Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

4 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Penggemar Drakor Saat Menonton Drama On Going

Rahma Liasa Zaini oleh Rahma Liasa Zaini
19 Maret 2022
A A
4 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Penggemar Drakor Saat Menonton Drama On Going Terminal Mojok

4 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Penggemar Drakor Saat Menonton Drama On Going (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Waktu masih kuliah tatap muka dulu, salah seorang dosen saya pernah berkata begini, “Kalian pernah membayangkan nggak kalau drakor kesayangan kalian itu nggak pernah ada atau episodenya sudah habis? Pasti kalian merasa ada yang kurang dalam hidup, kan? Nah, itu tanda kalau drakor sudah jadi budaya dalam hidup kalian.” Mendengar pernyataan beliau saat itu, saya merasa setuju. Memang rasanya ada yang kurang kalau belum nonton episode drama yang baru saja tayang, atau rasanya hampa saat drama yang diikuti tiba-tiba tamat.

Sebagai salah seorang penggemar drakor, saya terbiasa mengikuti drama yang sedang on going. Namun, nggak semua orang memilih untuk kejar-kejaran nonton episode terbaru. Ada juga sebagian orang yang justru memilih untuk menonton drama yang sudah tamat saja, bahkan ada yang pernah menulis soal jurus jitu menghabiskan 16 episode drakor dalam sehari di Terminal Mojok! Wow.

Mau nonton drakor yang sedang on going atau tunggu sampai selesai nggak masalah, tergantung kenyamanan masing-masing. Namun sayangnya, saya mengamati ada beberapa kesalahan yang dibuat sendiri oleh para penggemar drakor saat sedang nonton drama on going. Tentu saja ini bikin penggemar drakor seperti saya merasa tak nyaman dan hanya bisa geleng-geleng tiap melihatnya.

#1 Menyerang akun media sosial aktor/aktris

Beberapa waktu lalu, beberapa penggemar drakor dikejutkan dengan kejadian yang cukup menghebohkan di dunia maya. Akun Instagram Bona, salah satu aktris drama Twenty Five Twenty One, diserang netizen. Gara-garanya Ko Yu Rim (diperankan oleh Bona) nggak menerima kekalahannya saat bertanding dengan Na Hee Do (diperankan oleh Kim Tae Ri) di final Asian Games 1999.

Akun Instagram Bona “Ko Yu Rim” diserang netizen Indonesia (Unsplash.com)

Haduh, netizen yang budiman, Ko Yu Rim kan cuma tokoh fiktif, nggak usah terlalu baper kalau doi “jahatin” Na Hee Do. Lagi pula, kenapa malah akun asli pemerannya yang diserang, sih? Bona kan juga cuma akting. Ra mashok blas. Kalau pada gregetan lihat tingkah laku Ko Yu Rim yang nyebelin dalam drama, berarti aktingnya Mbak Bona bagus, dong? Buktinya sampai menyulut amarah netizen seantero dunia maya~

Yok lah, jangan suka menyerang orang lain dengan hate speech, nggak semua aktor/aktris kuat dengan komentar buruk, lho. Buktinya beberapa idola di Korea Selatan sana ada juga yang mencoba mengakhiri hidupnya karena komentar jahat yang diketik orang-orang. Lagi pula, ini cuma drama, Yeorobun, nggak usah sampai terbawa emosi gitu lah!

#2 Bikin teori sendiri

Sebagai seorang penonton yang baik, seharusnya kita menikmati karya dari writer-nim yang menulis alur cerita drakor yang sedang kita ikuti. Entah ceritanya akan berakhir bahagia atau nggak, itu di luar kendali kita. Sayangnya, masih banyak orang di luar sana yang malah sibuk bikin teori ending sebuah drakor. Saya nggak mau bilang itu hal yang nggak boleh, sih, tapi mbok ya sebagai penonton apa salahnya sih duduk manis dan menunggu kejutan apa yang bakal diberikan di tiap episode terbaru drakor? Ketimbang sibuk menerka-nerka dan bikin analisis yang nggak jelas.

