Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

5 Saran agar Karyawan Cepat Beradaptasi di Kantor Baru

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
12 Oktober 2022
A A
5 Saran agar Karyawan Cepat Beradaptasi di Kantor Baru Terminal Mojok

5 Saran agar Karyawan Cepat Beradaptasi di Kantor Baru (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi sebagian karyawan, pindah kerja dari satu kantor ke kantor lain ibarat petualangan yang tak ternilai. Namun, nggak demikian bagi sebagian karyawan lainnya. Proses resign-bekerja di kantor baru-resign-bekerja di kantor baru seringnya bikin deg-degan, kurang nyaman, sekaligus mules nggak karuan. Padahal tuntutannya sama: harus cepat beradaptasi agar bisa bertahan dan menyesuaikan kinerja rekan satu tim.

Ada karyawan yang diberi waktu luang oleh perusahaan agar bisa segera beradaptasi. Tapi, ada juga karyawan yang dituntut secara terang-terangan untuk cepat beradaptasi dengan alasan kebutuhan bisnis. Pada akhirnya, perusahaan hanya menginginkan karyawan yang siap bekerja, bukan mereka yang kebanyakan leha-leha. Apalagi jika kita sudah punya satu atau beberapa pengalaman, tentu saja perusahaan punya ekspektasi tinggi pada kita.

Meski realitasnya nggak selamanya demikian, terkadang masalah justru datang dari diri sendiri. Faktor kesulitan beradaptasi ini beragam dan seringnya klise. Lingkungan kerja baru yang kurang sesuai lah, kangen rekan kerja di kantor lama lah, ibu kantin di kantor baru nggak ramah, dan sejuta alasan lainnya.

Nah, supaya proses adaptasi lebih mudah dan tetap profesional di waktu bersamaan, saya akan memberikan saran yang cukup brilian buat kalian yang berencana pindah ke kantor baru.

#1 Gunakan konsep “kosongkan gelas”

Percaya atau nggak, konsep ini sangat penting untuk diaplikasikan oleh para karyawan yang baru saja pindah ke kantor baru. Kantor baru artinya lingkungan kerja baru, tanggung jawab baru, rekan kerja baru, dan tentu saja tantangan baru.

Dengan “mengosongkan gelas”, kalian akan lebih siap menerima segala informasi, wawasan, dan hal baru di kantor yang baru. Intinya, kalian siap mempelajari tugas baru yang diberikan. Sadar atau nggak, konsep mengosongkan gelas ini akan menggiring kalian pada visi, perencanaan, dan strategi yang baik dalam melakukan segala tanggung jawab di kantor baru.

#2 Jangan congkak meski sudah berpengalaman

Kebiasaan buruk yang nggak disadari sebagian karyawan yang sudah punya pengalaman kerja ketika pindah kantor adalah merasa congkak. Kebanyakan karyawan yang punya pengalaman yakin bisa beradaptasi dan melakukan ini itu karena merasa sudah punya bekal dan modal.

Padahal di kantor baru, sekalipun lini bisnisnya serupa, tetap akan ada perbedaan walau nggak signifikan. Bisa saja ada perbedaan alur atau proses kerja, sistem kerja, hingga laporan yang harus dibuat. Bagus kalau kalian punya modal dasar dalam proses kerja, tapi tetap bakal ada penyesuaian yang harus kalian lakukan.

Baca Juga:

5 Hal yang Mungkin Terjadi Andai Saya Jadi Karyawan MR DIY

4 “Dosa” Indomaret dan Alfamart yang Bikin Kesal Pelanggan

#3 Jangan malu membuka obrolan dengan senior atau atasan

Poin ketiga ini sepele, tapi sering dilupakan. Atau bahkan ada juga yang merasa sungkan karena khawatir dikira caper apalagi statusnya masih karyawan baru. Padahal proaktif dalam sesi tanya jawab atau diskusi itu penting, lho. Tujuannya supaya kalian bisa menyerap apa saja yang perlu dilakukan dan dihindari untuk pencapaian KPI.

#4 Siapkan action plan untuk periode tertentu

Setelah membuka obrolan dan berdiskusi dengan para senior atau atasan terkait hal yang harus kalian kerjakan, tahap berikutnya adalah menyusun action plan: rencana yang sangat mungkin dilakukan untuk mencapai visi yang sudah ditetapkan. Buat rencana yang doable sekaligus reachable, jangan bluffing biar kalian terlihat memukau.

Memang sih nggak semua atasan akan bertanya tentang action plan secara rinci dan gamblang. Namun, jika kalian bisa menyusunnya lebih dulu dan diutarakan saat meeting, tentu akan menjadi indikator penilaian yang baik mengingat kalian baru bergabung di kantor baru. Action plan bisa disusun untuk periode tertentu, misal satu bulan pertama, tiga sampai enam bulan mendatang, dst.

#5 Move on dari bayang-bayang kantor lama

Saran terakhir ini cukup fundamental, ygy. Sebab, nggak sedikit karyawan yang baru pindah membanding-bandingkan kantor lama dengan kantor yang baru. Saran saya sih mending fokus ke kantor baru saja. Jalani pilihan teranyar kalian dengan yakin seyakin saat kalian memutuskan untuk resign dari kantor lama.

Kelima saran di atas bisa kalian coba sendiri keampuhannya. Semoga proses adaptasi di kantor baru yang harus kalian jalani jadi lebih mudah dan ringan, ya!

Penulis: Seto Wicaksono
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Berteman dengan Office Boy Kantor Wajib Hukumnya bagi Karyawan Baru.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2022 oleh

Tags: adaptasikantor baruKaryawanKaryawan Baru
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

bos marah cara mengatasi bos marah mojok

Bos Hobi Marah-marah Nggak Tahu Tempat? Resign Aja!

6 September 2021
Quiet Quitting: Seni Bekerja Seperlunya dengan Istilah yang Lebih Ribet Aja

Quiet Quitting: Seni Bekerja Seperlunya dengan Istilah yang Lebih Ribet Aja

3 September 2022
Proses Layoff Memang Nggak Pernah Mudah, Termasuk bagi para HRD dan Perusahaan Terminal Mojok.co

Proses Layoff Memang Nggak Pernah Mudah, Termasuk bagi para HRD dan Perusahaan

25 Mei 2022
Sisi Gelap Kerja di SCBD: Gaji Sebulan Habis buat Hedon Gara-gara Stres Kerjaan

Sisi Gelap Kerja di SCBD: Gaji Sebulan Habis buat Hedon Gara-gara Stres Kerjaan

25 Mei 2025
Ormawa yang Menjelma Jadi Event Organizer: Dekadensi atau Cara Beradaptasi?

Ormawa yang Menjelma Jadi Event Organizer: Dekadensi atau Cara Beradaptasi?

25 November 2023
5 Drama Korea yang Diadaptasi dari Serial Barat, Wajib Ditonton

5 Drama Korea yang Diadaptasi dari Serial Barat, Wajib Ditonton

10 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.