Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

9 Dosa Bengkel Motor yang Bikin Pelanggan Males Balik Lagi

Budi oleh Budi
14 September 2025
A A
9 Dosa Bengkel Motor yang Bikin Pelanggan Males Balik Lagi (Unsplash)

9 Dosa Bengkel Motor yang Bikin Pelanggan Males Balik Lagi (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam hubungan sosial antara manusia dan bengkel motor, ada satu hal yang sering luput dari pengamatan. Yang saya maksud adalah adanya 9 dosa kecil yang dilakukan oleh para mekanik. 

Dosa ini memang bukan dalam arti religius, melainkan praktik-praktik sepele nan mengesalkan. Bahkan bisa pelanggan kehilangan kepercayaan. 

Masalahnya, sebagian bengkel motor tidak pernah sadar. Bahwa kelalaian sekecil apa pun, mulai dari baut hilang, parts boncel, hingga perbaikan asal jadi, sudah cukup untuk membuat konsumen berpindah haluan ke bengkel sebelah.

Seperti halnya hubungan asmara, pelanggan bengkel motor juga punya batas kesabaran. Sekali dua kali dikecewakan, masih bisa memaafkan. Namun, kalau sudah berkali-kali, jangan heran kalau pelanggan memilih bengkel lain meski lokasinya lebih jauh. Berikut ini 9 dosa bengkel motor yang sering membuat pelanggan males balik lagi.

#1 Bengkel motor menghilangkan baut 

Bagi sebagian bengkel motor, baut mungkin barang remeh yang bisa hilang tanpa konsekuensi. Padahal, bagi pemilik motor, setiap baut punya ikatan emosional. 

Baut yang hilang bukan cuma mengurangi estetika, tapi juga menimbulkan suara klutak-klutak yang mengganggu. Ironisnya, pihak bengkel motor sering berpura-pura tidak tahu, seakan baut tersebut lenyap karena dimakan jin. 

Padahal kalau jujur, pelanggan biasanya maklum, tapi ya mbatin diganti, lah. Jangan anggap perkara baut doang, soalnya kalau bagian yang hilang itu menyangga komponen penting jelas bisa berujung fatal.

#2 Perbaikan asal jadi

Dosa klasik yang paling sering dijumpai adalah perbaikan model “yang penting nyala”. Motor memang bisa kembali berjalan, tapi tidak jarang masalah lama tetap ada, hanya ditambal seadanya. 

Baca Juga:

7 Ciri Bengkel Motor yang Jujur, Pahami biar Motor dan Dompet Nggak Makin Ancur

11 Potret Menyedihkan Menjadi Driver Ojol Perempuan

Contohnya, suara mesin yang kasar tetap dibiarkan dengan iming-iming “Normal itu, Mas.” Padahal jelas tidak normal. Bagi pelanggan, perbaikan asal jadi terasa seperti dibohongi. Kan, sial.

#3 Parts motor boncel setelah diservis

Pernah suatu kali, pelanggan mendapati cover body motornya boncel setelah keluar dari bengkel motor. Ketika ditanya, mekanik hanya menjawab santai, “Memang sudah gitu, Mas.” 

Jawaban semacam itu jelas lebih menyakitkan daripada boncelnya sendiri. Parts motor yang lecet akibat keteledoran mekanik adalah dosa besar yang sering ditutupi dengan alasan klise. 

Padahal, yang diharapkan pelanggan hanyalah sedikit kehati-hatian dan tanggung jawab. Motor bagi sebagian orang adalah harta berharga, bukan sekadar kendaraan ke warmindo.

#4 Ongkos jasa bengkel motor yang tidak transparan

Fenomena lain yang membuat pelanggan malas kembali adalah ongkos jasa kayak misteri. Sering terjadi, harga jasa baru diumumkan setelah motor selesai diperbaiki. 

Konsumen pun kaget, ibarat masuk warung tenda pinggir jalan, pesan nasi goreng, lalu ditagih harga setara steak wagyu. Transparansi harga adalah bentuk penghormatan terhadap pelanggan. Tanpa itu, bengkel motor terlihat seperti sedang memainkan permainan tebak-tebakan tarif yang tentu merugikan konsumen.

#5 Spare part palsu yang disulap jadi ori

Tidak semua bengkel motor melakukan ini. Tetapi, praktik penggantian spare part KW yang diklaim sebagai original cukup sering terjadi. 

Pelanggan yang awam tentu percaya saja. Namun, setelah beberapa minggu, parts cepat rusak dan motor kembali bermasalah. Bagi sebagian orang, ditipu soal spare part rasanya lebih pahit daripada diputus pacar via WhatsApp. Sakitnya dobel.

#6 Motor ditinggal lebih lama dari janji

Mekanik sering berkata, “Sebentar aja, Mas. Setengah jam kelar.” Nyatanya, motor baru selesai keesokan harinya. 

Keterlambatan memang hal manusiawi, tapi janji palsu semacam ini menjadi dosa yang menggerogoti kesabaran pelanggan. Jika saja sejak awal mekanik bengkel motor berkata jujur bahwa servis butuh waktu lama, pelanggan bisa mengatur waktu dengan baik.

