Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menjawab Pertanyaan Mengapa Lagu-lagu Tulus Selalu Cocok Jadi Teman Terbaik Kala Insecure Melanda

Dian Aprilia oleh Dian Aprilia
21 April 2021
A A
Menjawab Alasan Mengapa Lagu Tulus Selalu Cocok Jadi Teman Terbaik Kala Insecure Melanda terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini saya kembali mendengar lagu Tulus setelah mungkin beberapa bulan ini tidak mendengarnya. Saat sudah beberapa lagu berjalan, saya mulai bertanya-tanya, kenapa saya tiba-tiba ingin mendengarkan lagu Tulus lagi, ya? Saya pun turut mengingat kapan terakhir kali mendengar lagu Tulus dan momen-momen apa saja yang saya alami tatkala ngidam mendengar lagunya.

Ternyata ada benang merah di balik momen mendengarkan lagu Tulus, yakni saat galau, down, insecure. Intinya, saat lagi butuh semangat, deh. Pasalnya momen mendengarkan lagu Tulus, selalu bertepatan saat saya menghadapi “nggak enaknya” dalam hidup. Entah itu patah hati, pusing mikirin skripsi, baru resign dan cari kerjaan, galau karier, dan lainnya.

ADVERTISEMENT

Saya ingat betul saat itu saya sedang kalut pol dan merasa diri ini tidak mampu. Namun, alih-alih mendengarkan lagu Ello dengan “Semangat Baru”-nya atau Kunto Aji dengan “Rehat”-nya, saya lebih memilih lagu Tulus.

Kenapa ya lagu Tulus selalu cocok didengarkan saat galau dan insecure? Setidaknya untuk saya, tapi apakah kamu juga pernah merasakan hal yang sama?

Menurut Abraham Maslow, insecure adalah kondisi saat seseorang merasa tidak aman, memandang dunia sebagai sebuah hutan yang mengancam dan kebanyakan manusia berbahaya dan egois. Sementara APA (American Psychology Association) lebih gamblang mendefinisikan insecure sebagai perasaan yang kurang baik, kurang percaya diri, dan tidak mampu menghadapi suatu masalah. Insecure bisa disebabkan karena berbagai hal. Mulai dari pengalaman kegagalan, penolakan, kecemasan sosial, perfeksionisme, dan banyak lagi hal lainnya.

Lantas, apa benar mendengarkan musik bisa memengaruhi seseorang yang tengah merasakan insecure?

Dilansir dari Psychology Today, mendengarkan musik bisa membantu mengubah suasana hati dan juga menghilangkan stres. Musik yang menyenangkan bisa melepaskan neutransmiter yang terkait dengan penghargaan seperti dopamin. Lebih spesifik lagi, lirik lagu juga bisa menyuarakan perasaan dan pengalaman yang mungkin tak bisa diungkapkan seseorang. Lirik yang tepat dan cocok bisa mendorong seseorang untuk berani melangkah untuk mencapai mimpi, menemukan cinta sejatinya, dan memahami diri sendiri.

Dan banyak lirik lagu Tulus yang seolah jadi “obat” yang ampuh dan manjur kala sedang gundah dan insecure.

Baca Juga:

Kalau Peterpan Reuni Nanti, Andika dan Vokalis Bayaran Wajib Menyanyikan 5 Lagu yang Paling Membekas di Ingatan Fans Ini

10 Rekomendasi Lagu Karaoke yang Bikin Suasana Pecah dan Suara Fals Termaafkan

Sebenarnya, ada banyak potongan lirik yang berkesan dan punya powerful dari lagu-lagu Tulus. Namun, kali ini saya hanya menyebut beberapa potongan lirik yang menurut saya paling makjleb.

#1 Manusia Kuat

Kau bisa hitamkan putihku

Kau takkan gelapkan apapun

Kau bisa runtuhkan jalanku

‘Kan ku temukan jalan yang lain

 Bila bukan kehendak-Nya

Tidak satu pun culasmu akan bawa bahaya

Mendengar lagu “Manusia Kuat”, khususnya lirik di atas saat insecure benar-benar memberikan kekuatan yang menakjubkan. Seolah hendak mengingatkan pendengar bahwa apa pun dan siapa pun yang selama ini sedang menghambat jalanmu, sebenarnya tidak mampu menghentikan langkahmu.

