Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Mengenal Bumilangit, Film yang Disebut-sebut Sebagai Kembarannya Avengers

Aditya Mahyudi oleh Aditya Mahyudi
20 Agustus 2019
A A
Bumilangit

Bumilangit

Share on FacebookShare on Twitter

Kehadiran Jagat Sinema Bumilangit diharapkan dapat mematahkan stereotip bahwa superhero asli Indonesia tidak kalah bagusnya dengan para Avengers yang telah menjadi film terlaris sepanjang masa.

Siapa yang pernah dengar Jagat Sinema Bumilangit? Kalau belum mendengarnya, mungkin anda masih terasa asing tentang istilahnya dikarenakan Jagat Sinema Bumilangit baru muncul ke permukaan di saat kita beranjak dewasa sehingga kita disuguhkan tayangan superhero Indonesia dari layar TV sejak kecil. Bedanya, kita tidak bisa menyaksikan aksi Panji dan Saras 008 di layar lebar dikarenakan pemerannya sudah pensiun atau belum berniat balik lagi ke ranah entertainment. Sebagai bentuk dukungan, lebih baik kita doakan saja biar mereka kembali seperti halnya Ria Ricis yang hanya pamit selama 2 hari.

Daripada membahas yang tak penting, lebih baik kita memfokuskan diri pada rahasia Bumilangit. Media waralaba ini hampir mirip dengan Marvel Cinematic Universe namun yang membedakannya adalah Bumilangit lebih mengarah pada nilai kearifan lokal. Ceritanya sendiri memang terinspirasi dari kisah legenda zaman dahulu tetapi tetap kental dengan suasana modern. Lebih mengejutkan lagi, Jika film lainnya rata-rata diadopsi dari novel maka Bumilangit bersifat sebaliknya. Bumilangit lahir dari komik karya R.A Kosasih yang dijuluki sebagai Godfather of Indonesian Comic. Komiknya menjadi best seller di era Orde Baru namun sekarang penjualannya turun drastis karena tergusur oleh teknologi. Jadi, bila anda terbiasa mengikuti perkembangan komiknya, anda pantas dilabeli sebagai fans sejati Bumilangit sekaligus tahu semua jalan cerita di Bumilangit tanpa terlewatkan satupun bagiannya.

Sama halnya dengan Marvel, Bumilangit menyajikan pertarungan yang sengit dengan nuansa lokal sehingga anda tidak perlu khawatir soal adegan idola anda berantem seperti para Avengers. Pertarungan antara Gundala dan musuh besarnya yaitu Ghazul hampir disamakan dengan pertarungan para Avengers melawan Loki. Bagaimanapun juga, Gundala dan para Avengers sama-sama bertarung untuk melawan ketidakadilan dan menyelamatkan kota dari ancaman musuh lalu berakhir dengan pengusiran musuh.

Tidak hanya seputar filmnya saja, nama-nama aktor dan aktris ternama pun ikut meramaikan perfilman di Jagat Sinema Bumilangit. Beberapa diantaranya pernah tampil di film fenomenal yang saat ini digandrungi oleh generasi milenal. Sebut saja deretan nama artisnya mulai dari Dian Sastro, Nicholas Saputra, Chelsea Islan sampai aktris pendatang baru Zara eks JKT48.

Meskipun mereka memulai debutnya di film laga, mereka setidaknya tidak kalah keren dengan aktor laga atau stuntman terkemuka. Aksi mereka tentu saja dinantikan oleh pemirsa seluruh Indonesia supaya makin seru menonton penampilan mereka. Kapan lagi melihat artis spesialis drama menunjukkan aksi laga yang spektakuler dan mendebarkan. Sekali-kali mereka keluar dari zona nyaman lalu mengubah image mereka dari yang tadinya biasa saja tanpa perlawanan menjadi garang layaknya Gatot Kaca.

Selain aksinya yang ditunggu-tunggu, film khas Bumilangit sangat berbeda jauh dengan film Avengers baik dari segi cerita maupun kostumnya. Kalau anda keranjingan nonton Film Avengers, anda bisa menebak bahwa Avengers selalu mengandalkan teknologi CGI dan adegan improvisasi khas aktor. Kehebatan Avengers sudah diakui oleh beberapa pihak seperti pengamat film, penonton, bahkan aktornya sendiri sehingga mereka rela menontonnya setiap hari baik lewat bioskop atau media streaming. Istilahnya, Avengers telah mencapai kata “sukses” dalam menaklukkan perfilman dunia sekaligus melambungkan nama artis terkemuka yang awalnya sekedar figuran menjadi seorang superstar.