#7 Pelayanan bengkel motor yang dingin dan judes

Selain soal teknis, ada pula dosa non-mekanis yang sering membuat pelanggan enggan kembali. Misalnya sikap mekanik yang dingin, ketus, atau bahkan tidak ramah. 

Pelanggan bukan hanya ingin motornya sehat, tetapi juga ingin diperlakukan sebagai manusia. Interaksi sekadar basa-basi seperti “Silakan, Mas,” atau “Mau ditunggu atau ditinggal?” bisa memberi kesan positif. Sebaliknya, wajah datar penuh amarah membuat bengkel terasa seperti ruang interogasi KPK.

#8 Menunda pekerjaan karena asyik ngopi

Tidak ada yang salah dengan ngopi. Namun, ketika ngopi lebih diprioritaskan daripada motor pelanggan, itu jelas sebuah dosa. 

Motor sudah ditaruh dari pagi, mekanik masih asyik bercengkerama dengan gelas kopi, rokok, dan gosip warung sebelah. Pekerjaan yang harusnya selesai dua jam jadi molor sampai sore. Pelanggan pun mendadak merasa seperti mahasiswa yang skripsinya di-PHP dosen pembimbing.

#9 Bengkel motor mengabaikan keluhan pelanggan

Dosa terakhir yang sering terjadi adalah sikap abai terhadap keluhan. Misalnya, pelanggan mengeluhkan suara berisik pada bagian tertentu, tapi mekanik menyepelekan dengan kalimat, “Itu biasa, Mas.” 

Padahal, kalau diperiksa lebih teliti, bisa jadi memang ada masalah serius. Ketika keluhan tidak ditanggapi, pelanggan merasa suaranya tidak dianggap. Akibatnya, kepercayaan runtuh pelan-pelan, seperti kursi plastik yang diduduki bapak-bapak saat acara hajatan.

Pada akhirnya, 9 dosa bengkel motor ini memang terlihat kecil. Namun akumulasi dari dosa-dosa kecil itulah yang membuat pelanggan ogah kembali. 

Satu kali kecewa bisa diabaikan, tapi kalau berkali-kali, bengkel akan kehilangan bukan hanya pelanggan, melainkan juga reputasi. Dan reputasi, sebagaimana kita tahu, jauh lebih mahal daripada harga sebuah baut.

Penulis: Budi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Ngerti Soal Motor Itu Penting, Belajar dari Sekarang biar Nggak Ditipu Bengkel Nakal

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 September 2025 oleh

Tags: bengkelbengkel motorbengkel motor terdekatbengkel nakalspare part KW
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

5 Tipe Pelanggan Bengkel yang Sering Ditemui montir

5 Tipe Pelanggan Bengkel yang Sering Ditemui

26 September 2022
5 Akal-akalan Bengkel yang Perlu Diwaspadai Pelanggan kalau Tidak Mau Rugi Mojok.co

5 Akal-akalan Bengkel yang Perlu Diwaspadai Pelanggan kalau Tidak Mau Rugi 

19 September 2025
Servis Motor Rutin, Komponen yang Harus Diperiksa dan Perkiraan Biayanya Terminal Mojok

Servis Motor Rutin, Komponen yang Harus Diperiksa dan Perkiraan Biayanya

10 Oktober 2022
Menjaga Kualitas Shockbreaker dengan Meminimalisir Penggunaan Standar Samping terminal mojok.co

Menjaga Kualitas Shockbreaker dengan Meminimalisir Penggunaan Standar Samping

11 Oktober 2020
Dear, Pemilik Bengkel, Jangan Sembarangan Menempel Stiker di Kendaraan Kami. Nyebelin!

Dear, Pemilik Bengkel, Jangan Sembarangan Menempel Stiker di Kendaraan Kami. Nyebelin!

20 Oktober 2025
honda astrea grand

3 Keunggulan dan 3 Penyakit Honda Astrea Grand

10 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal

6 Januari 2026
5 Ide Suvenir Nikah Bermanfaat yang Nggak Bakal Dibuang Tamu Undangan Mojok.co

5 Ide Suvenir Nikah Bermanfaat yang Nggak Bakal Dibuang Tamu Undangan

8 Januari 2026
Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

5 Januari 2026
Muak 30 Tahun Menyandang Nama Acep Saepulloh dan Diejek “Abdi Kasep Sumpah Demi Allah” Mojok.co

Muak 30 Tahun Menyandang Nama Acep Saepulloh karena Sering Diejek “Abdi Kasep Sumpah Demi Allah”

6 Januari 2026
Ambarawa Ekspres: Kereta Api Pantura yang Krisis Identitas, Bikin Sesat Calon Penumpang

Ambarawa Ekspres: Kereta Api Pantura yang Krisis Identitas, Bikin Sesat Calon Penumpang

5 Januari 2026
Alasan Booth Nescafe di Kulon Progo Selalu Ramai, padahal Cuma Kecil dan Menunya Itu-Itu Saja Mojok.co

Alasan Booth Nescafe Bisa Jadi Primadona Ngopi Baru di Kulon Progo

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja
  • Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.