Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

5 Drama Korea Fantasi Terbaik Sepanjang Masa

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
15 Juni 2022
A A
5 Drama Korea Fantasi Terbaik Sepanjang Masa Terminal Mojok

5 Drama Korea Fantasi Terbaik Sepanjang Masa (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Drama Korea kerap menghadirkan genre fantasi. Dalam setahun, pasti ada beberapa judul drama yang ceritanya imajinatif. Saking bejibun dan berkualitasnya, paling nggak ada satu drama Korea fantasi yang masuk dalam nominasi penghargaan tahunan, seperti Baeksang Arts Awards maupun malam penganugerahan yang diadakan oleh tiga stasiun televisi nasional Korea Selatan.

Drama Korea bergenre fantasi cukup identik dengan menghadirkan makhluk-makhluk legenda Korea yang dikolaborasikan dengan kondisi era modern atau dipasangkan dengan manusia biasanya. Meskipun begitu, ada pula drama yang mengombinasikan entitas-entitas khayalan yang lebih familier buat penonton di luar negeri.

Dari banyaknya drama Korea fantasi yang pernah dirilis, ada lima drama yang pantas untuk dimahkotai sebagai drama Korea fantasi terbaik sepanjang masa. Cus, simak daftarnya berikut ini.

#1 Tale of Nine Tailed

Kalau dibandingkan dengan drama lain dengan premis serupa, Tale of Nine Tailed jauh lebih unggul. Pasalnya, dalam drama yang dibintangi oleh Lee Dong Wook, Jo Bo Ah, dan Kim Bum ini nggak hanya menghadirkan gumiho sebagai legenda. Ada banyak makhluk yang familier dalam dongeng maupun cerita rakyat Korea yang muncul dalam drama ini. Sebut saja bulgasari, imugi, pengantin siput, hingga roh kegelapan.

Gumiho dalam Tale of Nine Tailed pun bukan sekadar siluman rubah berekor sembilan yang hidup selama ratusan tahun hingga akhirnya menemukan pujaan hatinya. Gumiho dalam drama ini lebih beragam. Ada gumiho “pure blood” yang ditampilkan oleh Lee Dong Wook serta “half blood”, yakni keturunan gumiho dan manusia, yang diperankan oleh Kim Bum. Gumiho juga punya “pekerjaan”, seperti menjadi roh penjaga gunung. Dijelaskan pula bahwa setiap gumiho memiliki manik rubah dan keterbatasan dalam menggunakan kekuatan magisnya. Jadi, kerasa banget deh fantasinya.

#2 Black Knight

Reinkarnasi dan karma jadi premis utama dalam Black Knight. Seorang pebisnis yang secara nggak sengaja berjumpa dengan seorang pegawai agen perjalanan di negara yang asing ternyata punya takdir yang sudah terjalin sejak dua ratus tahun lalu. Gadis itu rupanya adalah pelayan sekaligus kekasihnya di masa lalu, yang ia cintai sembunyi-sembunyi sebab status bangsawan tak mengizinkannya.

Selain romansa yang tak lekang oleh waktu, Black Knight juga menghadirkan sosok manusia yang hidup dalam keabadian. Mereka hidup melintasi waktu, dari era Joseon, pendudukan Jepang, hingga zaman modern. Keabadian ini harus mereka tanggung setelah melakukan dosa di masa lalu. Siapakah figur manusia abadi dan dosa apa yang pernah mereka perbuat? Silakan ditonton sendiri.

Nilai plus dari drama ini adalah tempat syutingnya yang nggak hanya di Korea Selatan. Di awal episode, kita akan banyak diajak berkeliling ke ibukota Slovenia, Ljubljana. Lumayan, bisa liburan daring berkeliling kastil-kastil khas Eropa Tengah bersama Kim Rae Won dan Shin Se Kyung.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

#3 Abyss

Si cantik yang dulu jadi pujaan semua orang kini berubah jadi si biasa aja, dan si jelek yang dulu cuma bisa mencintai si cantik sambil insecure kini berubah jadi seganteng Arjuna. Inilah cerita yang dialami oleh Ahn Hyo Seop dan Park Bo Young. Takdir ini bisa berlangsung berkat benda langit misterius bernama Abyss yang membuat mereka bangkit dari kematian dengan penampilan yang benar-benar berbeda.

