Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Undip, Kampus yang Ramah untuk Perantau Newbie

Uli Aprilia Mukaromah oleh Uli Aprilia Mukaromah
31 Juli 2022
A A
Rekomendasi 4 Warung Makan Akhir Bulan buat Mahasiswa Undip Terminal Mojok perantau

Rekomendasi 4 Warung Makan Akhir Bulan buat Mahasiswa Undip (Adiputra/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Undip adalah kampus ramah perantau. Nggak percaya? Sa kasih buktinya.

Sebagai anak yang sejak lulus SMA belum pernah ke mana-mana, mempertimbangkan tempat yang cocok untuk melanjutkan studi adalah hal yang krusial dan cukup penting. Pasalnya kita akan tinggal di tempat tersebut setidaknya tiga atau empat tahun, syukur-syukur tidak lebih. Dan, jadi perantau itu dasarnya emang nggak mudah. Maka, segala faktor perlu dipertimbangkan.

Kenyamanan lingkungan kampus juga salah satu faktor yang menunjang bisa survive atau tidaknya kita nanti saat di jenjang kuliah. Dan kampus yang menurut saya lingkungannya mendukun dan nyaman untuk perantau newbie adalah Undip.

Undip atau Universitas Diponegoro tidak lain tidak bukan adalah perguruan tinggi negeri bagi mahasiswa sarjana, magister, dan doktoral yang terletak di Kota Semarang, Jawa Tengah. Setelah cukup berumur, Universitas ini nyatanya semakin berkembang dan bisa mengibarkan benderanya di deretan universitas-universitas terbaik di bumi Nusantara.

Tanpa memandang dari sisi prestasi, fasilitas, animo, dan berbagai daya tarik internal dari kampusnya, Undip memang nyaman sebagai tempat untuk menimba ilmu. Terlebih bagi kita yang belum pernah merantau sebelumnya, belum banyak bepergian, baru pertama kali jauh dari rumah. Berikut adalah beberapa alasannya:

#1 Kawasan kampusnya memusat

Memang lokasi kampus Undip tidak hanya di Kota Semarang saja. Ada yang di Jepara, ada juga yang di Pekalongan dan lain sebagainya. Namun untuk kampus utama yang berada di Tembalang, Kota Semarang, ia memiliki area kampus yang luas namun memusat. Dalam artian tidak tercampur dengan pemukiman warga dan sebagian besar fakultasnya saling terhubung.

Hal tersebut membuat kawasan kampus menjadi intensif dan terhindar dari gangguan keramaian yang disebabkan oleh aktivitas-aktivitas di luar kampus. Warga sekitar juga tidak terganggu dengan kegiatan mahasiswa di dalam kampus. Bagi mahasiswa baru hal ini cukup membantu, menghindari diri dari tersesat atau telat masuk kelas karena bingung mencari gedung. Namun, apabila tersesatnya di warung lumpia dan soto swegerrr itu beda lagi ceritanya.

#2 Biaya hidup manusiawi

Biaya hidup di Kota Semarang masih dapat dikatakan terjangkau apabila dibandingkan dengan kota-kota besar lain seperti Jakarta atau Surabaya. Makanan di sekitar kampus masih ramah anak kos. Segala jenis makanan ada. Mi ayam, bakso, you name it. Kita sudah bisa makan enak dengan uang 10 sampai 15 ribu, sudah dengan es tehnya juga. Perkara es teh ini penting, sebab seperti yang kita tahu terkadang letak Semarang itu berpindah. Dari yang tadinya di Jawa Tengah, tiba-tiba pindah ke Venus, mepet Matahari.

Baca Juga:

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

Biaya sewa kos per bulan atau per tahunnya juga tidak bikin botak dompet dan kepala. Baik kost putra atau putri, banyak yang memasang harga di angka 500 ribu per bulan dengan fasilitas yang lengkap dan nyaman. Namun bagi kalian yang memang sultan, di sekitar kampus juga banyak kos-kos ala princess yang biaya per bulannya bisa untuk nyicil motor.

#3 Warga lokal yang ramah dan memanusiakan manusia

Mungkin karena letaknya yang tidak pusat kota, lingkungan Undip masih berbaur dengan warga lokal yang kental akan tegur dan sapa. Meski semua dan tidak bisa dipukul rata, namun kebanyakan seperti itu.

Contohnya adalah ketika menyapa atau menganggukkan kepala dengan orang asing di gang-gang komplek juga akan dibalas dengan angguk atau senyum serupa oleh warga sekitar. Sebuah fenomena yang mungkin sudah sulit ditemukan di kota metro atau megapolitan.

#4 Tempat refreshing yang ramah di dompet

Kampus yang didirikan pada 1957 ini memiliki tempat refreshing nya sendiri. Yang pertama adalah waduk kampus atau Waduk Pendidikan Diponegoro yang tempatnya nyaman dan cocok untuk jalan-jalan pagi ataupun sore. Ada juga jogging track yang kurang lebih fasilitasnya hampir sama dengan lingkungan waduk, namun di jogging track ini ada fasilitas olahraga tersendiri. Ada lagi tempat yang mirip, bisa untuk olahraga yaitu stadion kampus, selain luas di sini juga pas untuk sekedar menghabiskan sore atau cuci mata memandang adek-adek maba yang menawan.

