7 Rekomendasi Kuliner Semarang ala Food Vlogger Ria SW – Terminal Mojok

7 Rekomendasi Kuliner Semarang ala Food Vlogger Ria SW

Artikel

Bingung cari kuliner Semarang yang cocok dengan lidahmu. Salah satu cara menghapus kebingungan adalah dengan mengintip perjalanan food vlogger favorit. Kalau saya, sih, Ria SW.

Salah satu food and travel vlogger yang layak untuk diikuti adalah Ria Sukma Wijaya atau dikenal dengan nama Ria SW. Saat ini jumlah pelanggan setianya di YouTube sudah mencapai kurang lebih 3,3 juta subscribers.

Dari sekian banyaknya video kulineran keliling Indonesia bahkan dunia, saya tertarik merangkum salah satunya, yaitu jajanan Kota Semarang, Jawa Tengah. Sebenarnya videonya dibagi menjadi tiga bagian, namun sudah saya rangkum menjadi 7 makanan sebagai rekomendasi kalian jika nantinya ingin cicipin kuliner Semarang.

1# Warung Sate & Gule 29

Kuliner Semarang yang menjadi destinasi pertama Ria SW adalah Warung Sate dan Gule 29, spesialis olahan kambing. Resep di Warung Sate dan Gule 29 ini berasal dari leluhur pemilik warung.

Ria SW suka sekali dengan rasa sambal yang disajikan dalam semangkok gule kambing panas. Karena itu ia merekomendasikan rumah makan ini.

2# Spesial Nasi Ayam Bu Nyoto

Sepertinya, bagi warga setempat, kuliner Semarang ini sudah sangat dikenal. Banyak orang mengantre untuk menyantap makanan hits satu ini. Terletak di Jalan Mayjen MT Haryono, rumah makan ini menyajikan nasi ayam spesial dengan bumbu khas buatan rumahan ala Bu Nyoto. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp15 ribu sampai Rp20 ribu.

Baca Juga:  Alasan Kenapa Punya Kakak Cowok itu Nggak Selalu Enak

Ria SW merekomendasikan paket nasi ayam yang dicampur langsung dengan kuah berbumbu dan tidak lupa sate ati ampela. Rasa pedas yang dirasakan ketika menyantap makanan ini terletak dari olahan labu yang menjadi side dish nasi ayam. Jadi, jangan mencari sambel ya untuk makanan ini.

3# Nasi Kucing Pak Gik

Jika lapar tengah malam, kuliner Semarang yang bisa menjadi penyelamat adalah Nasi Kucing Pak Gik yang terletak di Jalan Inspeksi, Sekayu, Semarang. Seperti nasi kucing pada umumnya, Pak Gik menyajikan nasi dengan lauk yang porsinya sedikit.

Tersedia juga gorengan seperti otak-otak dan bakwan. Kuliner Semarang ini cocok untuk beberapa orang yang suka nongkrong berlama-lama sambil menikmati pemandangan jalanan ketika malam hari.

4# Lekker Paimo

Lekker Paimo terletak di Jalan Karang Anyar no.37, depan sekolah Loyola. Lekker di sini berukuran tipis seperti lekker pada umumnya, sih.

Yang spesial adalah lekker berukuran besar menggunakan topping spesial seperti cokelat batangan, selai kacang almond, dan keju mozzarella. Kebayang kan pas lagi panas-panas keju mozzarellanya meleleh di mulut.

5# Lumpia Gang Lombok

Lumpia dikenal sebagai kuliner Semarang yang otentik. Walaupun lumpia banyak dijual di setiap sudut Kota Semarang, Ria SW merekomendasikan untuk mencoba langsung di rumah makan yang berada di Jalan Lombok No.11.

Menurut Ria SW, Lumpia Gang Lombok adalah pelopor lumpia di Semarang. Jadi rasa yang dihidangkan masih otentik. Rumah makan ini menjual lumpia goreng dan basah. Disajikan bersamaan dengan bumbu kental yang gurih dan cabai rawit untuk menambah rasa pedas. Harga yang ditawarkan untuk satu lumpia adalah Rp15 ribu.

Baca Juga:  Seret Meminang Vario 125 Gara-gara Fitur CBS dan ISS

6# Nasi Goreng Babat Pak Karmin

Penggemar nasi goreng, mari merapat keNasi Goreng Babat Pak Karmin. Disajikan dengan telur dadar dan resep rahasia Pak Karmin, nasi goreng babat di sini menjadi salah satu jujugan pemburu kuliner Semarang.

Babat yang digunakan dimasak dengan benar. Tidak berbau. Tips dari Ria SW: pesan minum teh tawar saja supaya rasa gurih dari nasi goreng tidak hilang dari lidah. Menarik.

7# Nasi Gandul Pak Memet

Makanan terakhir yang menjadi penutup kuliner Semarang Ria SW adalah Nasi Gandul Pak Memet. Sama seperti nasi ayam spesial Bu Nyoto, Nasi Gandul ini juga menjadi favorit warga asli dan pendatang.

Disajikan dengan alas daun pisang, nasinya diguyur dengan kuah kaldu sapi dan daging yang fresh baru dimasak dari kuali. Sambal dan kecap manisnya juga asli buatan rumahan sehingga menambah keaslian rasa. Makanan pendamping nasi gandul berupa perkedel dan tempe.

Itulah dia rangkuman kuliner Semarang berdasarkan rekomendasi Ria SW. Semoga bisa dijadikan gambaran bagi kalian jika ingin mencari kuliner legendaris di Kota Atlas ini!

BACA JUGA Pengalaman Saya Menjadi Pegawai Pondok yang Upahnya Jauh di Bawah Penjaga Outlet Thai Tea dan tulisan Aisyah Nabilla lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

 




Komentar

Comments are closed.