Meski memiliki poster yang cenderung bikin orang-orang skeptis, Abyss sebenarnya sangat menjanjikan. Naskahnya yang well-prepared, aktor dan aktris yang bisa membawakan peran dengan baik, serta akhir yang manis tentu nggak akan bikin penonton manapun kecewa setelah menontonnya.

#4 Hotel Del Luna

Banyak orang yang mengatakan bahwa Hotel Del Luna overrated. Tapi menurut saya, popularitasnya itu memang pantas didapatkan sehubungan dengan kualitas yang memang ditawarkan oleh drama ini.

Hotel Del Luna bukan sekadar memperlihatkan konsumerisme Jang Man Wol (IU), pemilik hotel hantu yang hidup abadi sebagai bayaran atas karma di masa lalu. Hotel Del Luna juga nggak cuma berkutat pada cinta tanpa syarat yang ditunjukkan Gu Chan Sung (Yeo Jin Goo) dan Go Cheong Myeong (Lee Do Hyun). Hotel Del Luna punya banyak cerita yang menguras air mata dari para arwah yang menceritakan ulang kehidupan mereka. Kisah-kisah komedi yang menciptakan gelak tawa pun bisa kita temukan di sini. Ada pula pembalasan dendam yang akan membuat kita ikut puas meski kalau dipikir-pikir jahat juga.

Bahkan bisa saya katakan bahwa drama ini sempurna dari segi pengembangan karakter dan cerita, sinematografi, hingga poster dan OST-nya. Agak disayangkan hanya OST-nya yang berhasil memenangkan penghargaan sementara dramanya sendiri cuma masuk nominasi.

#5 Angel’s Last Mission: Love

Dan (Kim Myung Soo), malaikat pembuat onar yang harus menyelesaikan misinya untuk bisa kembali ke surga. Dan mendapatkan tugas dari archangel atau kepala malaikat untuk menemukan cinta sejati bagi seorang balerina buta yang hidup dalam kelicikan keluarganya.

Angel’s Last Mission: Love menjadi seru karena si balerina yang bernama Lee Yeon Seo (Shin Hye Sun) ini kejam, abusif, dan galak pada orang-orang di sekitarnya, termasuk staf setia yang sudah menjaganya sejak kecil. Misi Dan jadi sulit untuk diselesaikan karena tabiat Yeon Seo. Yeon Seo juga sudah terlanjur punya trust issue pada orang lain semenjak keluarganya yang selalu berusaha mencelakainya untuk bisa mengambil alih agensi baletnya.

Kita akan merasa gemas dengan berharap agar Dan bisa menyelesaikan misinya. Sebab, jika Dan nggak bisa menuntaskan tugas sebelum tenggat waktu, ia akan menjadi manusia. Tapi Dan justru nggak mencarikan cinta sejati bagi Yeon Seo karena malah dirinya sendiri yang jatuh cinta pada si balerina. Wah, gimana, dong?

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Eve: Drama Korea Terbaru Seo Ye Ji yang Meresahkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2022 oleh

Tags: drama koreaFantasiterbaik
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

4 Film Korea Bergenre Fantasi yang Sayang Untuk Dilewatkan Terminal Mojok

4 Film Korea Bergenre Fantasi yang Sayang Untuk Dilewatkan

29 Januari 2022
Yang Gwan-sik dalam Drakor Netflix When Life Gives You Tangerines : Takhta Tertinggi Cowok Green Flag

Yang Gwan-sik dalam Drakor Netflix “When Life Gives You Tangerines”: Takhta Tertinggi Cowok Green Flag

11 Maret 2025
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married

6 Mei 2020
4 Web Series Korea Seru Buat Kamu yang Sibuk tapi Pengin Nonton terminal mojok

4 Web Series Korea Seru Buat Kamu yang Sibuk tapi Tetap Pengin Nonton

4 November 2021
5 Alasan Forecasting Love and Weather Sayang untuk Dilewatkan Terminal Mojok

5 Alasan Forecasting Love and Weather Sayang untuk Dilewatkan

17 Februari 2022
Tips Tetap Sehat Saat Nonton Drama Korea On Going

Tips Tetap Sehat Saat Nonton Drama Korea On Going

21 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet Mojo.co

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet

13 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

3 Tips Membeli Point Coffee dari Seorang Loyalis Indomaret, Salah Satunya Cari yang Ada Kursi di Depan Gerainya!

19 Januari 2026
Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

19 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.