Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Hidup di Desa Tetap Aman meski Tidak Srawung, asalkan Anda Mau Jadi Donatur Acara Desa

Angelina Nawang oleh Angelina Nawang
15 September 2024
A A
Hidup di Desa Tetap Aman meski Tidak Srawung, asalkan Anda Mau Jadi Donatur Acara Desa

Hidup di Desa Tetap Aman meski Tidak Srawung, asalkan Anda Mau Jadi Donatur Acara Desa (Mufid Majnun via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Masyarakat desa memang terkenal karena sikap saling membantu, guyub rukun, dan srawung. Tapi bagaimana nasib orang yang tidak bisa srawung?

Saya menyadari, hidup di desa itu, beban tidak (bisa) srawung itu benar-benar berat. Ujaran yang diterima oleh orang yang tidak bisa srawung kerap menyakitkan. Sok sibuk lah, tak perhatian lah, semacamnya lah. Tidak ada yang bisa dilakukan selain menerimanya…

ADVERTISEMENT

Dan tentu saja, uang.

Cara mendapat maaf dari masyarakat di desa karena tidak bisa srawung adalah dengan menjadi donatur. Oh, sudah jadi rahasia umum ini. Masyarakat desa tetap menganggap Anda jadi bagian kehidupan mereka walaupun tidak srawung. Asalkan, ya Anda jadi donatur.

Saya jelaskan dulu kenapa, ketimbang kalian melempari saya tuduhan yang nggak-nggak.

Pemberian uang tidak akan ditolak

Kegiatan apa pu itu, membutuhkan uang sebagai bahan bakarnya. Inilah wayahe orang yang tidak bisa srawung tampil. Dengan menjadi donatur, mereka setidaknya menghapus “sedikit dosa” yang mereka lakukan.

Toh, uang tersebut akan diterima dengan senyuman manis. Tak percaya? Coba saja.

Uang pengganti srawung

Masyarakat beranggapan bahwa kegiatan dapat berjalan dengan lancar karena bantuan dalam bentuk tenaga dan uang. Biasanya yang memiliki jam kerja fleksibel akan lebih banyak membantu dalam bentuk tenaga, sedangkan yang memiliki jam kerja terikat aturan akan menyumbangkan uang.

Baca Juga:

Ra srawung rabimu suwung adalah jokes tongkrongan yang sudah tidak relevan dan sebaiknya tidak usah disampaikan

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Jarang Srawung karena Lingkungannya Toxic dan Pemikirannya Jalan di Tempat!

Sudah terlihat dengan jelas peran penting donatur karena sumbangan uangnya. Lagian, nggak ada uang, acara juga nggak akan jalan. Masyarakat desa menganggap uang sebagai pengganti tenaga. Dari sini, terlihat jika menyumbangkan tenaga atau uang sebagai prinsip untuk saling mengisi.

Nyatanya, wong loma lebih dihargai

Masyarakat desa bakal segan dengan orang yang loma. Loma berarti dermawan. Bagi masyarakat desa, wong loma ada tempat tersendiri di hati mereka. Bahkan lebih dihargai dan dihormati ketimbang yang srawung. Orang royal jika masalah uang nggak kira-kira kalau ngasih. Itu yang membuat masyarakat menanggapi dengan senang hati. Toh, tujuan akhirnya juga sama supaya kegiatan terlaksana.

Hidup di desa akan aman selama jadi donatur. Masyarakat akan mengenal Anda—sang donatur—sebagai sosok yang memiliki kontribusi besar. Ibaratnya menjadi “pahlawan” yang bisa membawa perubahan. Bentuk partisipasi aktif dalam hal pendanaan realitasnya berdampak baik bagi kerukunan masyarakat. Di sisi lain, acara terlaksana dengan baik. Masyarakat tidak mempermasalahkan donatur yang tidak srawung. Bahkan tetap menyapa dan memperlakukan sama dengan orang yang srawung.

Jadi, selama Anda jadi donatur, tidak srawung pun Anda tetap aman. Tapi ya, jangan karena Anda malas kerja bakti njuk memilih jadi donatur, lalu kebanyakan protes. Nggak bisa gitu cara hidupnya. Kalau gitu ya, sama aja ngakali sistem dong.

Penulis: Angelina Nawang
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Menolak Falsafah ‘Ra Srawung Rabimu Suwung’

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 September 2024 oleh

Tags: donaturkehidupan desasrawung
Angelina Nawang

Angelina Nawang

Calon guru Bahasa Indonesia di masa depan.

ArtikelTerkait

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Jarang Srawung karena Lingkungannya Toxic dan Pemikirannya Jalan di Tempat!

30 Mei 2026
Upah Minimum Jogja Memang Naik, tapi Bukan Berarti Buruh Nggak Boleh Protes, Ini Bukan Perkara Upah Semata, Bolo! UMP Jogja, gaji Jogja, frugal living ump jogja yogyakarta, bandung

Seburuk Apa pun Citra Jogja, Tetap Saja, Perkara Keramahan, Jogja Adalah Juaranya

21 Januari 2024
Hidup di Desa Terkadang Tak Lebih Baik ketimbang Hidup di Kota, Bahkan Bisa Jadi Lebih Buruk

4 Jenis Manusia yang Bikin Hidup di Desa Serasa Neraka

25 Januari 2025
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Ra srawung rabimu suwung adalah jokes tongkrongan yang sudah tidak relevan dan sebaiknya tidak usah disampaikan

16 Agustus 2026
orang desa, anak kuliahan

Bagi Saya, Masyarakat Desa Adalah Potret Indonesia yang Sebenarnya

16 Mei 2020
daftar tamu undangan pernikahan ra srawung rabimu suwung seserahan adik nikah duluan gagal nikah dekorator pernikahan playlist resepsi pernikahan mojok

Menolak Falsafah ‘Ra Srawung Rabimu Suwung’

6 Juli 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Ngeri! Rekening Bank Mandiri bisa diblokir atas permintaan aparat (Unsplash)

Rekening Bank Mandiri hilang sekali klik sukses melahirkan rasa takut karena pemblokiran tanpa proses hukum bisa menimpa siapa saja

24 Agustus 2026
Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

26 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang Mojok.co

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang

23 Agustus 2026
Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan faslitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi Mojok.co

Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan fasilitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi

23 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.