Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Tayangan Netflix yang Sebaiknya Jangan Ditonton Saat Makan, Bikin Mual!

Wahyu Tri Utami oleh Wahyu Tri Utami
12 Desember 2025
A A
5 Tayangan Netflix yang Sebaiknya Jangan Ditonton Saat Makan, Bikin Mual! Mojok.co

5 Tayangan Netflix yang Sebaiknya Jangan Ditonton Saat Makan, Bikin Mual! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Makan sambil menonton film atau serial kini semakin jamak dilakukan. Apalagi kalau makan sendiri, film atau serial yang tersedia di layanan streaming seperti Netflix bisa menjadi teman. Tapi, tidak semua tontonan pas dinikmati sambil menyantap makanan. Adegan kekerasan yang kelewat ekstrem hingga distorsi tubuh manusia bisa meruntuhkan selera makan. 

Itu mengapa, sebelum makan sambil menonton  Netflix, sebaiknya kenali dahulu tontonannya. Dan, berikut adalah lima tontonan Netflix yang seharusnya tidak kalian tonton sambil makan. Saran saya simpan dulu sendok, tutup dulu bungkus Indomie, dan letakkan dulu gorengan kalian.

ADVERTISEMENT

#1 The Platform

Film ini bercerita tentang penjara vertikal di mana makanan diturunkan dari lantai teratas ke yang paling bawah. Kedengarannya simpel, tapi eksekusinya … Oh tidak. Makanan di atas nampan itu semakin lama semakin hancur, tercemar, diinjak, diseruduk, dan disentuh oleh hal-hal yang tidak pantas disentuh. Ketika adegan orang di lantai bawah bertahan hidup dengan sisa-sisa makanan , mi saya yang tadinya terlihat lezat mendadak jadi kurang sedap. 

#2 Until Dawn

Until Dawn adalah film adaptasi game. Tontonan Netflix satu ini mengisahkan seorang wanita muda yang berusaha mencari kakaknya yang menghilang. Bersama beberapa temannya, mereka menelusuri lembah terpencil sampai akhirnya terdampar di sebuah rumah misterius yang dipenuhi informasi orang hilang.

Di sinilah kegilaan dimulai. Pada malam harinya, kelompok ini diserang oleh sosok bertopeng hingga meninggal. Namun, yang mengerikan bukan hanya kematian itu sendiri karena setiap kali mereka mati, mereka terbangun kembali di awal malam yang sama. Mereka terperangkap dalam sebuah lingkaran waktu yang memaksa mengulang malam tanpa henti.

Kedengarannya seperti horor thriller yang akan membuatmu terjaga sampai akhir untuk mengetahui bagaimana ending dan plot twist-nya. Tapi, mohon diingat kalau kematian di film ini penuh dengan darah yang mencuat. Jadi, kalau selera makanmu hilang ketika nonton film ini, jangan salahkan ayam gorengnya. Salahkah sosok bertopeng dan makhluk-makhluk misterius itu.

#3 Cabinet of Curiosities

Sutradara Guillermo del Toro itu punya bakat luar biasa. Dia bisa bikin makhluk paling mengerikan sekaligus paling artistik di dunia. Tontonan Netflix Cabinet of Curiosities adalah bukti nyata bahwa horor tidak harus belepotan darah untuk bikin perut meringis.

Beberapa episode menampilkan adegan-adegan tubuh terdistorsi hingga makhluk aneh dengan kulit bertekstur seperti ayam kremes gosong. Tidak ketinggal scene close-up yang membuat kalian mempertanyakan kenapa tadi memilih makan sambil nonton.

Baca Juga:

Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera

Pengalaman Nonton Film di Bioskop Bandara Sepinggan Balikpapan, Alternatif Menunggu Penerbangan Tanpa Menguras Dompet 

Serial Netflix satu ini tidak mengandung gore berlebihan, tapi atmosfernya cukup untuk membuatmu memindahkan piring menjauh sejengkal.