Dan kekuatan mereka sebenarnya tak bernilai apa-apa jika tanpa kuasa Tuhan. Jika pun mereka memberimu kesulitan, percayalah itu semata-mata atas izin Tuhan yang ingin melihatmu tumbuh jadi manusia kuat. Meski kamu merasa sedang berada di titik rendah dan lemah, kamu menjadi percaya bahwa kamu bisa menjadi lebih baik dan lebih kuat di masa depan.

#2 Lagu Untuk Matahari

Mereka tak sempurna

Sama juga halnya denganmu

Jangan risaukan celamu oh

Mungkin mereka bulan

Tapi ingat kau matahari

Cahaya mereka darimu

Saat insecure, “Lagu Untuk Matahari” ini seperti halnya seorang teman yang sedang menepuk pundak lalu membisikkan sepotong lirik tersebut. “It’s okay jika kamu memiliki kekurangan, semua orang juga sama, kok”. Saat terkena sindrom “membandingkan diri dengan orang lain”, coba dengarkan lirik ini.

Sejurus kemudian, hatimu akan jauh lebih tenang, karena muncul keyakinan bahwa kamu punya potensi dan daya luar biasa. Bahkan cahayamu bisa seterang matahari dan memberi banyak manfaat untuk orang lain.

#3 Tanggal Merah

Satu hari

Hanya kamu dan dirimu

Menikmati tanah yang kau injak

Memandangi langit yang kau junjung

Kikis tepat perlahan semua beban

Nanti ‘kan datang lagi itu senyuman

Ini waktumu dengan dirimu, berbahagialah  

Mungkin tak banyak yang tahu, lagu “Tanggal Merah” ini memang jarang dibawakan saat di panggung ataupun televisi. Bahkan saya baru mendengarnya saat sudah kecanduan lagu Tulus dan memeriksa semua lagunya di YouTube. Lagu ini mengingatkan kita betapa pentingnya “me time”.

Saat sedang galau, gelisah, insecure, stres, dan lainnya, cobalah ambil waktu sejenak untuk sendiri dan berkontemplasi. Mungkin sekadar untuk berjalan-jalan santai, menikmati hobi, atau rebahan santai. Selanjutnya, coba pelan-pelan melepaskan beban di pundak dan berbahagia.

Tiga lagu Tulus di atas memang selalu jadi teman setia kala insecure melanda. Tapi, kalau mood sedang happy atau lagi jatuh cinta, lagu Yovie and Nuno memang yang jadi andalan. Hehehe.

Sumber Gambar: YouTube FanFest

BACA JUGA Kangen Band, Terima Kasih Telah Menghiasi Masa Remaja Saya dengan Dawai-dawai Cinta atau tulisan Dian Aprilia lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 April 2021 oleh

Tags: insecurelagupenyanyitulus
Dian Aprilia

Dian Aprilia

Penulis amatir yang ingin berarti.

ArtikelTerkait

Alumni Indonesian Idol X, Generasi Terbaik Indonesian Idol Sejauh Ini

Alumni Indonesian Idol X, Generasi Terbaik Indonesian Idol Sejauh Ini

13 September 2023
3 Lagu Natal Paling Enak Versi Pendengar Muslim Mojok.co

3 Lagu Natal Paling Enak Versi Pendengar Muslim

17 Desember 2023
5 Lagu Penghilang Stres yang Cocok Masuk Playlist Mahasiswa Semester Tua Mojok.co

5 Lagu Penghilang Stres yang Cocok Masuk Playlist Mahasiswa Semester Tua

12 November 2023
6 Lagu yang Sebaiknya Nggak Usah Didengarkan Dulu kalau Nggak Mau Gagal Move On

6 Lagu yang Sebaiknya Nggak Didengarkan kalau Nggak Mau Gagal Move On

17 Maret 2023
Demi Menambah Kekhusyukan Ramadanmu, Lagu Ahmad Dhani Berikut Bisa Jadi Pilihan Bagus untuk Didengarkan #TakjilanTerminal16

Lagu-lagu Ahmad Dhani yang Bisa Jadi Pilihan Demi Menambah Kekhusyukan Ramadan. #TakjilanTerminal16

20 April 2021
10 Lagu TikTok Viral yang Sebenarnya Enak, tapi Mengganggu di Telinga Terminal Mojok

10 Lagu TikTok Viral yang Sebenarnya Enak, tapi Mengganggu di Telinga

26 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

10 Agustus 2026
Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.