Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Tipe Orang Melakukan Donasi

Immanuel Pradana Putra oleh Immanuel Pradana Putra
13 Januari 2021
A A
Salahkah Melakukan Dokumentasi Saat Kegiatan Amal? terminal mojok.co

Salahkah Melakukan Dokumentasi Saat Kegiatan Amal? terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kita tahu bahwa sejak tahun 2020 hingga saat ini, banyak terjadi hal tak terduga di seluruh dunia. Apalagi di awal tahun 2021, kita sudah menghadapi peristiwa-peristiwa buruk yang telah terjadi di Indonesia. Namun, ingatlah bahwa seburuk apa pun hal yang terjadi di dunia ini, suatu saat pasti akan tergantikan oleh suatu hal yang sangat indah.

Sebagai sesama manusia, sudah sepantasnya kita saling bergandengan tangan untuk menghadapi segala peristiwa di masa yang akan datang, meskipun kita sendiri belum mengetahui entah peristiwa baik atau buruk yang akan terjadi. Yang jelas, kita semua tentu berharap peristiwa baik yang akan banyak terjadi.

Kali ini, saya akan menceritakan sedikit mengenai kegiatan yang saya dan teman-teman lakukan sebagai mahasiswa Fakultas Komunikasi Universitas Ciputra di akhir pekan. Kami bekerja sama dengan SRK (Solidaritas Relawan Kemanusiaan) yang merupakan salah satu perkumpulan relawan di Surabaya di bawah naungan Yayasan Kasih Bangsa Surabaya.

Kami mengadakan berbagai kegiatan, salah satunya adalah “Jajan Baik.” Jajan Baik merupakan program di mana kita bisa membeli snack sambil berdonasi, dan 100% profit yang didapatkan dari hasil penjualan akan disumbangkan. Selain itu, kami juga membuka donasi bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi membantu SRK dalam menjalankan program kerjanya. Salah satu program kerja SRK adalah membagikan masker, hand sanitizer, dan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

Nah, dalam menjalankan kegiatan pengumpulan dana donasi ini, saya menemukan berbagai macam donatur yang hendak melakukan donasi. Berikut tipe-tipe orang saat melakukan donasi berdasarkan pengalaman saya.

#1 Tipe nggak enakan

Tipe donatur pertama adalah tipe yang memiliki rasa nggak enakan. Kenapa gitu? Biasanya, para relawan menyebar poster donasi pada teman-temannya, nah teman-teman si relawan ini kadang ikut serta melakukan donasi. Entah mereka melakukan donasi lantaran ikhlas atau memang agak sedikit terpaksa karena perasaan nggak enak dengan temannya yang menyebarkan poster.

Ada juga nih orang yang merasa nggak enak karena mereka melakukan donasi dengan nominal uang yang lebih kecil dibanding teman-temannya. Pada akhirnya, orang ini ikut berdonasi dengan nominal yang seenggaknya sama dengan nominal donasi temannya. Nggak tahu sih ikhlas atau nggak, ya. Hehehe. Intinya serba merasa nggak enakan, deh. Hayo ngaku, siapa yang kalau melakukan donasi seperti ini?

#2 Tipe kritis

Tipe orang melakukan donasi selanjutnya adalah tipe kritis. Biasanya tipe yang satu ini mencari informasi terlebih dulu mengenai lembaga atau yayasan yang menyelenggarakan kegiatan donasi. Apa benar hasil donasi akan disalurkan bagi yang membutuhkan atau malah bakal disalahgunakan? Bagus juga sih kalau kritis seperti ini. Mereka jadi tahu apakah donasi yang mereka salurkan tepat sasaran atau nggak. Bagi teman-teman di luar sana yang suka berdonasi, tirulah tipe kritis seperti ini supaya meminimalisir penyalahgunaan donasi yang telah dikumpulkan.

Baca Juga:

Program Donasi Rp1.000 Sehari Dedi Mulyadi Adalah Bentuk Nyata Pungli Berkedok Solidaritas Sosial

Hidup di Desa Tetap Aman meski Tidak Srawung, asalkan Anda Mau Jadi Donatur Acara Desa

#3 Tipe pekerja lapangan

Tipe ketiga ini adalah orang yang melakukan donasi dengan mau menyumbangkan waktu dan tenaga mereka atau biasa juga disebut sebagai relawan. Mereka rela memberikan waktu dan tenaga mereka dalam berbuat kebaikan tanpa mendapat imbalan apa pun.

