Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

5 Film Korea tentang Perselingkuhan, Please Jangan Ditiru!

Maria Monasias Nataliani oleh Maria Monasias Nataliani
7 Maret 2022
A A
5 Film Korea tentang Perselingkuhan, Please Jangan Ditiru Terminal Mojok

5 Film Korea tentang Perselingkuhan, Please Jangan Ditiru (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir-akhir ini isu perselingkuhan menjadi tema di segala waktu dan tempat. Mulai dari ide cerita Layangan Putus hingga berita perselingkuhan beberapa artis yang ramai belakangan ini. Tentu saja, nggak ada yang bisa dibenarkan dari bentuk ketidaksetiaan ini.

Bahkan menurut berbagai pakar, selingkuh bisa kita golongkan lagi menjadi 2 bagian besar yang bisa saling tumpang tindih. Pertama, selingkuh fisik di mana ada intimasi secara fisik pada orang yang bukan pasangan kita. Kedua, perselingkuhan emosional di mana menyeleweng dalam bentuk rasa suka, naksir, hingga perasaan romantis untuk orang lain.

Industri film Korea Selatan yang punya keragaman cerita dan sudut pandang, membuahkan beberapa film bertema perselingkuhan. Kebanyakan dikemas dalam genre romance drama, tapi ada juga lho yang disajikan dalam genre thriller dan komedi. Yuk kita bahas satu per satu.

#1 Another Child (2019)

Film bergenre drama ini merupakan debut penyutradaraan aktor kawakan Kim Yun Seok. Mengisahkan perjalanan Joo Ri (Kim Hye Jun) yang mengetahui aksi perselingkuhan sang ayah, Dae Won (Kim Yun Seok). Kim berselingkuh dengan Mi Hee (Kim So Jin), ibu dari teman satu sekolah Joo Ri, Young Joo (Yum Jung Ah).

Anak akan menjadi korban perselingkuhan orang tuanya (Unsplash.com)

Another Child memfokuskan cerita pada respons dua remaja perempuan yang kedua orang tuanya saling berselingkuh. Perasaan anak-anak ini sama-sama terluka. Kalau kalian nonton sampai akhir, film ini seolah mau bilang kalau perselingkuhan itu cuma menabur sakit hati dan kecewa, mengoyak keutuhan keluarga, pun menghancurkan masa depan orang terdekat.

#2 Scarlet Innocence (2014)

Salah satu film legend-nya Jung Woo Sung ya ini. Film besutan sutradara Im Pil Sung ini didasarkan pada dongeng klasik Korea Selatan, Simcheong Jeon, yang telah digubah dan dimodernisasi. Mengisahkan perselingkuhan antara profesor Hak Kyu (Jung Woo Sung) dengan seorang wanita muda bernama Deok Yi (Esom).

Bagian awal Scarlet Innocence bernuansa romance drama yang kental, memperlihatkan kedekatan antara Hak Kyu dan Deok Yi yang semakin menjadi-jadi. Hingga akhirnya pada suatu waktu Hak Kyu memilih kembali ke keluarganya. Dari situ konflik di antara mereka pun menjadi pelik dan nggak terkendali. Genre di bagian akhir film seolah dibengkokkan ke thriller, memberikan penyelesaian yang tragis buat keduanya.

#3 Obsessed (2014)

Film bergenre romance drama karya sutradara Kim Dae Woo ini juga mengambil tema besar: perselingkuhan. Berlatar Korea Selatan tahun 1969 semasa perang Vietnam terjadi, hubungan terlarang terjadi antara seorang kolonel bernama Kim Jin Pyeong (Song Seung Hun) dengan istri bawahannya, Jong Ga Eun (Lim Ji Yeon).

Baca Juga:

Penjelasan Ending Film The Great Flood buat Kamu yang Masih Mikir Keras Ini Sebenarnya Film Apa

7 Rekomendasi Film Dewasa Korea Terbaik Rating 18+ yang Sayang Dilewatkan

Kolonel Jin Pyeong pulang ke Korea setelah bertugas dari Perang Vietnam (Unsplash.com)

Secara garis besar, cerita disajikan dalam bentuk melodrama, cukup mainstream dengan berbagai bentuk perselingkuhan yang terjadi antara dua karakter utamanya. Sayangnya ketika Ga Eun berniat tobat dan mengakhiri hubungan gilanya dengan Jin Pyeong, Jin Pyeong justru semakin terobsesi pada Ga Eun. BTW, ending film ini cukup mengagetkan sekaligus memuaskan, lho.

