Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

6 Trik Recycle Food buat Bertahan Hidup Akhir Bulan yang Nggak Ada di MasterChef Indonesia

Asih Kushartati oleh Asih Kushartati
8 September 2021
A A
6 Trik Recycle Food buat Bertahan Hidup Akhir Bulan yang Nggak Ada di MasterChef Indonesia terminal mojok.co

6 Trik Recycle Food buat Bertahan Hidup Akhir Bulan yang Nggak Ada di MasterChef Indonesia terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Demam acara MasterChef Indonesia melanda banyak orang. Saya juga suka, walaupun sering pusing dengan nama masakan yang dipanjang-panjangin. Perasaan kayak lotek, tapi namanya, kok, jadi steam vegetables with spicy peanut sauce? Gimana lidah nggak kecetit kalau mau beli di abang samping kantor?

Tantangan di MasterChef Indonesia banyak. Di MasterChef Indonesia ada tantangan beregu, tantangan duplikasi, tantangan daging rusa, tantangan waste management. Sayangnya, tidak ada tantangan masak di tanggal tua. Padahal, ini tantangan real manusia sejagat raya. Uang tinggal selembar, hari masih delapan, semoga selamat sampai ganti bulan. Lantas, keluarlah beribu jurus untuk berhemat tralala. Tantangan masak tanggal tua selalu lekat dengan tantangan recycle food sejak awal bulan. Lantaran, krisis akhir bulan harus dikendalikan sejak awal bulan.

Recycle food alias remake lauk pauk plus pelengkapnya, bukan hanya karena alasan pengiritan. Namun, juga bentuk penghormatan pada makanan. Nasi sebutir saja pamali ditinggal di piring, kok lauk malah dibuang-buang? Kasta lauk, kan, lebih tinggi dari nasi, harusnya lebih dihormati, dong. Oleh karena itu, sedapat mungkin lauk juga jangan dibuang, lebih baik diolah lagi dalam bentuk berbeda. Supaya para pencicip sudah nggak ingat lagi perubahan bentuknya. Alias berkat make over, tampilan makanan ini jadi menarik lagi. Jadi, konsep recycle food ini dalam rangka memenuhi selera anggota keluarga yang “menuntut” makanan baru setiap akan makan. Misalnya,

#1 Olahan dari sayur sop

Sarapan makan dengan sayur sop. Saat siang hari, sayur sop sudah nggak tampak menarik. Akhirnya sayuran dalam sop tersebut dijadikan “topping” untuk masakan baru misalnya mi goreng atau ca sayur.

#2 Udang goreng yang nggak laku

Kita beli udang goreng. Eh, anggota keluarga yang lain mengutamakan udang yang gede-gede untuk dimakan. Sementara yang kecil-kecil, malah ditinggal. Udang yang nggak laku, digerus, dan jadilah tepung udang. Terus, tepung ini dicampur sama tepung terigu, telor, dan bawang. Mereka pun tidak menyadari bahwa udang yang tadi disisihkan, kini jadi “kekuatan utama” bakwan goreng.

#3 Sambal nasi box

Ada yang pulang bawa nasi box, lauknya nila bakar. Anggota keluarga yang lain cuma mau makan nila bakarnya saja, sementara sambalnya nganggur. Tenang, sambalnya bisa untuk bikin nasi goreng. Tinggal tambahin telor dan sawi, jadilah masakan baru.

#4 Kuah dan gori lontong sayur

Kita GoFood lontong sayur Sumatra. Ternyata, kuah plus gorinya masih sisa banyak. Kita jangan serta merta membuangnya, tapi coba memasak kuah plus gori tersebut sampai kalis. Jeng jeng jeng, jadilah gudeg Sumatra. Anda belum pernah coba? Jajal sekarang juga! Sungguh, rasanya nggak kalah sama gudeg Jogja.

#5 Tulang gurami

Kita beli gurami filet. Dagingnya langsung habis dimakan, sementara tulangnya nganggur. Nah, tulangnya yang krispi ini bisa kita gilas dengan cobek dan bakal jadi tepung gurih. Tinggal masukin telor dan daun bawang. Hmmm, ini enak sekali.

Baca Juga:

MasterChef Indonesia Season 12 Jadi Seru karena Ada Rudy Choirudin: Bukti Juri Nggak Cuma Bisa Nge-judge

MasterChef Indonesia Season 11 Benar-benar Sukses. Sukses Jadi Hujatan, Maksudnya

#6 Buah-buahan kisut

Buah-buahan pun begitu. Saat masih seger, banyak yang makan. Namun, pas udah kisut dikit, biasanya udah pada malas nyentuh. Nah, ini bisa diolah lagi jadi smoothies. Tinggal kupas buahnya dan diblender. Trus tambahin susu dan tabur remah-remah Oreo, pasti minuman “kenyang” ini bakal jadi rebutan.

Sebenarnya, masih banyak trik-trik recycle food yang lainnya. Namun, justru ini akan semakin memperlihatkan betapa pelitnya saya. Hahaha. Sekali lagi, ini bukan sekadar untuk penghematan. Namun, ini juga untuk menghormati keberkahan dalam makanan. Pasalnya, kita tidak pernah tahu, di bagian mana berkah itu berada. Salah satu usaha menjaringnya adalah dengan seminimal mungkin membuang makanan yang kita punya. Bukankah, begitu?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2021 oleh

Tags: bertahan hidupMasterChef IndonesiaRecycle Foodtanggal tua
Asih Kushartati

Asih Kushartati

Mama yang setiap hari makan pepaya.

ArtikelTerkait

4 Profesi Favorit Alumni Masterchef Indonesia terminal mojok.co

4 Profesi Favorit Alumni Masterchef Indonesia

11 Februari 2022
Pak Sandiaga Uno, Rakyat Sedang Berusaha Bertahan Hidup, Boro-boro Mikir Gengsi

Pak Sandiaga Uno, Rakyat Sedang Berusaha Bertahan Hidup, Boro-boro Mikir Gengsi

8 September 2022
3 Kemampuan Tersembunyi Chef Arnold selain di Bidang Kuliner terminal mojok.co

3 Kemampuan Tersembunyi Chef Arnold selain di Bidang Kuliner

29 Oktober 2020

Tradisi Rewangan Adalah Ajang Kompetisi MasterChef Indonesia Versi Local Pride

27 Mei 2021
4 Tipe Pembeli di Warung Sembako yang Nano-nano terminal mojok.co

Indomaret dan Alfamart Sama Saja: Apalagi Dalam “Melibas” Warung di Sekitarnya

6 Juli 2019
MasterChef Indonesia, Ajang Pencarian Bakat yang Semakin Kehilangan Sentuhan

MasterChef Indonesia, Ajang Pencarian Bakat yang Semakin Kehilangan Sentuhan

9 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons) sidoarjo

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

12 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026
Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak Mojok.co

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

7 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.