Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

8 Salah Paham yang Kerap Terjadi Terkait Jabodetabek

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
8 Juni 2022
A A
8 Salah Paham yang Kerap Terjadi Terkait Jabodetabek Terminal Mojok

8 Salah Paham yang Kerap Terjadi Terkait Jabodetabek (Triawanda Tirta Aditya/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) merupakan kawasan yang boleh dibilang pusatnya Indonesia. Segala sesuatu nyaris ada di sana, mulai dari pusat tren, pusat perbelanjaan, pusat kesehatan, pusat pendidikan, dsb. Meski sudah sangat populer dan kerap jadi bahan perbincangan, ternyata masih ada beberapa hal yang kerap disalahpahami terkait Jabodetabek.

Kesalahpahaman ini bukan hanya dilakukan orang-orang yang berada di luar Jabodetabek, namun juga kerap dilakukan orang yang tinggal di Jabodetabek dan bahkan sudah menetap di sana sedari lahir. Hal ini bisa kita maklumi mengingat Jabodetabek merupakan daerah yang luas dan terdiri dari beberapa provinsi, sebut saja DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Jadi, apa saja sih hal-hal terkait Jabodetabek yang sering disalahpahami banyak orang?

#1 Menulis Tanggerang alih-alih Tangerang

Bukan hanya sekali dua kali, saya sering menemukan teman yang berasal dari luar Jabodetabek menulis “Tanggerang” alih-alih Tangerang. Kalau secara pelafalan memang Tangerang seperti dilafalkan dengan Tang-gerang, tapi secara penulisan yang benar adalah Tangerang, bukan Tanggerang.

#2 Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Jakarta

Gerbang utama pelancong asing masuk ke Indonesia adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Bandara ini mendapatkan three letter code dari standar Internasional Air Transport Association (IATA), yaitu CGK. Singkatan CGK ini berasal dari salah satu nama daerah di Jakarta, yakni Cengkareng, yang dianggap banyak orang bahwa lokasi bandara Soetta berada di sana. Tapi, tahukah kalian bahwa Bandara Soetta bukan berada di Cengkareng?

Ketika pertama kali dibangun, Bandara Soetta memang terletak di Cengkareng, atau lebih tepatnya di antara perbatasan Jakarta dengan Tangerang. Oleh karena itu, bandara ini mendapatkan kode CGK dari IATA. Akan tetapi saat ini secara yuridis, Bandara Soetta berlokasi di Tangerang, Provinsi Banten, bukan lagi di Jakarta.

#3 Nggak ada kabupaten di DKI Jakarta

Buat netizen ibu kota yang kerap kali menyebut orang daerah sebagai “orang kabupaten”, asal kalian tahu ya, di DKI Jakarta juga ada kabupaten, lho. Mungkin kalian hanya tahu Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Selain kelima kota administrasi tersebut, ternyata ada satu lagi kabupaten administrasi yang bernama Kepulauan Seribu, lho! Makanya nggak usah menyebut orang daerah sebagai orang kabupaten lagi, ya, wong di Jakarta saja juga ada kabupaten, kok.

#4 Jumlah pulau di Kepulauan Seribu

Sama halnya dengan Lawang Sewu di Semarang yang nggak memiliki jumlah pintu sampai seribu, begitu pula kabupaten administrasi Kepulauan Seribu di DKI Jakarta. Kepulauan Seribu hanya memiliki pulau sebanyak 110 pulau. Jumlah tersebut tentu masih kurang banyak untuk menembus angka seribu. Jadi, buat kalian yang masih berpikiran Kepulauan Seribu dinamai demikian karena terdiri dari seribu pulau, kalian salah.

#5 Bekasi, Bogor, dan Tangerang adalah nama kota

Ada tiga daerah di Jabodetabek yang namanya bukan hanya nama sebuah kota. Ketiga daerah itu adalah Bekasi, Bogor, dan Tangerang. Daerah-daerah yang saya sebutkan ini selain menjadi nama kota, juga jadi nama kabupaten, lho. Ada Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Sementara Tangerang terbagi menjadi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga:

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

Pengalaman membangun rumah di desa, mahal di mental karena ada saja konfliknya 

#6 Cikarang adalah nama kabupaten/kota

Saking terkenalnya kawasan industri di Cikarang, banyak orang yang beranggapan bahwa Cikarang adalah sebuah kabupaten/kota. Sayangnya, anggapan tersebut kurang tepat lantaran Cikarang merupakan bagian dari Kabupaten Bekasi. Nama Cikarang sendiri merupakan nama kecamatan yang berada di Kabupaten Bekasi.

#7 Stasiun Citayam

Tak sedikit orang yang menyatakan bahwa Stasiun Citayam berada di Bogor. Sebenarnya pernyataan tersebut kurang tepat, sebab lokasi Stasiun Citayam sendiri sebenarnya berada di perbatasan antara Depok dan Bogor. Di sisi utara stasiun ini adalah wilayah Kota Depok, sementara sisi selatan dari stasiun ini adalah wilayah Kabupaten Bogor. Selain itu, Stasiun Citayam kerap dilafalkan menjadi Citayem, padahal yang benar ya Citayam.

#8 Universitas Indonesia di Depok

Kita sedang membahas Kota Depok ya, bukan Kecamatan Depok yang berada di Jogja, Gaes. Adalah kurang tepat bila mengatakan Universitas Indonesia (UI) berada di Depok. Pasalnya, ada fakultas dari UI yang nggak berada di Depok. Fakultas tersebut adalah Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi yang berada di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.

Sekarang sudah tahu kan beberapa hal terkait Jabodetabek yang kerap disalahpahami? Kalau kalian punya info tambahan, silakan sampaikan di kolom komentar, ya.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Salah Paham yang Kerap Terjadi Terkait Pulau Sulawesi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Juni 2022 oleh

Tags: jabodetabekpilihan redaksisalah paham
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Ketidakadilan Bagi Warga Bantul Perihal Jarak Tempuh di Jogja (Unsplash)

Bantul Memang Daerah yang Penuh dengan Kejadian (dan Orang) Aneh, Selalu Saja Ada Hal Baru (dan Aneh) di Bantul

8 Agustus 2023
Kenapa Banyak Kucing Berdatangan setelah Kita Memberi Makan Kucing Liar_ terminal mojok

Kenapa Banyak Kucing Berdatangan setelah Kita Memberi Makan Kucing Liar?

26 September 2021
3 Jalan di Jogja yang Tidak Boleh Dilewati Pengantin Baru Terminal Mojok

3 Jalan di Jogja yang Tidak Boleh Dilewati Pengantin Baru

24 Februari 2022
Bagi Orang Madiun, Pecel Tumpang Adalah Inovasi yang Sesat terminal mojok.co

7 Dosa Penjual Nasi Pecel yang Ngaku Asli Madiun

7 Januari 2023
Modul Gratis Ini Bantu Pengusaha UMKM Bikin Laporan Keuangan Sederhana (Shutterstock)

Modul Gratis Ini Bantu Pengusaha UMKM Bikin Laporan Keuangan Sederhana

30 Mei 2022
Larangan Demo untuk PNS Adalah Bentuk Nrimo Ing Pandum Sesungguhnya terminal mojok.co

Larangan Demo untuk PNS Adalah Bentuk Nrimo Ing Pandum Sesungguhnya

28 Januari 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini (Mojok.co)

5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini 

16 Agustus 2026
Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku Mojok.co

Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku

18 Agustus 2026
Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026
Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura Mojok.co

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.