Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Hitachi Seaside Park, Tempat Mekarnya Bunga-bunga Indah di Tepi Samudra

Febri Indriani oleh Febri Indriani
11 Juni 2022
A A
Hitachi Seaside Park, Tempat Mekarnya Bunga-bunga Indah di Tepi Samudra

Hitachi Seaside Park, Tempat Mekarnya Bunga-bunga Indah di Tepi Samudra (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Punya duit lebih dan ingin berlibur ke Jepang? Jangan lupa kunjungi Hitachi Seaside Park yaaa

Musim panas akan segera menyapa negara-negara di belahan bumi utara, salah satunya adalah Jepang. Dan yang namanya musim panas, rasanya tak lengkap tanpa festival. Nah, Jepang juga menjadi salah satu negara yang siap menyambut musim panas tahun ini. Festival-festival musim panas mulai digelar dan tempat-tempat wisata mulai dibanjiri pengunjung seiring liburnya murid-murid sekolah di musim ini.

Bicara mengenai musim panas, tak pantas rasanya apabila melewatkan pembahasan mengenai Hitachi Seaside Park. Nah, dalam artikel ini, saya akan membahas tentang Hitachi Seaside Park. Apa saja sih yang jadi daya tarik tempat wisata ini?

#1 Punya beragam bunga yang ikonik

Daya tarik taman ini adalah bunga nemophila yang hanya mekar di pertengahan April hingga awal Mei. Meskipun demikian, bukan berarti taman bunga ini lantas tutup ketika nemophila sudah tidak mekar lagi. Masih ada bunga-bunga musiman lainnya yang juga menjadi favorit banyak orang.

Untuk musim panas, bunga yang mekar adalah kochia. Tanaman unik yang membulat seperti semak-semak kerdil ini juga menjadi ikon Hitachi Seaside Park bersama dengan nemophila. Selama musim panas, kochia akan berwarna hijau sebelum berubah menjadi warna merah selama awal musim gugur.

Selain itu, ada bunga narcissus yang mekar dari awal Maret hingga pertengahan April, tulip yang juga mekar selama bulan April, serta mawar yang mekar dari Mei hingga Juni dan kembali mekar di bulan November. Website resmi Hitachi Seaside Park juga menampilkan bunga-bunga yang sedang mekar sesuai tanggal kunjunganmu, lengkap dengan keterangan waktu puncak mekarnya bunga-bunga tersebut.

#2 Berada di tepi samudra

Istilah “Seaside Park” bukan sekadar tempelan belaka. Taman bunga yang berada di prefektur Ibaraki ini memang berada di sisi laut. Dari atas bukit dengan hamparan bunga, wisatawan dapat melihat keindahan Samudra Pasifik yang tak berbatas hingga ke cakrawala. Kabarnya, pertemuan arus air hangat dan air dingin di Samudra Pasifik membuat berbagai jenis bunga, baik dari iklim utara maupun iklim selatan, bisa mekar di tempat ini.

#3 Simbol Perdamaian

Sebelum menjadi lokasi wisata, bukit Miharashi no Oka di Hitachi Seaside Park ini merupakan bekas bandara militer bernama Higashi-Mito Airport. Tempat ini sempat dibom US Air Force setelah Perang Dunia II berakhir dengan kekalahan Jepang pada Sekutu. Dahulu, sering terjadi insiden seperti ledakan bekas senjata dan ledakan bom. Mengingat lokasi ini dekat dengan pemukiman penduduk, tak jarang insiden itu memakan korban jiwa.

Baca Juga:

Pulang dari Jepang Bikin Sadar Betapa Bobrok Daerah Asal Saya

Mencoba Memahami Alasan Orang-orang Kabur dari Magang di Jepang

Pada 1987, warga pun mengembalikan lahan ini ke pemerintah dan mengusulkan untuk mengubah lahan menjadi taman sebagai simbol perdamaian dunia, bahwa lahan yang dulunya dihujani bom itu kini menjadi surga bunga yang indah.

#4 Punya event musiman

Siapa bilang bahwa kegiatan wisata di Hitachi Seaside Park terbatas pada melihat dan fotoin bunga saja? Ada beragam event menarik yang digelar di tempat ini. Yang pertama adalah Kochia Light Up yang digelar pada puncak musim panas di bulan Agustus. Event ini merupakan festival malam hari di mana padang kochia akan gemerlap dengan lampu LED warna-warni.

Selain itu, di musim dingin, Hitachi Seaside Park menampilkan Giant Chinese Zodiac Artwork, karya seni raksasa yang terbuat dari bunga dan buah pinus kering yang membentuk zodiak-zodiak China.

#5 Fasilitas lengkap

Apa gunanya tempat wisata Instagrammable apabila tidak disertai fasilitas lengkap? Yang jelas Hitachi Seaside Park tidak seperti itu. Taman ini menyediakan penyewaan kursi roda dan stroller gratis untuk memudahkan para lansia, penyandang disabilitas, dan orang tua dengan balita untuk menikmati taman ini. Disediakan pula Nursing Room untuk memudahkan orang tua mengasuh dan menyusui bayi mereka, serta Coin Locker untuk menitipkan barang. Wisatawan juga tidak perlu khawatir mengenai koneksi internet karena terdapat Wi-Fi gratis di seluruh penjuru taman ini.

Jenis tiket yang disediakan pun beragam. Ada tiket harian yang terbagi atas tiket reguler dan tiket musim khusus, yang masing-masing terbagi atas harga orang dewasa dan harga lansia. Hitachi Seaside Park juga menawarkan tiket two-days pass dan annual ticket yang terintegrasi dengan annual parking ticket. Taman ini tutup setiap Selasa, dan bila Selasa jatuh pada hari libur nasional, maka taman akan ditutup di hari selanjutnya.

Gimana, tertarik gas ke Jepang? Gas nggak sih, Lur~

Penulis: Febri Indriani
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Our Blues dan Isu Gangguan Mental pada Ibu Rumah Tangga.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Juni 2022 oleh

Tags: hitachi seaside parkjepangnemophila
Febri Indriani

Febri Indriani

Penyuka drama slice of life dan coming of age.

ArtikelTerkait

Perfect Blue

Perfect Blue: Film tentang Gelapnya Industri Hiburan yang Wajib Kalian Tonton

28 September 2021
Nonton Rurouni Kenshin Saat Anak-anak dan Dewasa Itu Beda Sensasinya terminal mojok.co

Nonton Rurouni Kenshin Saat Anak-anak dan Dewasa Itu Beda Sensasinya

22 Januari 2022
Sensasi Menikmati Film di Bioskop Jepang, Beda Banget dengan Indonesia

Sensasi Menikmati Film di Bioskop Jepang, Beda Banget dengan Indonesia

17 April 2022
Memotret Tanpa Izin Itu Norak!

Memotret Tanpa Izin Itu Norak!

6 November 2022
Pengalaman Jajan Kue Basah di Jepang Seperti Nagita Slavina (Unsplash)

Kayak Nagita Slavina, Ini Pengalaman Saya Jajan di Pasar Kue Basah di Jepang

22 Mei 2023
Salon de thé François industri musik jepang mojok

Nobunaga yang Beli Mi, Hideyosi yang Masak, Ieyasu yang Makan: Kisah Penyatuan Jepang

25 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.