Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Formasi yang Harus Ada dalam CPNS 2023: dari QA sampai Social Media Specialist

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
5 Agustus 2022
A A
Menerka Alasan CPNS Mundur setelah Lulus Seleksi cpns 2023

Menerka Alasan CPNS Mundur setelah Lulus Seleksi (Pak Dudung via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Formasi-formasi berikut ini harus ada dalam CPNS 2023 mendatang.

Ketika SD, banyak yang bercita-cita jadi polisi, pilot, atau pramugari. Makin tua, cita-cita ini mulai realistis. Entah jadi staff kantoran, punya toko kelontong, atau jadi guru spiritual di padepokan. Tapi cita-cita yang selalu abadi adalah jadi PNS. Entah apapun posisinya, pokoknya jadi PNS.

Bisa dimaklumi. Jadi PNS itu masih dianggap prestige tersendiri. Selain kebanggan yang janjane biasa wae, jadi PNS juga mengamankan masa depan. Dari tunjangan ini itu, jenjang karir, sampai mitos kebal pecat. Tentu semua kelebihan ini disempurnakan dengan uang pensiun. Minimal anak anda tidak jadi sandwich generation.

Sayang, cita-cita ini tidak mudah diraih. Bukan perkara tes njelimet dan beribu saingan. Tapi, keterbatasan posisi yang ditawarkan. Biasanya sih, posisi selama ini masih bau-bau era Orba, alias so yesterday. Padahal kebutuhan hari ini lebih beragam dan menuntut softskill lebih kompleks.

Apalagi dengan mimpi revolusi 4.0. Masak negara mau menuju era itu dengan struktur PNS yang sama dengan 10-20 tahun lalu. Yo ngoyoworo. Jika memang negara mau serius menuju digitalisasi pemerintahan, ya formasi di kepegawaian mereka harus sesuai. Dan menggunakan pihak swasta untuk mengisi formasi ini juga bukan solusi.

Saya pikir beberapa jabatan ini perlu ada dalam formasi CPNS 2023. Dan tidak lagi diisi oleh jabatan yang tidak terfokus atau rangkap sana sini. Harapannya sih, pemerintah tidak lagi memimpikan revolusi 4.0 dengan mentalitas Orba tadi. Selain itu, pemerintah bisa mengapresiasi berbagai keahlian yang selama ini diremehkan mertua.

#1 Quality Assurance

Ketika wacana pemerintah akan membuat super-aplikasi, saya langsung geli sendiri. Mengingat ada ribuan aplikasi setengah matang yang menjadi beban negara. Bahkan Kemenkominfo harus menutup 24 ribu aplikasi yang selama ini dijalankan setiap instansi.

Maka posisi Quality Assurance (QA) ini jadi penting dan harus ada di lowongan CPNS 2023. Masak setiap aplikasi selalu ada bug. Rakyat kan mau mendapat kemudahan akses ke pemerintah. Bukan butuh permainan “cari dan temukan kesalahan aplikasi pemerintah”. Dengan adanya QA ini, setidaknya aplikasi pemerintah ke depan tidak dapat bintang 1 di Google Play.

Baca Juga:

4 Alasan Pegawai P3K Baru Harus Pamer di Media Sosial

Tunjangan Kinerja buat ASN, Beban Kerja buat Honorer, di Mana Adabmu?

#2 Programmer dan Tim IT

Yang bikin saya geli lagi tentang super-aplikasi tadi adalah proses produksi. Masak lagi-lagi memakai tenaga swasta. Pertama, pemborosan anggaran. Kedua, mempersulit pemeliharaan aplikasi dan produk digital lain. Ketiga, kelihatan primitif. Padahal pemerintah doyan memuja “karya anak bangsa”. Ironisnya, di dalamnya sendiri belum mandiri pada urusan digital.

CPNS 2023 harus membuka web developer, App developer, information security, database administrator, sampai IT support. Selama ini mereka bekerja di luar payung pemerintah. Padahal hari ini kebutuhan urusan IT dan digitalisasi sedang tinggi. Masak pemerintah, yang katanya harus mandiri dan berdikari, terus-terusan pakai pihak ketiga untuk ini?