Biasanya orang-orang ini mengadakan penggalangan dana yang secara langsung disalurkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Mereka tak segan terjun langsung ke lapangan demi menyelamatkan warga yang terkena bencana. Orang-orang tipe ini beranggapan meskipun mereka nggak mendapat imbalan apa-apa, namun ada suatu kepuasan tersendiri yang tak bisa dideskripsikan saat menolong orang lain. Ada pengalaman dan rasa bangga saat mereka mampu menjalankan tugas sebagai relawan dengan baik. Mau mencoba seperti mereka?

#4 Tipe medsos banget

Ini nih yang biasanya banyak banget ada di kalangan para millenial. Tipe donatur ini biasanya membuat konten di medos, entah Instagram atau TikTok mengenai kegiatan donasi. Biasanya, isi konten mereka berupa IG Story, postingan foto di IG, atau lebih ngetren lagi bikin video di TikTok. Yah, siapa tahu bisa masuk FYP gitu. Hehehe. Bercanda, Sayang~

Namun, yang harus kita ingat adalah setiap orang yang melakukan donasi dan membagikannya di medsos nggak semata-mata demi pencitraan agar terlihat baik saja. Banyak juga yang membagikan di medsos dengan tujuan meningkatkan kepedulian masyarakat lainnya mengenai suatu keadaan yang ada.

#5 Tipe hati suci seperti peri

Orang-orang seperti ini adalah orang yang bagi saya memiliki hati mulia. Tipe orang seperti ini biasanya ingin berdonasi, tetapi nggak ingin orang lain tau bahwa mereka donaturnya. Mereka jarang mengekspos perbuatan baiknya, namun selalu berbuat baik sekalipun orang lain nggak mengenal mereka. Mereka juga sangat mengamalkan istilah “tangan kanan memberi, tangan kiri tidak tahu” dengan baik. Istilah ini mengajarkan pada kita saat hendak beramal, kita nggak perlu pamer, nggak perlu memberitakannya pada semua orang, dan bahkan tangan kiri pun kalau bisa nggak perlu tahu mengenai perbuatan kita. Hayo, jawab dalam hati sendiri sejujurnya, siapa yang hingga saat ini jadi tipe terakhir ini?

Sekian cerita yang dapat saya bagikan. Sekali lagi, kita harus ingat bagaimanapun tipe orang yang menjadi donatur, entah tujuannya untuk sekadar pamer kebaikan atau benar-benar ikhlas, seenggaknya mereka telah berjuang untuk berbagi kebaikan.

Nah, tipe mana nih yang sangat menggambarkan diri kalian?

BACA JUGA Tips Wisata ke Lombok Budget Kere Hore Bagi Sobat Dompet Tipis dan tulisan Immanuel Pradana Putra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2021 oleh

Tags: donasidonaturtipe orang
Immanuel Pradana Putra

Immanuel Pradana Putra

Hanya seorang mahasiswa biasa yang berusaha untuk mencari indahnya pujaan cinta.

ArtikelTerkait

chattingan sama calon mertua, membalas whatsapp

Tipe Orang Berdasarkan Cara Bilang “Ok” Ketika Membalas WhatsApp

30 Maret 2020

Jangan Langsung Suuzan, Ini Alasan Bantuan Pemerintah Sering Nggak Tepat Sasaran

13 September 2021
5 Tipe Mahasiswa Saat Danusan buat Kepanitiaan Kampus terminal mojok.co

5 Tipe Mahasiswa Saat Danusan buat Kepanitiaan Kampus

12 November 2020
Salahkah Melakukan Dokumentasi Saat Kegiatan Amal? terminal mojok.co

Salahkah Melakukan Dokumentasi Saat Kegiatan Amal?

26 Januari 2021
3 Tipe Orang yang Sebenarnya Sangat Cocok Tinggal di Perumahan Cluster Terminal Mojok

3 Tipe Orang yang Sebenarnya Sangat Cocok Tinggal di Perumahan Cluster

3 Mei 2022
Hidup di Desa Tetap Aman meski Tidak Srawung, asalkan Anda Mau Jadi Donatur Acara Desa

Hidup di Desa Tetap Aman meski Tidak Srawung, asalkan Anda Mau Jadi Donatur Acara Desa

15 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.