Ini mah ceritanya belum tamat, masih ada 8 episode lagi, eh sudah bikin beragam teori ending cerita. Kalau mau punya andil dalam sebuah jalan cerita drakor, jadi krunya saja deh sana.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Mencoba menerka ending dari drakor yang sedang on going (Unsplash.com)

#3 Menganggap peran para aktor/aktris seperti “the real of reality”

Kesalahan lainnya yang sering dilakukan para penggemar drakor saat nonton drama on going adalah menyukai aktor/aktris karena peran yang dimainkan dan mengimajinasikan bahwa mereka seperti itu dalam kehidupan nyata. Duh, sudah 2022, masa masih mau larut dalam imajinasi semacam ini?

Para aktor/aktris itu kan cuma berakting, mereka hanya memainkan karakter orang lain yang diciptakan writer-nim. Jangan sampai ketika para aktor/aktris melakukan kesalahan, kita malah membela mati-matian hanya karena mereka memerankan karakter polos dan baik hati di drama. Atau, jangan sampai kita terlalu membenci aktor/aktrisnya hanya karena mereka memerankan karakter jahat dalam drama.

Cuma memerankan orang jahat atau baik dalam drama, kok (Unsplash.com)

#4 Suka jodoh-jodohin aktor/aktris drakor

Kesalahan terakhir yang sering dilakukan penggemar drakor saat nonton drama on going adalah menjodoh-jodohkan aktor dan aktris yang main dalam drama. Ya memang sih ada beberapa pasangan aktor dan aktris yang akhirnya menjalin cinta beneran lantaran sering ketemu di lokasi syuting, tapi sebagai penonton yang baik, sesuka apa pun kita sama chemistry antarpemain, mereka punya kehidupan pribadi masing-masing. Sebaiknya kita nggak usah ikut campur sama urusan mereka yang satu ini.

Ketika nonton drakor, sebenarnya bukan cuma para aktor/aktris yang dituntut untuk berakting secara profesional, penonton seperti kita juga dituntut untuk menonton secara bijak. Yuk, kurang-kurangin lah melakukan empat kesalahan di atas saat nonton drakor yang masih on going. Ingat, nonton drama mah dinikmati saja, nggak usah kebawa perasaan~

Penulis: Rahma Liasa Zaini
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Maret 2022 oleh

Tags: drama koreaKesalahan
Rahma Liasa Zaini

Rahma Liasa Zaini

Yang sedang berusaha untuk merdeka secara finansial.

ArtikelTerkait

Cafe Minamdang Drakor Kocak soal Dukun Abal-abal dan Konflik Hukum Terminal Mojok

Cafe Minamdang: Drakor Kocak soal Dukun Abal-abal dan Konflik Hukum

10 Juli 2022
Vincenzo Cassano dari Drama Korea 'Vincenzo', Si Consigliere Karismatik Berkepribadian Mediator terminal mojok

Vincenzo Cassano dari Drama Korea ‘Vincenzo’, Si Consigliere Karismatik Berkepribadian Mediator

4 April 2021
Kopiko, Permen Kopi Nasional yang Eksis di Drakor terminal mojok

Kopiko, Permen Kopi Nasional yang Eksis di Drama Korea

27 Oktober 2021
4 Alasan Choi Ung Our Beloved Summer Bikin Penonton Susah Move On Terminal Mojok

4 Alasan Choi Ung Our Beloved Summer Bikin Penonton Susah Move On

28 Januari 2022
Little Women, Memikat Sejak Dua Episode Pertama Terminal Mojok

Little Women, Memikat Sejak Dua Episode Pertama

5 September 2022
Mengintip 5 Drama Korea yang Bakal Rilis Tahun 2022 terminal mojok

Mengintip 5 Drama Korea yang Bakal Rilis Tahun 2022

17 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya Terminal

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

10 Mei 2026
Checklist Mahasiswa Semester Akhir: Siapkan Semua Berkas Ini Kalau Mau Lulus

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

12 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.