Selain tempat favorit tadi, di UNDIP juga ada Taman Rusa. Tempat tersebut biasanya ramai di akhir pekan karena banyak orang tua yang membawa anak kecilnya melihat rusa yang ada di sana.

Tidak hanya itu, kali ini ada Lapangan Tembak dan Bukit Diponegoro. Meskipun letaknya sedikit lebih jauh dari pusat kampus, namun dua tempat ini juga ideal untuk menghabiskan waktu luang untuk sekedar duduk-duduk atau ngapain lah bebas. Tempat ini ramai di pagi dan sore hari. Bila matahari sedang tepat pada tempatnya, kita semua dapat menyaksikan senja yang cantik dari sana.

Tidak ada biaya masuk yang dikenakan. Namun, khusus untuk Bukit Diponegoro, apabila kita ke sana di waktu ramai, kadang ada petugas yang berjaga di pintu masuk dan kita akan diminta uang sebesar 2 ribu sebagai uang kebersihan.

#5 Palugada

Meskipun letaknya tidak di pusat Kota Semarang yang dekat dengan Simpang Lima, memang benar Undip menjadi kota yang tidak kota-kota amat. Namun, fasilitas yang ada di sana tidak kalah lengkap serta mudah di akses.

Di dekat gerbang depan, tidak sulit bagi kita menemukan Gramedia, Eiger, Mie Gacoan, Trafic Bun, KFC, MCD, KFC, Burger King, dan lain sebagainya. Driver Gojek, Grab, Shopee Food juga banyak berkeliaran tersebar di seluruh penjuru kota.

Apabila ingin ke swalayan yang menyediakan barang dengan harga grosir juga tidak terlalu jauh. Semua ada, yang tidak ada hanya kejelasan antara hubunganmu dengan dirinya.

Dan satu yang tidak kalah penting adalah tempat ngopi! Kedai kopi sungguh menjamur di Tembalang. Meskipun saling bersebelahan, tapi semuanya ramai dan tidak kekurangan pelanggan.

Itu tadi adalah alasan-alasan yang mungkin bisa dipertimbangkan bagi kalian yang ingin, akan atau sedang kuliah di Undip. Bagi yang baru pertama kali merantau dengan lingkungan yang mendukung, sudah pasti itu akan membantu kalian untuk cepat beradaptasi dan menyamankan diri dengan lingkungan sekitar.

Penulis: Uli Aprilia Mukaromah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 6 Tipe Nama Kampus Indonesia, UGM dan Undip Paling Ruwet

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 31 Juli 2022 oleh

Tags: newbieperantauSemarangtembalangundip
Uli Aprilia Mukaromah

Uli Aprilia Mukaromah

Yang punya Levitasi.

ArtikelTerkait

Jalan di Daerah UNNES Semarang Bikin Saya Bete, Nggak Cuma Sempit tapi Juga Banyak Pengendara Ugal-ugalan di Sana

Jalan di Daerah UNNES Semarang Bikin Saya Bete, Nggak Cuma Sempit tapi Juga Banyak Pengendara Ugal-ugalan di Sana

22 Juli 2024
Gunungpati, Satu-satunya Daerah di Semarang yang Panasnya Masih Bisa Ditoleransi

Gunungpati, Satu-satunya Daerah di Semarang yang Panasnya Masih Bisa Ditoleransi

29 Januari 2025
Surabaya Jauh Lebih Superior dari Semarang (Unsplash)

Semarang Boleh Lebih Superior Ketimbang Cikarang, tapi Masih Kalah Jauh Dibandingkan Surabaya

17 Juli 2023
Stasiun Tanjung Priok di Mata Perantau Jogja: Stasiun Terminus Paling Megah di Jawa, tapi Jauh dari Mana-mana

Stasiun Tanjung Priok di Mata Perantau Jogja: Stasiun Terminus Paling Megah di Jawa, tapi Jauh dari Mana-mana

23 Juli 2024
Dosa Penjual Lumpia Semarang yang Bikin Lumpianya Bau Pesing

Dosa Penjual Lumpia Semarang yang Bikin Lumpianya Bau Pesing

6 Februari 2023
Banyuwangi: Ditinggal Ngangeni, Ditunggui Bikin Sakit Hati

Banyuwangi: Ditinggal Ngangeni, Ditunggui Bikin Sakit Hati

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

26 Januari 2026
8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut sebagai Jurusan Paling Green Flag Mojok.co

8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut Jurusan Paling Green Flag

27 Januari 2026
5 Kebohongan Malang yang Perlu Sedikit Diluruskan Mojok.co

5 Kebohongan Malang yang Perlu Sedikit Diluruskan

25 Januari 2026
Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

25 Januari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah
  • Kalau Mau Bersaing di Era AI, Indonesia Butuh Investasi Energi 1 Triliun Dolar AS
  • Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.