Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
17 Maret 2026
A A
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi para pejuang aspal, keberadaaan Indomaret di pinggir jalan adalah oase paling sejuk buat sekadar melipir dari terik matahari sambil meregangkan otot yang kaku akibat kemacetan. Lebih dari sekadar tempat persinggahan, minimarket ini merupakan destinasi pokok pemenuhan kebutuhan darurat yang selalu bisa diandalkan. Terutama, saat kurva arus perjalanan mudik meroket.

Uniknya, ketika gelombang mudik menghampiri, terjadi pergeseran kasta yang cukup radikal pada jajaran produk di rak Indomaret. Barang-barang yang pada hari biasa tampak medioker, mendadak naik level. Mereka jadi komoditas prioritas paling diburu. Sebab, sederet benda ini adalah kunci utama penjaga stabilitas fisik dan mental pemudik sebelum roda kendaraan benar-benar menyentuh tanah kampung halaman.

#1 Air mineral kemasan, barang Indomaret yang seketika jadi primadona

Di musim mudik, air mineral kemasan tiba-tiba jadi bintang utama. Punya stok air melimpah ketika durasi perjalanan melar jadi dua kali lipat merupakan kewajiban utama yang pantang dinegosiasi. Bonusnya, air kemasan ini menyimpan fungsi ganda yang sangat bersifat prosedural. Selain membasuh kerongkongan, benda ini bisa jadi cadangan air radiator darurat saat mesin mobil mulai batuk-batuk kepanasan.

#2 Tolak Angin, jimat praktis pengusir masuk angin saat perjalanan

Tolak Angin adalah inovasi paling ciamik bagi pemudik. Ketimbang repot mencari tukang jamu gendong di pinggir jalan yang mungkin juga sudah balik kampung halaman, menelan cairan jamu modern ini atau mengulum permennya jauh lebih taktis. Sat-set dan nggak perlu ritual racik yang ribet. Hasilnya, raga tetap tangguh menghadapi terjangan AC mobil atau serangan angin malam yang siap menghantam para petarung mudik.

#3 Fresh Care Smash Inhaler Roll On, barang Indomaret yang semakin banyak dicari saat mudik

Benda mungil ini adalah versi mini aromaterapi saat badan mulai memberi sinyal mabuk perjalanan. Daripada menelan obat anti mabuk yang sering bikin teler nggak keruan, menghirup dan mengoles roll on ini jauh lebih aman dan terkendali. Apalagi, produk travel friendly ini punya dua manfaat sekaligus dalam satu genggaman. Bagi pemudik yang gampang mual, benda ini jelas lebih berharga ketimbang power bank untuk membangkitkan ponsel yang sudah sekarat.

#4 Tisu basah adalah solusi mandi darurat saat perjalanan

Saat rest area penuh dan bekal air mulai kritis, tisu basah naik derajat menjadi alat pembersih segalanya. Mulai dari mengelap tangan habis makan, membersihkan tumpahan minum di mobil, hingga menjadi pengganti perlengkapan mandi kilat. Benda kecil yang biasanya disepelekan ini punya tanggung jawab moral yang besar demi menjaga aroma tubuh dan mobil tetap manusiawi.

#5 Kopi kalengan, minuman Indomaret yang jadi penyelamat bagi pengemudi

Sopir mudik adalah profesi yang paling membutuhkan asupan kafein instan tanpa tapi. Kopi kalengan dingin di chiller Indomaret sering kali menjadi pilihan paling tepat, cepat, dan hemat. Bukan kopi untuk ajang pamer di media sosial, tapi murni buat menjaga mata tetap melek. Dibanding buang uang buat kopi kekinian yang harganya setara bensin beberapa liter, kopi kalengan ini jauh lebih berfaedah bagi kelangsungan nyawa di jalan.

#6 Roti kemasan jadi ganjalan perut di tengah cobaan perjalanan

Roti adalah penyelamat nyawa saat perut mulai berdemo tapi mobil sedang terjepit di tengah kemacetan dan tetap bergeming. Cukup sobek bungkusnya, lapar pun tuntas tanpa perlu repot mencari sendok atau piring. Apalagi, roti kemasan adalah pemadam kelaparan yang paling pengertian terhadap kondisi kantong pemudik yang punya nasib THR sedang di ujung tanduk.