#4 Abadi Nan Jaya

Film zombie lokal ini sarat akan adegan-adegan bikin mual. Mulai dari bagian tubuh terpotong hingga momen-momen yang tidak dikemas secara “halus”. Realistis? Iya. Bagus? Juga iya. Tapi, pertanyaannya, apakah serial garapan Netflix ini cocok ditonton sambil makan? Tidak, kecuali kalian tipe orang yang tahan melihat kehidupan manusia dalam paket paling mentahnya.

Beberapa adegan Abadi Nan Jaya membuatmu sadar bahwa nasi padang yang sedang kalian  kunyah itu jauh lebih lembut daripada kerasnya hidup di desa Wanirejo. Dan, percayalah, itu bukan hal yang ingin kalian dapatkan saat sedang makan.

#5 All of Us Are Dead

Saya sarankan untuk tidak menonton All of Us Are Dead. Visual serial zombie asal Korea Selatan ini nggak tanggung-tanggung. All of Us Are Dead menampilkan gigitan, sobekan kulit, semburan darah, dan tubuh manusia yang bertransformasi menjadi makhluk menjijikkan.

Tidak ada yang salah dengan zombie, mereka cuma punya hobi menggigit orang. Tapi, kalau adegan seseorang dikunyah hidup-hidup disandingkan dengan kalian yang sedang mengunyah tempe, rasanya kok nggak pas ya. Percayalah, adegan darah yang muncrat itu akan menempel di memori kalian. 

Jadi, kalau kalian ingin menyelamatkan selera makan, jangan pernah sekali-kali menonton tayangan Netflix di atas  ketika makan. Netflix punya banyak genre tontonan lain yang lebih cocok jadi teman makan kalian, seperti drama, komedi, romansa, dokumenter. Tapi, untuk kategori horor, gore, dan kekacauan visual, lebih baik dihindari dulu ketika makan. 

Penulis: Wahyu Tri Utami
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Rekomendasi Film Natal di Netflix yang Cocok Ditonton Bersama Keluarga.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Desember 2025 oleh

Tags: Filmnetflixrekomendasiseritayangan
Wahyu Tri Utami

Wahyu Tri Utami

Pembaca buku, penonton film, penulis konten. Sesekali jadi penyelam andal (di internet, bukan di air).

ArtikelTerkait

la casa de papel korea mojok

‘La Casa de Papel’ Versi Korea Sebenarnya Tidak Perlu Dibuat

1 April 2021
5 Rekomendasi Rokok Filter Murah, Cukup dengan 15 Ribu Sudah Bisa Ngebul dengan Nikmat (Pixabay.com)

5 Rekomendasi Rokok Filter Murah, Cukup dengan 15 Ribu Sudah Bisa Ngebul dengan Nikmat

26 September 2023
The Gray Man: Film Baru, Formula Lama

The Gray Man: Film Baru, Formula Lama

4 Agustus 2022

Membandingkan Drama Korea vs Telenovela: Mana yang Lebih Baik?

8 Mei 2021
5 Dokumenter tentang Penipuan di Netflix yang Sayang Dilewatkan Terminal Mojok

5 Dokumenter tentang Penipuan di Netflix yang Sayang untuk Dilewatkan

26 Maret 2022
4 Rekomendasi Gula Pasir Terbaik Nggak Bikin Gatal Tenggorokan Mojok.co

4 Rekomendasi Gula Pasir Terbaik, Nggak Bikin Gatal Tenggorokan

22 Maret 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Ra srawung rabimu suwung adalah jokes tongkrongan yang sudah tidak relevan dan sebaiknya tidak usah disampaikan

16 Agustus 2026
Kaza Mal Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi Mojok.co

Kaza Mall Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi

19 Agustus 2026
Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura Mojok.co

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

20 Agustus 2026
Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1 Mojok.co

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

18 Agustus 2026
Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

16 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.