Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Menebak Reaksi Anak yang Bapaknya Jadi Model Iklan Indomilk Versi Promo Gemas

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
10 Oktober 2021
A A
Menebak Perasaan Anak yang Bapaknya Jadi Model Iklan Indomilk Versi Promo Gemas terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Kalian sadar nggak kalau beberapa waktu ini ada yang hilang dari siaran televisi kita? Bukan, bukan tayangan bermutu. Kalau itu sih sudah almarhum sejak lama. Eh, atau jangan-jangan, sebenarnya tayangan bermutu itu memang nggak pernah ada, ya? Entahlah. Yang jelas, yang saya maksud hilang dari siaran televisi kita adalah iklan yang selama ini sukses membuat para pentonton gatal pengin banting TV. Sebut saja iklan itu adalah iklan sosis So Nice versi Entah Apa. Please, jangan bilang kalau saya satu-satunya yang merasa kalau iklan ini nggak banget.

Sayangnya, setelah iklan sosis So Nice habis masa tayangnya di televisi, muncul iklan lain yang nggak kalah njelei, yaitu iklan kental manis Indomilk dan Cap Enaak versi Promo Gemas. Itu, lho, iklan dengan tema jadul yang menampilkan bapack-bapack gaya 80-an sedang joget-joget. Aduh, Pak… Itu senyum lebar ala-ala cheerleader-nya ampun, dah! Nggak kuat. Terus, itu harus banget ya pakai celana boxer? Kalau memang mau di-setting bak tahun 80-an, kenapa nggak pakai celana cutbray saja, sih? Kenapa harus celana boxer? Kan nggak siku banget sama lemak di perut bapak-bapak sekalian. Hmmm.

Melihat iklan tersebut bolak-balik ditayangkan di televisi, mau nggak mau saya jadi membayangkan bagaimana ya kira-kira reaksi anak atau bahkan cucu bapak-bapak ini saat melihat gaya centil mereka di iklan?

#1 Bangga

Sebagai salah satu penonton iklan tersebut, mungkin saya merasa agak gimana-gimana gitu. Tapi, belum tentu dengan anak dari si bapak. Bisa jadi mereka justru merasa bangga karena bapak mereka bisa muncul di TV. Alhasil setiap kali iklan Indomilk nongol di TV, bawaannya langsung histeris. Semua orang rumah dipanggil dan diajak serta nonton bareng-bareng. Terus nanti kalau pas lagi main sama bocil yang lain, mendadak pamer.

“Eh, bapak gue masuk tipi, lho!”

#2 Malu

Kalau anaknya masih usia sekolah TK atau SD, bisa jadi ada perasaan malu ketika bapaknya tampil dengan begitu lucunya di iklan Indomilk. Mungkin—mungkin lho ini—tiap kali iklan itu muncul di TV, seketika langsung ganti saluran, atau malah mendadak protes ke bapaknya.

“Bapak ngapain sih main iklan begituan?” Kira-kira begitu mungkin kata mereka.

Apalagi dunia anak sekarang juga nggak kalah keras, lho. Anak tetangga sama teman di sekolah pasti bakalan ngeledekin habis-habisan. Duh, jadi malu, kan?

Baca Juga:

Iklan Universitas Terbuka (UT) Tayang di Bioskop: Keren, tapi Ironis. Sebelum Tampil di Layar Besar, Perbaiki Dulu Layar Kecil Mahasiswa biar Nggak Nge-lag!

Baliho di Jogja Ambruk, Sudahkah Waktunya Mengkaji Jumlah Baliho dan Menertibkannya?

#3 Bodo amat

Nah, bisa juga ada anak yang merasa bodo amat, meski tahu bapaknya tampil nganu banget di iklan. Tapi, sikap bodo amat ini juga bisa berarti dua hal. Pertama, bodo amat karena memang hubungan dengan orang tua nggak terlalu dekat alias duniaku duniaku, duniamu duniamu. Jadi, si anak nggak peduli dengan apa pun yang dilakukan oleh bapaknya.

Kedua, merasa bodo amat karena memang nggak terlalu ambil pusing dengan pendapat orang lain. Mau dibilang iklannya wagu lah. Kok mau-maunya disuruh joget alay begitu lah. Bodo amat. Selama yang melakoni, yaitu si bapak tadi, merasa bahagia, sebagai anak ya ikut bahagia, dong~

#4 Mendukung

Saya juga meyakini bahwa ada pula anak yang justru memandang tingkah menggemaskan si bapak sebagai sebuah potensi yang sayang jika nggak dikembangkan. Salah satu upaya mengembangkan potensi tersebut yaitu dengan cara membuat channel YouTube atau TikTok yang berisi keabsurdan-keabsurdan lain yang dilakukan oleh si bapak. Siapa tahu nanti bisa tenar seperti Babeh Ary.

Nah, kalau kamu sendiri bagaimana? Gimana reaksimu seandainya bapak tampil sebagai salah satu talent di iklan Indomilk versi Gemas?

Sumber Gambar: YouTube Pengepul Iklan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Oktober 2021 oleh

Tags: IklanIndomilkkental manis
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Kaleidoskop Iklan 2020: Dari yang Inspiratif Sampai yang Pekok terminal mojok.co

Kaleidoskop Iklan 2020: Dari yang Inspiratif Sampai yang Pekok

30 Desember 2020
iklan

Iklan yang Dulu Diabaikan Kini Dinantikan

11 Juni 2019
Iklan di Spotify Adalah Iklan Terbaik yang Pernah Saya Dengar terminal mojok.co

Iklan di Spotify Adalah Iklan Terbaik yang Pernah Saya Dengar

30 Desember 2020
Iklan Indomilk Gemas 2022 Iklan Cerdas yang Sarat Kritik Sosial Terminal Mojok

Iklan Indomilk Gemas 2022: Iklan Cerdas yang Tampar Masyarakat Indonesia

22 Agustus 2022
Ultramilk, Indomilk, dan Cimory: Mana Susu Kotak yang Lebih Enak? terminal mojok.co

Ultramilk, Indomilk, dan Cimory: Mana Susu Kotak yang Lebih Enak?

29 Desember 2020
Iklan Khong Guan ala Anime Jepang Bukti Semua Akan Wibu pada Waktunya

Iklan Khong Guan ala Anime Jepang Bukti Semua Akan Wibu pada Waktunya

23 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.