#4 Intimate Strangers (2018)

Kalau tiga film di atas cenderung serius dalam penyampaiannya, film arahan sutradara Lee Jae Kyu ini justru dikemas dalam genre komedi. Mengisahkan pasangan suami istri, Seok Ho (Cho Jin Woong) dan Ye Jin (Kim Ji Soo) yang mengundang 5 rekannya untuk makan malam. Rekan mereka itu adalah 2 pasangan suami istri, Tae Soo (Yu Hae Jin) dan Soo Hyun (Yum Jung Ah), Joon Mo (Lee Seo Jin) dan Se Kyung (Song Ha Yoon), serta seorang duda bernama Young Bae (Yoon Kyung Ho).

Di bagian awal film, ambience Intimate Strangers ini sangatlah santai dengan vibes haha-hihi. Sampai permainan pun dimulai. Mereka sepakat untuk meletakkan ponsel mereka di atas meja. Tiap pesan atau panggilan suara yang masuk harus diketahui oleh semuanya. Nah, di sini letak keseruannya. Rahasia demi rahasia terkuak. Aksi selingkuh pun terciduk. Meski terkadang dibikin tegang di beberapa bagian, pesona komedi film ini justru yang paling terasa.

#5 What a Man Wants (2018)

Sebelum sukses bikin film Extreme Job dan serial Be Melodramatic, sutradara Lee Byung Hun juga pernah bikin film bertema perselingkuhan berjudul What a Man Wants. Menceritakan kehidupan dua pasang suami istri yang tadinya sangat bertolakbelakang. Adalah Seok Geun (Lee Sung Min) yang punya kebiasaan selingkuh, sementara sang istri Dam Deok (Jang Young Nam) setianya minta ampun. Lalu ada pula Bong Soo (Shin Ha Kyun) yang super setia, menikahi adik Seok Geun, Mi Young (Song Ji Hyo).

Perselingkuhan hanya meninggalkan luka dan trauma (Unsplash.com)

Konflik pun dimulai ketika Seok Geun memperkenalkan seorang wanita bernama Jeni (Lee El) pada Bong Soo. Main serong yang dilakukan Seok Geun dan Bong Soo dikatakan punya alasannya sendiri. Tapi bukankah apa pun alasannya, nggak ada satupun perselingkuhan di dunia ini yang boleh dijustifikasi?

Itu tadi 5 film Korea tentang perselingkuhan, yang sekaligus mengingatkan penonton arti penting kesetiaan. Kelimanya menunjukkan nggak ada kebahagiaan abadi dari sebuah perselingkuhan. Yang ada justru luka hati dan trauma. Please, jangan ditiru ya, Gaes.

Penulis: Maria Monasias Nataliani
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2022 oleh

Tags: Film Koreaperselingkuhan
Maria Monasias Nataliani

Maria Monasias Nataliani

Part-time writer. Full-time doctor. Menggemari Haruki Murakami, Park Chan Wook, dan iced-Americano.

ArtikelTerkait

Confidential Assignment 2 International Humor Renyah di Tengah Formula Film yang Repetitif Terminal Mojok

Confidential Assignment 2: International: Humor Renyah di Tengah Formula Film yang Repetitif

2 Oktober 2022
zombi korea selatan larinya lebih cepat

Alasan Mengapa Zombi Korea Selatan Larinya Lebih Cepat

4 April 2022
4 Film Korea Bertema Perjalanan yang Terasa Kontemplatif terminal mojok.co

4 Film Korea Bertema Perjalanan yang Terasa Kontemplatif

1 Februari 2022
3 Film Korea tentang Kesenjangan Sosial selain Parasite terminal mojok.co

3 Film Korea tentang Kesenjangan Sosial selain Parasite

7 Desember 2020
Mari Berandai-andai jika Keluarga di Film 'Minari' Berasal dari Indonesia Terminal mojok

Mari Berandai-andai jika Keluarga di Film ‘Minari’ Berasal dari Indonesia

1 Februari 2021
Cewek Nggak Akan Bosan Nonton Ulang Film Korea Cinta-Cintaan

Cewek Nggak Akan Bosan Nonton Ulang Film Korea Cinta-cintaan

3 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

3 Tips Membeli Point Coffee dari Seorang Loyalis Indomaret, Salah Satunya Cari yang Ada Kursi di Depan Gerainya!

19 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.