Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Rujak Buah Bumbu Masako, Penyelamat Anak Kos Saat Duitnya Empet-empetan

Melynda Dwi Puspita oleh Melynda Dwi Puspita
27 Januari 2021
A A
Rujak Buah Bumbu Masako, Penyelamat Anak Kos Saat Duitnya Empet-empetan terminal mojok.co

Rujak Buah Bumbu Masako, Penyelamat Anak Kos Saat Duitnya Empet-empetan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Masih banyak orang yang memperdebatkan dampak negatif konsumsi MSG. Yang katanya membuat otak menjadi bodoh, mengakibatkan berbagai macam penyakit, dan bersifat karsinogenik (penyebab kanker). Kalau kanker yang artinya kantong kering memang benar, ya.

Saya mah masa bodoh, lah. Apalagi buat anak kos yang minim budget dan peralatan. Bermodalkan magicom dan bumbu-bumbu siap pakai. Asalkan perut kenyang, saya sudah sangat bahagia. Bahan dapur yang serba minim membuat saya menjadi orang super kreatif.

Kalau sesama anak kos lagi kumpul, paling enak, sih, rujakan. Selain menghilangkan rasa pahit di lidah akibat hanya menelan air liur. Kegiatan mengupas dan memotong buah memang cocok untuk mempererat tali pertemanan. Walaupun hanya ada timun, mangga muda, ataupun kedondong. Semuanya akan terasa nikmat kalau bumbu rujaknya juga mantap. Apalagi modal yang diperlukan juga tergolong sedikit.

Kalau urusan per-rujakan buah, siapa sih yang nggak doyan? Namun, membuat rujak buah komplit menggunakan kacang dan terasi terasa merepotkan. Harus ada peralatan perang, yaitu cobek dan ulekan. Alhasil, kami harus pandai-pandai memanfaatkan sumberdaya alat dan bahan yang tersedia.

Sebenarnya banyak nama untuk rujak yang menggunakan bahan utama berupa buah-buahan ini. Ada yang menyebutnya sebagai rujak buah atau rujak manis. Di Jawa, rujak buah menjadi kudapan wajib saat melaksanakan tradisi lima atau tujuh bulanan kehamilan.

Bahkan ada kepercayaan yang mengatakan bahwa rasa dari rujaknya menentukan jenis kelamin anak yang dikandung. Apabila rasa rujaknya cenderung sepat, maka calon buah hati berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan jika rasa rujak adalah segar, kemungkinan si ibu akan melahirkan seorang anak perempuan.

Walau bukan tergolong makanan favorit utama berkelas nan mewah, rujak buah memang menjadi pendamping setia saat jagongan. Harganya tergolong murah dan cara membuatnya pun mudah. Sehingga rujak buah selalu dirindukan oleh orang-orang dari kalangan muda hingga emak-emak paruh baya. Apalagi kalau didampingi dengan es rasa-rasa, duh tiada tandingan kenikmatannya.

Berdasarkan informasi dari website resmi Republik Indonesia, rujak merupakan kekayaan kuliner Nusantara yang patut dibanggakan. Jajanan khas kaki lima ini menggunakan buah setengah matang sebagai bahan utama. Lantaran memiliki sensasi renyah saat digigit, terasa segar dan berasa asam manis.

Baca Juga:

Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

Rujak Buah Jawa Timur Pakai Tahu Tempe: Nggak Masuk Akal, tapi Enak

Kebiasaan saya di Probolinggo dulu, saat bersama teman-teman semasa kecil yang masih suka mencuri mangga milik tetangga. Makan mangga muda dicolek bumbu penyedap Masako plus cabe rawit yang dipotong kecil-kecil. Rasanya sudah luar biasa membuat air liur saya terus menetes. Apalagi bumbu Masako yang sedikit jemek (basah) terkena air dari buahnya. Wuih, semakin nikmat, deh.

Entah apakah budaya ini bisa ditemukan di daerah lainnya. Akan tetapi, setiap saya memperkenalkan resep sederhana rujak buah ini, teman-teman saya di luar daerah seketika kompak mengernyitkan dahi. Katanya aneh bin ajaib, “Apa-apaan micin, kok, dibuat bumbu rujak?” pikir mereka.

Kalau mencari referensi jenis-jenis rujak buah, sebenarnya sudah banyak di Google. Dari yang mainstream sampai yang tidak terduga. Apakah rujak buah bumbu Masako ini tergolong tidak biasa?

Saya sudah mencoba berbagai jenis rujak buah, mulai dari bumbu kacang, bumbu terasi hingga rujak bebeg. Semuanya enak, tetapi rujak buah Masako memang penolong saat krisis keuangan melanda.

Kalau ditanya kenapa harus merek Masako? Saya, sih, sudah mencoba berbagai merek penyedap rasa untuk dijadikan bumbu rujak buah. Bodoh amat apabila micin sudah mendarah daging di dalam tubuh saya. Namun, rasa bumbu Masako tidak ada yang menandingi. Kalau saya, sih, lebih prefer ke varian rasa ayam. Tingkat kekasaran teksturnya, kekuatan rasa gurihnya, dan aroma ayamnya itu nampol banget.

Eitss, saya bukan brand ambassador atau lagi ngiklan karena dibayar tinggi oleh pihak Masako, ya. Tidak, beneran deh saya nggak lagi promosi. Namun, kenikmatan bumbu Masako sebagai bumbu rujak buah sudah menjadi resep unggulan saya di saat rasa ngidam melanda.

Jadi, bagi saya, kalau kantong kosong tinggal recehan, ya, rujak buah bumbu Masako jadi andalan.

BACA JUGA Bagi Saya, Makan Rujak Cingur Pakai Nasi Itu Sungguh Aneh! dan tulisan Melynda Dwi Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2021 oleh

Tags: masakoRujak Buah
Melynda Dwi Puspita

Melynda Dwi Puspita

Sebutir pasir pantai asal Probolinggo, Jawa Timur.

ArtikelTerkait

Stop Pukul Rata Varian Rujak sebagai Rujak Buah! terminal mojok

Sudah Saatnya Kita Berhenti Pukul Rata Varian Rujak sebagai Rujak Buah!

24 September 2021
Kaldu Bubuk War Royco, Masako, dan Totole, Siapa Juaranya Terminal Mojok

Kaldu Bubuk War: Royco, Masako, dan Totole, Siapa Juaranya?

7 November 2022
Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

9 Januari 2026
Rujak Buah Jawa Timur Pakai Tahu Tempe: Nggak Masuk Akal, tapi Enak

Rujak Buah Jawa Timur Pakai Tahu Tempe: Nggak Masuk Akal, tapi Enak

16 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

19 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

3 Tips Membeli Point Coffee dari Seorang Loyalis Indomaret, Salah Satunya Cari yang Ada Kursi di Depan Gerainya!

19 Januari 2026
Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

13 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
7 Lagu Bahasa Inggris Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia (Unsplash)

7 Lagu Bahasa Inggris yang Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia

16 Januari 2026
Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.