#3 Social Media Specialist

Sebagai mantan Social Media Specialist (SMS), saya gregetan melihat media sosial pemerintah. Dari sok asik, meme resolusi rendah, sampai banjir foto kepala dinas menjadi ciri khas medsos plat merah. Memang sudah ada staf SMS di beberapa kementerian dan instansi. Tapi, biasanya diisi staff non PNS ataupun tunjuk staff yang ada. Tidak ada jabatan struktural khusus SMS dalam formasi ASN.

Padahal urusan medsos tidak bisa disepelekan. Cara mudah pemerintah untuk dekat dengan rakyat ya melalui medsos ini. Maka perlu adanya  formasi baru khusus di CPNS 2023 sebagai SMS. Bahkan tiap instansi perlu formasi ini minimal satu. Sehingga seorang SMS di instansi ini benar-benar diisi oleh pakar di bidangnya. Bisa melakukan riset sampai strategi konten. Dan setiap instansi bisa merangkul masyarakat lebih erat.

#4 Proofreader

Saya pikir jabatan sejenis ini memang sudah ada di beberapa formasi CPNS. Tapi, yang benar-benar fokus di situ belum terlihat. Buktinya, UU Ciptaker alias Omnibus Law kemarin masih dibanjiri typo. Belum lagi buklet dan buku saku kedinasan. Padahal bahasa kita satu, bahasa Indonesia. Bukan bahasa salah ketik.

Jadi setiap instansi minimal perlu satu proofreader. Minimal sebelum terbit, sudah tidak ada kesalahan kepenulisan. Meskipun muatan UU atau buklet nanti dipermasalahkan rakyat, yang penting nulisnya benar dulu.

Kok bare minimum banget ya…

#5 Admin Medsos

Kasusnya sama dengan SMS. Isinya selalu staff non ASN, asal tunjuk, ataupun anak magang. Dan akhirnya banyak admin TikTok & Instagram kepemerintahan yang sok asik karena tidak fokus dalam fungsinya. Beruntung admin Tiktok Ditjen Pajak yang viral kemarin cukup mumpuni, meskipun rangkap jabatan SMS dan admin. Tapi bagaimana dengan instansi lain?

Mending jabatan ini dibakukan sekalian sebagai ASN, mulai pada CPNS 2023. Jadi jelas fungsi dan pertanggung jawabannya. Dan ini juga meminimalisir admin dadakan yang salah like konten tidak senonoh itu. Apalagi admin medsos adalah cerminan instansi. Jadi wajah di depan masyarakat. Dan minimal  kalau mereka PNS dengan formasi Admin Medsos kan mereka lebih bertanggung jawab terhadap medsos yang dipegang.

Itulah formasi yang harus dibuka pada CPNS 2023 mendatang. Saya ulangi lagi, harus dibuka. Biar program pemerintah yang 4.0-4.0 ini tetap sesuai jalur dan nggak terkesan sebagai jargon doang.

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Menerka Alasan CPNS Mundur setelah Lulus Seleksi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2022 oleh

Tags: cpns 2023pnsQASocial Media Specialistweb developer
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

PPK, Jabatan yang Paling Dihindari oleh PNS

PPK, Jabatan yang Paling Dihindari oleh PNS

17 Oktober 2022
3 Hal yang Harus Disyukuri Menjadi PNS Daerah Terminal Mojok

3 Hal yang Harus Disyukuri Menjadi PNS Daerah

3 Mei 2022
Kerja Berharap Reward? Jangan Jadi PNS! Shutterstock

Kerja Berharap Reward? Jangan Jadi PNS!

24 April 2022
Sisi Gelap Kerja di Pemerintahan: Enak, sih, kecuali Jadi Ajudan Pimpinan Instansi Daerah

PNS Sebaiknya Ambil Kesempatan Tugas Belajar, Banyak Manfaatnya!

23 November 2022
Penyesalan Saya yang Terlalu Manja karena Orang Tua Berstatus PNS (Unsplash)

Penyesalan Saya yang Terlalu Manja karena Orang Tua Berstatus PNS

10 Januari 2023
jadi presiden selama sehari lambang negara jokowi nasionalisme karya anak bangsa jabatan presiden tiga periode sepak bola indonesia piala menpora 2021 iwan bule indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

Andai Saya Jadi Presiden Selama Sehari, Saya Akan Melakukan Dobrakan Ini

24 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.