Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

7 Lagu Emo dan Pop Punk Tahun 2022 dengan Vibes 2000-an

Butet RSM oleh Butet RSM
11 Maret 2022
A A
7 Lagu Emo dan Pop Punk Tahun 2022 dengan Vibes 2000-an Terminal Mojok

7 Lagu Emo dan Pop Punk Tahun 2022 dengan Vibes 2000-an (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Harus diakui bahwa musik alternatif circa 2000 punya daya magis yang kuat. Kala itu, pop punk dan emo menjadi bagian dari genre alternatif yang sukses diterima oleh banyak kalangan. Dua genre tersebut bisa dibilang terlalu pop bagi mereka yang punya selera kelewat cadas. Namun hingga hari ini, penggemar musik alternatif 2000-an jelas masih sulit move on dari kedua genre tersebut.

Kerinduan para penggemar musik pop punk dan emo terlihat jelas dari reaksi yang muncul terhadap festival When We Were Young yang akan akan diadakan pada Oktober 2022. Menurut analisa banyak pihak, festival yang dalam posternya menyebut banyak sekali nama musisi pop punk dan emo dari era 2000-an itu secara teknis mustahil diadakan. 

Namun, dilansir dari berbagai media, Live Nation sebagai promotor festival When We Were Young mengatakan bahwa acara tersebut bukan suatu penipuan. Itu sih kita lihat saja nanti. Yang jelas, untuk generasi colok usb dari warnet, harga tiketnya sungguh ra mashok, Bozque. Tiket festival yang akan diselenggarakan di Las Vegas tersebut dijual mulai dari harga 3,2 juta hingga 179.3 juta rupiah dan nggak bisa dibeli pakai daun singkong, Bozque. 

Festival itu akhirnya menimbulkan kegaduhan. When We Were Young tak lebih dari sebuah acara nostalgia yang overrated. Namun faktanya, sejak kegaduhan itu terjadi gelora musik pop punk dan emo jelas menggeliat. Tak hanya musisi dari era 2000-an yang belakangan kembali muncul ke permukaan, para pendatang baru pun bermunculan lewat label seperti Fearless Records, DTA Records, Epitaph Records atau Pure Noise Records. Dalam beberapa bulan terakhir hampir setiap bulan mereka merilis single baru dengan vibes 2000-an.

Selama bulan Januari hingga Februari 2022, saya mencatat ada setidaknya tujuh lagu emo dan pop punk dengan vibes 2000-an yang bisa ditambahkan ke playlist Spotify-mu. Move on dari The Used, My Chemical Romance, atau Sugarcult nggak ada salahnya, lho. Supaya pikiran nggak stuck di tahun 2000 melulu. 

#1 Loved You a Little – The Maine feat. Taking Back Sunday

If I was just a lie to you
Well you were less than that to me
Never loved you a little, 
Loved you a little

Lagu yang dirilis pada 27 Januari 2022 ini adalah lagu tahun 2022 yang amat sangat kental vibes 2000-nya. Vokal dari Charlotte Sands, Adam Lazzara (Taking Back Sunday), dan John O’Callaghan (The Maine) bersahutan dengan sempurna. Lagu dengan tema putus dari pasangan ini bisa kamu pilih sebagai lagu kebangsaan untuk merayakan kebebasan baru tanpa menye-menye. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa, “Nek biyen aku goblok, kowe sak ngisore goblok.” Nah, mantap, bukan?

“Loved You a Little” amat kental dengan vibes 2000-an (Pixabay.com)

#2 Tell Me You’re Sorry – Real Friends

Tell me, tell me that you’re sorry
Even if you’re lying through your teeth
Tell me, tell me that you’re trying
Just to break the silence
and put this behind us

Baca Juga:

5 Tayangan Netflix yang Sebaiknya Jangan Ditonton Saat Makan, Bikin Mual!

Kalau Peterpan Reuni Nanti, Andika dan Vokalis Bayaran Wajib Menyanyikan 5 Lagu yang Paling Membekas di Ingatan Fans Ini

Lagu dari Real Friends ini dirilis pada 12 Februari 2022. Lirik dari “Tell Me You’re Sorry” bertutur tentang rasa kecewa dan sakit hati yang muncul karena dibohongi berkali-kali. Yang istimewa, rasa kecewa dalam lagu ini disajikan dalam melodi dengan aransemen yang asyik. No lemes-lemes club! 

#3 Emotion Sickness – Said The Sky, Will Anderson, Parachute

You’re the cause that cures the symptoms
My unfortunate addiction
Oh, oh, oh, oh

Lagu emo dengan lirik “berdarah-darah” ini hasil kolaborasi dari Said The Sky, Will Anderson, dan Parachute. Lirik dan nada dari lagu ini seakan hendak mengingatkan penggemar lagu emo 2000-an dengan lagu semacam “Only One” dari Yellowcard. Lagu ini dirilis pada 17 Februari 2022. Memang tak terlalu berisik, sih, namun jelas liriknya mengusik. Emo banget lah. 

