Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bandros, Bus Wisata yang Perlu Dicoba Saat Berkunjung ke Bandung

Andri Saleh oleh Andri Saleh
12 Februari 2022
A A
Bandros, Bus Wisata yang Perlu Dicoba Saat Berkunjung ke Bandung

Bandros, Bus Wisata yang Perlu Dicoba Saat Berkunjung ke Bandung (Instagram @bus.bandros)

Share on FacebookShare on Twitter

Buat orang Bandung, baik penduduk asli maupun pendatang, istilah bandros pasti sudah nggak asing di telinga. Ada dua hal yang terpikirkan ketika mendengarkan istilah itu. Pertama, kue tradisional khas Bandung berbahan dasar tepung beras yang penampakannya mirip kue pancong atau pukis. Kedua, bus wisata bergaya klasik yang siap mengantarkan para wisatawan untuk keliling-keliling Kota Bandung.

Tunggu, memangnya ada ya bus wisata yang bisa keliling-keliling Kota Bandung? Oh, ada dong. Namanya ya itu tadi, Bandros.

Bandros adalah akronim dari Bandung Tour on Bus, yaitu bus wisata disediakan oleh Pemkot Bandung untuk para wisatawan yang mau keliling-keliling Kota Bandung. Mana tahu sudah bosan berwisata ke tempat yang itu-itu saja, naik Bus Bandros bisa jadi alternatif pilihan buat kamu yang kebetulan sedang berwisata ke Bandung. Pokoknya recommended dan perlu dicoba, deh.

Lalu bagaimana sih, caranya naik bus ini? Gampang, kok. Ini tak saya kasih tahu caranya.

Langkah pertama, datang ke pool Bus Bandros. Ada dua pool yang bisa kamu datangi. pool pertama, di samping Alun-alun Bandung persis di depan Pendopo Kota Bandung. Kalau naik dari sini, rutenya adalah Alun-alun-Braga-Dago-Asia Afrika-Alun-alun.

Sedangkan pool kedua ada di samping Gedung Sate persis di depan Museum Geologi dan Taman Lansia. Kalau naik dari sini, rutenya adalah Gasibu-Asia Afrika-Braga-Dago-Gasibu. Terserah kamu mau naik dari pool yang mana. Rutenya hampir sama, kok. Yang pasti jangan datang terlalu sore karena pool beroperasi dari pukul 8 pagi sampai pukul 16 sore saja.

Langkah kedua, parkir kendaraan di sekitar pool. Kalau kamu kebetulan bawa kendaraan, nggak usah bingung cari tempat parkir. Banyak lahan parkir di sekitaran pool. Gampangnya sih, tanya saja sama orang-orang yang ada di situ. Pokoknya nggak perlu khawatir nggak kebagian tempat parkir, deh.

Langkah ketiga, beli tiketnya langsung di TKP. Meski sekarang zamannya serba online, ternyata pembelian tiket bus cuma bisa offline alias beli langsung di TKP. Jangan coba-coba cari di Traveloka atau Tiket.com, kamu nggak bakalan nemu. Lagipula harga tiketnya juga murah, kok. Cuma Rp20 ribu per orang. Bagaimana dengan bayi dan anak-anak? Tetap bayar full dong, Say.

Baca Juga:

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

Langkah keempat, antre naik Bus Bandros. Sebelum naik, kamu harus antre menunggu giliran. Entah itu karena saking banyaknya calon penumpang atau karena semua busnya sedang di perjalanan. Maklum, jumlah unit bus ini terbatas dan masing-masing bus punya kapasitas 20 penumpang. Jadi harap bersabar, ya. Sambil menunggu, kamu bisa cuci mata dan selfie-selfie cantik di sekitaran pool Bus Bandros.

Langkah kelima, nikmati perjalanan. Kalau kamu sudah naik Bus Bandros, nikmati perjalanan keliling-keliling Kota Bandung. Di sepanjang perjalanan, ada pemandu wisata yang menjelaskan tempat-tempat bersejarah yang dilewati. Kamu juga bisa tanya-tanya juga seputar sejarah Kota Bandung, lho. Asyik, kan?

Langkah keenam, turun dari Bus Bandros. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit, kamu bakal balik lagi ke pool. Dari sini, kamu bisa lanjut wisata ke tempat di sekitaran pool Bus Bandros. Ada banyak pilihan, kok. Tinggal jalan kaki, kamu bisa ke Alun-alun Bandung, menara masjid Agung Bandung, Museum Geologi, Gedung Sate, atau Taman Lansia.

Itulah langkah-langkah cara naik Bus Bandros yang bisa kamu ikuti. Semoga dengan naik bus ini, kamu bisa merasakan sensasi baru berkeliling Kota Bandung sekaligus melihat langsung kemacetan, eh, tempat-tempat bersejarah di Kota Bandung.

Selamat mencoba!

Sumber Gambar: Instagram @bus.bandros

Penulis: Andri Saleh

Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Februari 2022 oleh

Tags: bandrosBandungbus wisata
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Sejarah Gunung Manglayang yang Konon Disebut Pusaka Dewa terminal mojok

Sejarah Gunung Manglayang yang Konon Disebut Pusaka Dewa

1 Desember 2021
Jalan Dr Setiabudi, Jalan Megah di Kota Bandung yang Paling Menyengsarakan Pengendara

Jalan Dr Setiabudi, Jalan Megah di Kota Bandung yang Paling Menyengsarakan Pengendara

28 Juli 2024
Seblak Bukan Sampah, tapi Wujud Usaha Bertahan Hidup (Unsplash)

Seblak Bukan Sampah, tapi Sebuah Kuliner yang Berasal dari Perjuangan untuk Bertahan Hidup

25 September 2025
Flyover Kiaracondong, Jembatan Layang Paling Jahanam di Kota Bandung. Hati-hati kalau Lewat Sini! Mojok.co

Flyover Kiaracondong, Jembatan Layang Paling Jahanam di Kota Bandung. Hati-hati kalau Lewat Sini!

4 Juli 2024
Menemukan The Spirit of Java, Semangat Solo untuk Indonesia (Unsplash)

Menemukan The Spirit of Java, Semangat Solo untuk Indonesia

13 Juni 2023
Dago Bandung

Sejarah Dago, Tempat Mangkal Petani di Zaman Belanda

19 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Saya Berpaling dari Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru Mojok.co

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

18 Januari 2026
Beat Deluxe, Saksi Kejayaan Bos Warung Madura dari Pamekasan (Shutterstock)

Sejak 2020 Hingga Kini, Honda Beat Deluxe Merah-Hitam Jadi Saksi Kejayaan Warga Pamekasan dalam Membangun Bisnis Warung Madura

20 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.