Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Surat Terbuka Untuk Bapak Dewan dan Presiden: Pak Tolong Bubarkan Saja KPK

Fahmi Robith oleh Fahmi Robith
25 September 2019
A A
bubarkan kpk

bubarkan kpk

Share on FacebookShare on Twitter

Bapak dewan yang terhormat yang sedang menikmati fasilitas negara dengan honor selangit. Saya yakin, bapak adalah wakil-wakil kami yang sangat perhatian pada kami, saya yakin bapak dewan tanpa henti memikirkan kami, rakyat kecil yang tidak tau apa-apa soal politik.

Kami lelah, pak. Melihat polemik soal KPK. Tayangan TV yang biasanya menyuguhkan sinetron atau kehidupan selebriti yang mencerdaskan anak-anak kami, beberapa hari ini disajikan berita tentang pelemahan KPK tiada henti–bosan, pak, bosan.

Bapak dewan yang paling terhormat tingkat nasional sampai se alam raya. Tolong, pak. Bubarkan saja KPK, bubarkan lembaga antirasuah itu, kami khawatir KPK akan terus betindak semena-mena bila masih terus menjalankan tugasnya, kami khawatir bapak tidak tenang membahas soal anggaran, mengentil uang negara, mengeruk SDA dan lain sebagainya.

Saya khawatir ketidak tenangan bapak ini akan berakibat kurang baik pada keluarga bapak. Bagaimana nasib mereka, pak. Bagaimana nasib anak-anak bapak bila KPK terus mengobrak abrik tatanan, mereka tidak akan bisa jalan-jalan ke luar negeri, tidak akan bisa beli tas branded. Jadi, tolong, pak. Supaya negara ini aman, keturunan bapak sampai ke 7 tidak perlu bekerja–terjamin. Jadi, bubarkan saja KPK.

Langkah bapak dewan mengesahkan UU KPK mendapat dukungan dari Pak Presiden melalui Surat Presiden (Surpres). Jadi, bila bapak melemahkan KPK saja didukung apalagi membubarkan, kami meyakini presiden juga akan mendukung, pak.

Teruntuk Bapak Presiden, terima kasih pak telah mendukung upaya bapak dewan melemahkan KPK. Tenang, pak. Tidak perlu khawatir, pak. Bila mahasiswa melakukan aksi demonstrasi, di belakang bapak ada cebongers yang sangat militan, ada Deny Siregar yang ruarrr biasa. Kalau mereka tidak mampu, bapak tinggal menggunakan alat negara untuk menangkap mereka, cari saja kesalahan mereka, langsung jebloskan penjara.

Bapak Presiden, bapak terpilih kembali sebagai presiden, tinggal menunggu pelantikan. Manfaatkan periode kedua ini untuk terus menggoncang KPK pak atau bubarkan saja KPK. Tidak penting KPK pak bagi para pejabat dan politisi, hanya penting bagi rakyat saja. Toh bapak tidak lagi membutuhkan rakyat, sebab tidak bisa mencalonkan kembali.

Sekali lagi Bapak Dewan, Pak. Presiden…
Demi tujuh turunan pejabat.
Demi tas branded anak para bapak dewan.
Demi keluarga pejabat dan kroni-kroninya.
Demi mudahnya mengentil anggaran negara.
Demi mudahnya mengeruk SDA.
Bubarkan saja KPK. (*)

Baca Juga:

Nggak Usah Ngiri dengan Tunjangan dan Kekayaan Anggota DPR, Lama-lama Bikin Gila

Ironi Situbondo: Kotanya Sepi, Bupatinya Jadi Tersangka Korupsi

BACA JUGA Ketika Mantan Aktivis Mencibir Gerakan Mahasiswa atau tulisan Fahmi Robith lainnya. Follow Facebook Fahmi Robith.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2022 oleh

Tags: anggota dprkpkRIP KPKtolak ruu kpk
Fahmi Robith

Fahmi Robith

ArtikelTerkait

kpk dan anti korupsi

KPK dan Masa Depan Anti Korupsi yang di Ujung Tanduk

9 September 2019
KPK penilapan duit bansos koruptor jaksa pinangki cinta laura pejabat boros buang-buang anggaran tersangka korupsi korupsi tidak bisa dibenarkan mojok

Putusan Sidang Kode Etik Wakil Ketua KPK: Mengharap Rasa Malu dalam Drama yang Belum Berlalu

4 September 2021
Mars dan Himne KPK Beneran Penting Banget untuk Pemberantasan Korupsi, Percaya deh

Mars dan Himne KPK Beneran Penting Banget untuk Pemberantasan Korupsi, Percaya deh

19 Februari 2022
revisi uu kpk komisi pemberantasan korupsi mojok

Pengalaman Melihat Langsung Iklim Kejujuran di Komisi Pemberantasan Korupsi

15 Juli 2020
Prestasi DPR Selain Mempersatukan Avatar Korea dan Avatar Anime terminal mojok.co

Dibanding Tenaga Kesehatan, Emang Anggota DPR Udah Ngapain Kok Minta Diprioritasin?

24 Maret 2020
Mendukung Ide Hebat Rompi Penangkal Korupsi Ciptaan KPK unila

Mendukung Ide Hebat Rompi Penangkal Korupsi Ciptaan KPK

3 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026
Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.