Yellowcard, salah satu band pop punk asal Amerika (Maj.l/Shutterstock.com)

#4 Loser – Sueco

I’m such a loser, 
swear to God, I’m the worst
I always fuck everything up, it’s a curse

Lagu yang dapat diinterpretasikan sebagai perayaan kepayahan diri ini dirilis pada 28 Januari 2022. Sueco dalam lagu “Loser” berperan sebagai kawan yang sama payahnya dengan siapa pun yang merasa punya jiwa pengacau. Lagu ini jelas melawan derasnya infografis tentang pentingnya afirmasi positif. Meski begitu, ia tetap punya segmen pendengar tersendiri. Mereka adalah manusia-manusia yang biasa ditemani oleh musik di kala terpuruk. Kadang, nggak apa-apa untuk merasa buruk, kan? 

#5 I’m Missing You – Girlfriends

I’m missing you like I knew I would
I’m missing you, heard you’re doing good
I hope you hurt like me, but that just isn’t true
I’m missing you, I’m missing you

Lagu bertema sulit move on dari mantan ini dirilis oleh Girlfriends pada 3 Februari 2022. Tema patah hati memang menjadi tema andalan dalam lagu-lagu emo. Hal ini membuat lagu emo sering disebut sebagai lagu cengeng. Untungnya, Girlfriends membuat lagu cengeng kemasan 2000-an dengan apik dan manis. 

#6 I Hate Me Too – As It Is

I’m dead inside, I hate me too
Now I know what it’s like
To be just like you, Yeah, I hate me too

As It Is merilis lagu “I Hate Me Too” pada tanggal 4 Februari 2022. Lagu ini bertutur tentang bagaimana rasanya membenci diri sendiri. Bukan tipe lagu untuk didengarkan oleh siapa pun yang berada dalam fase terendah depresi, namun bukan lagu yang buruk juga. Lagu ini merepresentasikan rasa frustasi yang timbul karena tak bisa melihat sisi positif dalam diri dengan sangat gamblang dan mendalam. 

Lagu “I Hate Me Too” menampilkan rasa frustrasi pada diri (Unsplash.com)

#7 Ruin My Life – Simple Plan feat. Deryck Whibley

And I’ll admit you got real close but I’ll be sleeping fine tonight
Sorry, I don’t mean to disappoint you
You didn’t ruin my life

Lagu “Ruin My Life” bercerita tentang suatu hubungan yang kandas. Lagu hasil kolaborasi antara Simple Plan dengan Deryck Whibley ini dirilis pada 18 Februari 2022. Seperti lirik-lirik lagu Simple Plan lainnya, liriknya teramat sopan dan bisa jadi lagu ini mendapat tempat di hati generasi TikTok dibandingkan dengan lagu-lagu dengan vibes pop punk dan emo 2000-an lainnya. 

Ketujuh lagu tadi mungkin terasa asing karena belum terlalu sering diputar di radio. Meski ketujuh lagu emo dan pop punk tersebut tergolong baru, namun punya nuansa musik era 2000 yang begitu kental. Akankah para promotor yang gencar mempromosikan musik dengan vibes 2000-an dapat berhasil meracuni generasi TikTok yang ceria? Oh, tentu saja tidak semudah itu, Barbara. 

Penulis: Butet Rachmawati Sailenta Marpaung
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Maret 2022 oleh

Tags: emolagupop punkrekomendasi
Butet RSM

Butet RSM

Ibu dari tiga anak, penulis lepas yang tinggal di Bantul. Terbiasa menulis tentang UMKM, pasar, pendidikan alternatif, dan keresahan sosial.

ArtikelTerkait

Tebakan Saya, yang Menyakiti Bernadya Adalah Orang Lamongan

Tebakan Saya, yang Menyakiti Bernadya Adalah Orang Lamongan

14 September 2024
rekomendasi es krim lima ribuan mojok

6 Rekomendasi Es Krim di Bawah Lima Ribuan yang Dijamin Enak

4 Agustus 2021
pop punk

Mengamati Istilah Pop Punk Is Not Dead

13 Maret 2020
5 Tayangan Netflix yang Sebaiknya Jangan Ditonton Saat Makan, Bikin Mual! Mojok.co

5 Tayangan Netflix yang Sebaiknya Jangan Ditonton Saat Makan, Bikin Mual!

12 Desember 2025
TikTok Music, Aplikasi Streaming Musik Terbaru Lebih Unggul daripada Spotify

TikTok Music, Aplikasi Streaming Musik Terbaru Lebih Unggul daripada Spotify

27 Maret 2024
jerinx musik hardcore rock post hardcore punk mojok

8 Lagu Band Post Hardcore yang Pasti Ada di Playlist Ponsel Nokia Milikmu

5 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.