Jika dibandingkan dengan Marvel, perbedaan kualitasnya dengan Bumilangit serasa 180 derajat layaknya Bumi dan Langit. Harus diakui, perfilman Indonesia yang sukses di dunia Internasional terbilang minim akibat kurangnya perhatian dari pemerintah ataupun tidak ada film yang benar-benar kualitas dengan rating bintang lima layaknya Hollywood.

Baca Juga:

3 Rekomendasi Film Indonesia yang Relevan dengan Hiruk Pikuk Negara Saat Ini

Film Jumbo Adalah Anomali, Akankah Jadi Tren Baru Dunia Perfilman Indonesia?

Selain itu, teknologi CGI di Indonesia bisa dikatakan sangat amburadul karena terlihat seperti behind the scene ketimbang film sungguhan. Mau bagaimana lagi harga CGI saja terbilang mahal sedangkan film Hollywood sudah terbiasa dengan CGI karena didukung oleh SDM dan Pemerintah. Jadi, perbandingannya sangat sebelas-dua belas ribu alias beda kasta.

Berkaca dari penilaian buruk oleh kritikus film mengenai perfilman Indonesia, kita sepatutnya sadar diri bahwa film Indonesia lebih mengedepankan tema yang cenderung membosankan seperti kisah cinta ala FTV sampai drama komedi yang garing. Biarpun ada sedikit perubahan kecil tetap saja film Indonesia kurang menarik perhatian penonton. Hal inilah yang menyebabkan penonton tertarik pada film sekelas Avengers hanya karena efek dentumannya yang luar biasa dan juga paras aktor-aktrisnya yang menawan. Dengan kata lain, mereka menganggap film Hollywood sebagai bentuk pemujaan baru yang harus wajib ditonton seolah-olah mereka melupakan film buatan negeri sendiri.

Sekecil apa pun, Bumilangit bisa menciptakan karakter sendiri tanpa meniru karakter negara lain supaya terlihat rasa orisinalitasnya terutama mewakili budaya Indonesia. Supaya yakin, kita bisa membuktikan diri bahwa Bumilangit mampu melebihi penonton Avengers meskipun harus menunggu seribu tahun lamanya sampai benar-benar sukses di pasaran. (*)

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2022 oleh

Tags: AvengersBumilangitFilm Indonesia
Aditya Mahyudi

Aditya Mahyudi

Seorang freelancer asal Kota Bandung yang gemar jogging, menonton film spesialis action serta membuat desain grafis di waktu senggang. Memiliki ketertarikan mendalam pada dinamika sosial-budaya serta penerjemahan bahasa internasional, yang sering menjadi inspirasi dalam berbagai karya dan proyek manapun.

ArtikelTerkait

Film Indonesia 4 Juta Penonton yang Cocok untuk Libur Natal (Unsplash)

8 Film Indonesia yang Berhasil Tembus 4 Juta Penonton dan Cocok untuk Tontonan Libur Natal

22 Desember 2023
Rekomendasi Film Berlatar Kota Bandung, Ternyata Bandung Nggak Kalah Romantis dari Jogja terminal mojok

Kota Bandung Nggak Kalah Romantis dari Jogja, Berikut Rekomendasi Film Berlatar Bandung yang Wajib Ditonton

4 Juni 2021
4 Film Joko Anwar di Disney+ Hotstar, dari Komedi hingga Superhero Terminal Mojok

4 Film Joko Anwar di Disney+ Hotstar, dari Komedi hingga Superhero

11 Juli 2022
8 Film Indonesia yang Overrated, Harusnya Nggak Perlu Dipuja Seheboh Itu Terminal Mojok.co

8 Film Indonesia yang Overrated, Harusnya Nggak Perlu Dipuja Seheboh Itu

23 April 2022
film gundala

Film Gundala yang Sama Bagusnya dengan Trailer: No Spoiler Review

2 September 2019
film bumi manusia

Tentang Film Bumi Manusia dan Perburuan yang Tayang di Hari yang Sama

24 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.