Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Kemiripan Bahasa Jaksel dengan Bahasa Cikarang

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
26 Januari 2022
A A
4 Kemiripan Bahasa Jaksel dengan Bahasa Cikarang terminal mojok.co

4 Kemiripan Bahasa Jaksel dengan Bahasa Cikarang (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah banyak berseliweran konten tentang bahasa Jaksel di media sosial, saya mencoba menyelami “keunikan” bahasa Jaksel ini. Saya berusaha memahaminya di kanal YouTube Podcast Kesel Aje yang sering membuat konten bahasa Jaksel.

Ternyata setelah saya coba menyelami konten dari Podcast Kesel Aje, saya rasa bahasa Jaksel ini tidak jauh beda dengan bahasa pergaulan yang biasa saya pakai yaitu bahasa Cikarang. Setelah saya cerna pelan-pelan, bahasa Cikarang memiliki banyak kemiripan dengan bahasa Jaksel. Berikut ini persamaan dari kedua bahasa tersebut.

#1 Dipengaruhi oleh dua bahasa

Bahasa yang disebut sebagai bahasa Jaksel adalah yang menggunakan campuran dua bahasa, yakni bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Kedua bahasa tersebut dicampur jadi satu dalam sebuah kalimat. Sementara bahasa Cikarang pun begitu. Bedanya, bahasa campuran yang digunakan adalah bahasa Betawi dan bahasa Sunda.

Sebagai contohnya, “Lah, Lu, Tong. Ujug-ujug udah di sini aja kapan datangnya?” Dalam kalimat ini terdapat kata “lu” dan “tong” (entong, sebutan anak laki-laki) yang berasal dari bahasa Betawi. Dan juga ada kata “ujug-ujug” yang berarti tiba-tiba dalam bahasa Sunda.

#2 Menyingkat kata agar efektif dan efisien

Dalam bahasa Jaksel, terdapat singkatan-singkatan yang bertujuan agar suatu kalimat menjadi lebih efisien dan efektif. Walaupun, ini bikin saya terkadang harus mencari dulu di Google agar tau artinya. Singkatan tersebut seperti, FOMO, IMO, CMIIW, dll.

Sementara bahasa Cikarang melakukan pemotongan huruf dari sebuah kata untuk mengefektifkan percakapan. Misalnya, “Mak, besok Senin entong udah mulai kolah, tapi belum ada patu, nih.” Di kalimat ini, terdapat dua kata yang dipotong dari kata asalnya. Di antaranya, “sekolah” jadi “kolah” dan “sepatu” jadi “patu”.

#3 Menjadi bahan bercandaan di media sosial

Beberapa waktu belakangan seiring dengan “pecahnya” konten-konten dari Podcast Kesel Aje, ini membuat bahasa Jaksel semakin jadi bahan bercandaan. Bahasa ini yang dulu identik dengan twit-twit cerdas di Twitter atau obrolan gaul di coffeeshop, ternyata sekarang malah jadi konten bercandaan.

Namun, jauh sebelum itu, bahasa Cikarang sudah sering muncul menjadi bercandaan di media sosial terutama grup WhatsApp bapak-bapak. Mungkin kamu pernah mendapati sticker atau video WhatsApp seperti, “Ngopi apa ngopi? Diem-diem bae”, atau “Gurih-gurih nyoooi.” Dua kalimat tersebut merupakan bahasa sehari-hari bapak-bapak Cikarang.

Baca Juga:

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

7 kata dalam bahasa Jawa yang terdengar aneh, bahkan oleh penutur aslinya

#4 Memiliki aksen

Kalau bahasa Jaksel itu memiliki aksen US atau British, bahasa Cikarang punya aksen Betawi atau Sunda. Lantaran saya hidup di Cikarang yang masyarakatnya cenderung beraksen Betawi, aksen bahasa Cikarang saya pun agak ke-Betawi-betawi-an.

Dengan telaah sederhana saya di atas, sebenernya tidak ada bahasa yang membuatmu terlihat lebih keren maupun lebih norak. Hal yang terpenting dari menguasai sebuah bahasa justru pada isi dan bobot dari pembicaraan yang kamu sampaikan.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2022 oleh

Tags: BahasaCikarangjaksel
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Daftar 7 Kata yang Cikarang Banget Terminal Mojok

Daftar 7 Kata Cikarang Banget yang Perlu Kamu Pahami

6 Februari 2022
10 Kosakata Bahasa Walikan Jaksel yang Kerap Dipakai Konten Kreator Terminal Mojok.co

10 Kosakata Bahasa Walikan Jaksel yang Kerap Muncul di Medsos

14 Maret 2022
Panduan Memahami Bahasa Kucing biar Makin Akrab terminal mojok

Panduan Memahami Bahasa Kucing biar Makin Akrab

1 Oktober 2021
7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit Mojok.co

7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit

14 Februari 2026
Inilah 3 Suluk Agar Anda Terhindar dari Sikap Diskriminatif terminal mojok.co

Dialek Orang Wonosobo Itu Beda, Bukan Ngapak dan Bukan Bandek

2 September 2020
ontosoroh

Bumi Manusia for Millenials Jakarta Selatan Part II: Nyonya Ontosoroh

21 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

2 Agustus 2026
Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli sudah bikin senang? (Unsplash)

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli apa-apa sudah bikin senang?

3 Agustus 2026
Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.