025
suzuki carry suzuki karimun city car mojok

Karimun Kotak, Legenda City Car yang Tak Lekang Zaman

27 Juli 2020
Suzuki Satria F150 Sialan, Motor Mas Mantan yang Nggak Nyamannya Kebangetan

Suzuki Satria F150 Sialan, Motor Mas Mantan yang Nggak Ada Nyamannya Sama Sekali

25 Juli 2023
Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

25 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.