Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

7 Hal Tak Terduga yang Saya Jumpai Selama Berwisata ke Candi Gedong Songo

Dhimas Muhammad Yasin oleh Dhimas Muhammad Yasin
27 Maret 2025
A A
7 Hal Tak Terduga yang Saya Jumpai Selama Berwisata ke Candi Gedong Songo

7 Hal Tak Terduga yang Saya Jumpai Selama Berwisata ke Candi Gedong Songo (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Ada jasa sewa kuda di Candi Gedong Songo

Saat awal memasuki Candi Gedong Songo, kalian akan melihat para joki kuda berseliweran sambil menawarkan jasanya kepada para pengunjung. Kalian juga akan melihat kuda-kuda yang gagah berani nongkrong di sana sembari menatap para pengunjung dengan penuh percaya diri. Jasa sewa kuda ini cocok nih buat kalian yang malas jalan kaki di area setinggi dan seluas itu.

Berhubung lebih memilih jalan kaki, saya nggak bisa menceritakan sensasi naik kuda selama berada di sini. Maaf, ya, Gaes.

#4 Cuma ada lima candi

Saat membaca peta wisata Candi Gedong Songo di papan, saya jadi tahu kalau Candi Gedong Songo merupakan kompleks candi Hindu yang terdiri atas Candi I, Candi II, Candi III, Candi IV, dan Candi V. Artinya kompleks candi ini cuma memiliki 5 candi. Padahal penamaan Candi Gedong Songo sendiri berasal dari kata “gedong” yang berarti bangunan dan “songo” yang berarti sembilan.

Meski begitu, jarak antara candi satu ke candi lainnya nggak bisa dianggap remeh, lho. Jarak antara Candi I dan Candi II bisa dibilang cukup jauh dan menanjak. Nggak sedikit saya menjumpai para pengunjung yang tampak ngos-ngosan saat perjalanan ke sini. Jarak antara Candi III dan Candi IV pun begitu. Cuma jarak antara Candi II dan Candi III serta antara Candi IV dan Candi V yang dekat.

Jadi, bagi kalian yang berbujet tipis karena nggak sanggup sewa kuda, nggak ada salahnya buat persiapan fisik terlebih dahulu. Jangan sampai nantinya kalian menyerah di tengah jalan cuma gara-gara lelah semata. Eman-eman, Gaes.

#5 Kawah belerang dan pemandian air panas

Selama berada di Candi III, saya mencium aroma khas belerang yang cukup menyengat. Ternyata setelah saya datangi sumber bau itu, ada kawah belerang kecil yang terus mengeluarkan asap. Nggak jauh dari situ, ada tempat pemandian air panas yang tiket masuknya dibanderol 5 ribu rupiah saja. Jadi nostalgia hot spring ala game Harvest Moon PS1, nih.

Akan tetapi sialnya saya baru tahu soal ini, sehingga saya nggak bisa menikmati rasanya berendam di sini karena nggak bawa perlengkapan mandi dan baju ganti. Ya, sudahlah.

#6 Penangkal petir di bagian atas candi

Saat mengecek hasil foto-foto dari Candi I sampai Candi V, saya baru sadar kalau ada benda asing di bagian atas candi. Benda itu tampak seperti tiang besi yang menjulang tegak lurus. Setelah saya bertanya-tanya kepada pengunjung sekitar, rupanya benda itu adalah penangkal petir. Mengingat kompleks Candi Gedong Songo berada di alam terbuka dan dataran tinggi, benda itu cocok sekali buat menjaga peninggalan bersejarah sekelas candi.

Baca Juga:

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

#7 Ada objek wisata lain di kompleks Candi Gedong Songo

Ternyata ada dua objek wisata lain yang terselip di komples candi ini, lho. Pertama adalah Vanaprastha Gedong Songo Park, semacam hutan pinus yang biasa dijadikan sebagai spot camping atau glamping. Kedua adalah Ayanaz Gedong Songo, semacam kumpulan bangunan unik berlatar pemandangan alam yang biasa dijadikan sebagai spot foto. Tapi untuk masuk ke sini, kalian harus siapkan bujet untuk bayar tiket masuk lagi, ya.

Berhubung cuma lewat, saya nggak bisa menceritakan pengalaman seru yang ada di kedua tempat ini. Maaf, ya, Gaes.

Demikian 7 hal tak terduga yang saya jumpai selama berwisata ke Candi Gedong Songo. Bagi yang belum pernah ke sini, saya harap bocoran ini berguna buat memaksimalkan kegiatan wisata kalian. Sudahkah kalian memantapkan hati dan pikiran untuk berwisata ke sini?

Penulis: Dhimas Muhammad Yasin
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Alarm Merah untuk Bandungan: Bencana yang Mengintai di Balik Masifnya Pembangunan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2025 oleh

Tags: Bandungan SemarangCandi Gedong SongoKabupaten Semarang
Dhimas Muhammad Yasin

Dhimas Muhammad Yasin

Sarjana sastra yang enggan disebut sastrawan, tinggal di Sukoharjo.

ArtikelTerkait

Semarang Menyimpan Surga Kecil Bernama Tengaran Kulon (Unsplash)

Tengaran Kulon, Dusun Kecil di Semarang Ini Adalah Tempat Terbaik untuk Menetap

27 Agustus 2023
Dawung, Dusun Terpencil di Kabupaten Semarang yang Dicari para Pencinta Olahraga Ekstrem

Dawung, Dusun Terpencil di Kabupaten Semarang yang Dicari para Pencinta Olahraga Ekstrem

2 September 2023
Kopeng, Pilihan Ideal untuk Wisata Lebih Hemat dan Memuaskan di Kabupaten Semarang

Kopeng, Pilihan Ideal untuk Wisata Lebih Hemat dan Memuaskan di Kabupaten Semarang

17 Februari 2025
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
Magelang Nggak Pantas Menyandang Status Kota Sejuta Bunga (Unsplash)

Julukan Kota Sejuta Bunga Sudah Tidak Cocok Lagi bagi Magelang, Seharusnya Julukan itu Kini Melekat ke Bandungan, Kabupaten Semarang

29 April 2024
Taman Bunga Celosia Bandungan Memang Memesona, tapi Tak Cukup Ampuh Membuat Saya Kembali ke Sana

Taman Bunga Celosia Bandungan Memang Memesona, tapi Tak Cukup Ampuh Membuat Saya Kembali ke Sana

1 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

23 April 2026
5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi (Wikimedia Commons)

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi, Wajib Kamu Coba Saat Berwisata Supaya Lebih Mengenal Sejarah Panjang Kuliner Nikmat Ini

21 April 2026

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

17 April 2026
Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup (Unsplash)

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

19 April 2026
UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.