Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Mie Sapi Gajahan: Viral, tapi Nggak Bisa Disebut Spesial

Shila Nurita oleh Shila Nurita
3 April 2023
A A
Mie Sapi Gajahan: Viral, tapi Nggak Bisa Disebut Spesial

Mie Sapi Gajahan: Viral, tapi Nggak Bisa Disebut Spesial (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagaimana sih rasa Mie Sapi Gajahan yang sedang viral itu?

Saat ini Jogja mungkin saja bisa dibilang surganya kuliner. Banyak sekali jenis makanan baru saat ini yang tahu-tahu viral dan sangat mudah dibikin viral. Saya akui inovasi dari anak-anak muda sekarang ini semakin kesini semakin kreatif menciptakan berbagai makanan baru dan bisa dibilang tidak biasa. Selain itu, harganya rata-rata murah. Hal ini salah satu yang dapat menimbulkan rasa penasaran para penikmat kuliner.

Tidak sulit sekarang kalau mau explore kuliner recommended di Jogja. Media sosial punya segalanya, salah satunya adalah Instagram. Saya yakin hampir semua orang punya akun Instagram yang bukan hanya difungsikan untuk ber-medsos-an, tapi untuk sarana iklan juga. Banyak juga akun-akun yang memang dibuat khusus untuk merekomendasikan sebuah objek, makanan misalnya. Sebuah ide yang sangat bagus untuk jadikan Instagram sebagai media promosi.

Adalah Mie Sapi Gajahan, yang baru-baru ini sempat viral karena telah dipromosikan melalui akun Instagram @riderkulineran. Beberapa poin yang saya dapatkan mengapa Mie Sapi Gajahan menjadi viral: mi dan kwetiaw dengan minyak cabai, pangsit goreng, pangsit rebus, topping sapi merah dan ayam merah. Saya sendiri baru menemui mi dengan minyak cabai, ya walaupun mungkin di luar sana sudah banyak sih.

Inilah yang akhirnya membuat saya memutuskan untuk nyobain, kebetulan lokasinya dekat dengan kosan saya jadi tidak sulit menemukan kedainya. First impression yang saya dapatkan pertama kali setelah menjagangkan motor, terlalu biasa. Selayaknya warung mi pada umumnya tapi bukan suatu masalah yang besar untuk saya selama saya masih bisa mendapatkan tempat duduk.

Oke, karena judul kedainya adalah mi sapi, maka saya putuskan memesan mi sapi dan kwetiaw sapi untuk main menu dengan topping sapi merah, pangsit goreng, dan air mineral.

Lalu, bagaimana kesan saya?

Nggak spesial-spesial amat

Sebelum lanjut, saya mau disclaimer dulu ya. Semua yang saya tuliskan di sini adalah pendapat pribadi saya. Misal situ punya pendapat yang berbeda, ya itu semua selera. Masak ya mau debatin selera? Kagak ada ujungnya. Oke lanjut.

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Experience yang saya dapatkan selesai memakan mi sapi dan kwetiaw sapi dengan topping daging sapi merah adalah, not bad but not special.

Yang jadi catatan sih, Mie Sapi Gajahan yang dikenal dengan chili oil menurut saya kurang mendominasi. Mungkin karena terdapat pilihan: tidak pedas, sedang, pedas, jadi kurang maksimal. Saya sendiri memilih yang pedas dan bagi saya yang doyan pedas, kurang mendominasi di lidah saya. Melainkan rasa asin yang lebih mendominasi.

Saya sendiri lebih menyukai tekstur mienya daripada kwetiaw ketika sudah dicampurkan dengan chili oil. Coba aja nggak terlalu asin, pasti lebih balance kesatuan rasa yang diciptakan pada semangkok mi sapi itu.

Harga bukan murah, namun terjangkau

Biasanya Jogja akan sangat lekat dengan statement “murah”. Bagi saya, mungkin akan lebih tepat jika disebut relatif atau terjangkau. Menurut saya sendiri, untuk harga yang dipatok di Mie Sapi Gajahan ini cukup terjangkau dengan masing-masing mie dan kwetiawnya memiliki harga Rp14.000. Kemudian beberapa side menu seperti daging sapi merah, daging ayam merah dipatok dengan harga Rp5.000, pangsit goreng @Rp4.000. Jadi, sebaiknya untuk lebih bijak ketika akan memesan ya, hehehe.

Pelayanan yang cukup baik

Ini juga termasuk poin yang tidak kalah penting. Setiap orang pasti ingin diberikan pelayanan yang baik. Kedai Mie Sapi Gajahan memiliki kelebihan tersebut. Saya akui pelayanan dari proses pemesanan sampai pembayaran cukup baik dan cepat.

Walaupun tidak ada nomor meja, ketika kita diberikan kertas menu terdapat nama yang harus diisi. Cara yang cukup efektif untuk mengurangi resiko pesanan tertukar. Salah satu pelayan akan memanggil nama yang tertulis pada kertas menu, ketika konsumen merespons, maka pelayan tersebut akan membawakan pesanannya ke meja konsumen. Selain itu, para pelayan juga ramah-ramah kok.

Yang bisa saya sampaikan, Mie Sapi Gajahan bukanlah yang wajib dicoba, melainkan bisa dicoba. Bagi yang nggak suka pedas, cobain deh Mie Sapi Gajahan ini untuk bisa mendapatkan sensasi pedas yang beda. Dia punya rasa pedas yang tidak akan menyakiti perutmu kok. Tapi buat yang doyan pedes pake banget, keknya kurang cocok.

Kalau kalian nggak setuju, mending coba sendiri deh. Gas!

Penulis: Shila Nurita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jualan Mie Sapi Banteng, Satria Tinggalkan Sekolah Kuliner di Singapura

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 April 2023 oleh

Tags: Jogjamie sapi gajahanviral
Shila Nurita

Shila Nurita

Mantan mahasiswa Udinus.

ArtikelTerkait

5 Kegiatan yang Bisa Dilakukan Jokowi kalau Jadi Pensiunan di Solo Mojok.co kota solo umk solo

Solo Memang Tidak Seistimewa Jogja, Tidak Semanis Bandung, tapi Menawarkan Ketenangan dan Ketentraman

27 Juli 2024
Kuliah di Jogja Adalah Perjalanan Hidup yang Paling Saya Syukuri surabaya

Kuliah di Jogja Adalah Perjalanan Hidup yang Paling Saya Syukuri

1 Oktober 2022
Tips Pulang Malam agar Selamat dari Klitih di Bumi Romantis Bernama Jogja terminal mojok.co

Tips Pulang Malam agar Selamat dari Klitih di Bumi Romantis Bernama Jogja

11 November 2020
Jalanan Pogung Sleman Nggak Menyesatkan dan Membingungkan, asal Mengikuti Panduan Saya Ini Mojok.co

Ingin Lihat Indonesia Emas Sekaligus Indonesia Gelap? Datang Ke Pogung Jogja!

16 Agustus 2025
jogja

Ada Apa dengan Jogja?

6 Juli 2019
Ilustrasi Pertigaan Jati Kencana Jogja Adalah Neraka di Tengah Kota (Unsplash)

Pertigaan Jati Kencana Jogja yang Padat dan Semrawut, Semakin Bikin Emosi Bahkan Stres Pengendara Sepeda Motor.

4 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.