Baca Juga:

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat

#7 Top-up E-money di Indomaret penyalamat drama tol

Inilah barang tak kasatmata yang paling krusial dibeli saat mudik. Gagal top-up saldo kartu atau e-money tol adalah mimpi buruk yang bisa bikin satu barisan kendaraan di belakang mengamuk. Melakukan pengisian saldo di kasir Indomaret sebelum masuk tol adalah langkah paling cerdas demi menjaga kelancaran arus mudik dan harga diri pengemudi. Nggak heran, permintaan produk ini saat mudik menjulang tinggi.

Daftar barang yang paling laris saat mudik di atas adalah syarat sah agar perjalanan tetap waras. Indomaret mungkin hanyalah sebuah minimarket biasa. Tapi saat mudik, waralaba ritel ini bertransformasi menjadi benteng pertahanan terakhir bagi kesejahteraan jiwa dan raga manusia.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Maret 2026 oleh

Tags: barang indomaretIdulfitriindomaretLebaranMudik
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Kalau di Kota Ada Kirim Parsel, di Desa Ada Ater-ater Tipe-tipe Orang saat Menunggu Lebaran Datang Terima kasih kepada Tim Pencari Hilal! Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Bulan Syawal Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Lebaran Buku Turutan Legendaris dan Variasi Buku Belajar Huruf Hijaiyah dari Masa ke Masa Serba-serbi Belajar dan Mengamalkan Surah Alfatihah Pandemi dan Ikhtiar Zakat Menuju Manusia Saleh Sosial Inovasi Produk Mushaf Alquran, Mana yang Jadi Pilihanmu? Tahun 2020 dan Renungan ‘Amul Huzni Ngaji Alhikam dan Kegalauan Nasib Usaha Kita Nggak Takut Hantu, Cuma Pas Bulan Ramadan Doang? Saya Masih Penasaran dengan Sensasi Sahur On The Road Menuai Hikmah Nyanyian Pujian di Masjid Kampung Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Horornya Antrean Panjang di Pesantren Tiap Ramadan Menjadi Bucin Syar'i dengan Syair Kasidah Burdah Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Pandemi Corona Datang, Ngaji Daring Jadi Andalan Tips Buka Bersama Anti Kejang karena Kantong Kering Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Rebutan Nonton Acara Sahur yang Seru-seruan vs Tausiyah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Aduh, Lemah Amat Terlalu Ngeribetin Warung Makan yang Tetap Buka Saat Ramadan Tong Tek: Tradisi Bangunin Sahur yang Dirindukan Kolak: Santapan Legendaris Saat Ramadan

Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Bulan Syawal

20 Mei 2020
10 Hari Sebelum Lebaran, Momen Penuh Kebahagiaan Ojol Jogja: Begitu Banyak Orang Baik di Jogja

10 Hari Sebelum Lebaran, Momen Penuh Kebahagiaan Ojol Jogja: Begitu Banyak Orang Baik di Jogja

12 April 2023
Indomaret Harusnya Introspeksi Diri. Udah Volume Musiknya Terlalu Keras, Nggak Sedia Asbak pula, Gimana Konsumen Mau Nyaman?

Indomaret Harusnya Introspeksi Diri. Udah Volume Musiknya Terlalu Keras, Nggak Sedia Asbak pula, Gimana Konsumen Mau Nyaman?

24 November 2023
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026
4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

26 Januari 2026
simbah

Yang Keliling Bocah-Bocah, yang Lebih Capek Malah Simbah-Simbah

6 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Trauma Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Menderita Mojok.co

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

31 Maret 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi
  • Gagal Kuliah Kedokteran karena Bodoh dan Miskin, Malah Dapat Telepon Misterius dari Unair di Detik Terakhir Pendaftaran
  • Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif
  • Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua
  • Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali
  • Gaya Hidup Pemuda di Desa Saat Ini bikin Kaget: Habiskan Gaji Kecil buat Ikuti Tren Orang Kaya, Target Kerja Sebatas buat Beli iPhone Lalu Resign

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.