Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

6 Tempat Wisata Alam di Jember yang Nggak Cocok buat Family Time

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
12 Desember 2021
A A
6 Tempat Wisata Alam di Jember yang Nggak Cocok buat Family Time terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Jember, selain terkenal dengan Pandhalungan, karnaval, tembakau, dan gumuk (bukit kecil), nyatanya juga terkenal sebagai kota yang punya wisata alam banyak. Dari sekian nelecek-nya wisata alam baik di Jember bagian lor, kidul, wetan, hingga kulon, keindahannya wes nggak usah dipaido.

Tapi, dari sekian mblader-nya tempat wisata alam di Jember, tentu para pengunjung punya maksud tersendiri ketika datang. Bisa jadi mereka ingin liburan, traveling, pamer di medsos, atau mungkin sekadar family time.

Ngomong-ngomong soal family time, sebentar lagi kita kan memasuki liburan natal dan tahun baru. Tentu banyak spot wisata alam yang menawarkan tempat yang pas untuk liburan bersama keluarga. Namun, perlu diketahui juga, Gaes, kalau beberapa tempat wisata alam, khususnya di Jember nyatanya nggak recommended buat dinikmati bareng keluarga. Sebagai seorang putra Jember asli, saya akan kasih tahu tempat wisata mana saja yang nggak cocok buat liburan bersama keluarga. Wes langsung saja, berikut daftarnya.

#1 Teluk Love

Sebenarnya dari namanya kedengaran sangat menarik untuk dikunjungi bareng keluarga. Teluk Love merupakan sebuah tempat wisata di Jember bagian selatan. Lokasinya berada di Kecamatan Ambulu. Nama Teluk Love ini diambil secara empirik, lho, Gaes. Pasalnya, terdapat sebuah teluk yang bentuknya menyerupai hati.

Untuk akses menuju ke sana, pengunjung harus mendaki sebuah bukit bernama Gunung Wedhus (Bukit Domba). Barulah kita bisa menemukan hidden gem di sana. Waktu yang tepat untuk datang ke sana adalah pagi hari atau sore hari. Soalnya, tempatnya ada di atas bukit, jadi pas deh buat menikmati sunrise dan sunset.

Meskipun Teluk Love ini sangat romantis dan eksotis buat liburan, nyatanya Teluk Love nggak cocok buat liburan bareng keluarga. Di samping nanti tersaingi oleh ABG-ABG yang sedang menjalin kasih, cuaca ekstrem juga menyelimuti daerah pesisir pantai selatan. Nggak jarang, ombak besar dan air pasang yang naik membuat tempat wisata seperti Pantai Watu Ulo, Payangan, dan Teluk Love sendiri menjadi berbahaya dikunjungi. Apalagi kalau ke sananya ramai-ramai bawa keluarga dan anak kecil, wes jangan dulu, deh.

#2 Air Terjun Tancak Tulis

Hidden gem selanjutnya yang nggak worth it buat liburan adalah Air Terjun Tancak Tulis. Lokasi air terjun ini tepat berada di Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul. Bagi yang belum pernah ke sana, mungkin sekilas akan terdengar menyenangkan. Tapi, setelah pergi ke sana, hmmmm, pasti akan pikir-pikir jika mau ke sana lagi.

Menurut masyarakat Jember, konon Air Terjun Tancak Tulis ini adalah air terjun paling tinggi di Jember. Nuansa dingin air yang terjun akan menghipnotis setiap wisatawan yang berkunjung ke sana. Enaknya lagi, nggak ada biaya masuk, jadi gratis, tis, tis. Meski begitu tempat ini sangat-sangat nggak cocok jika dikunjungi bersama keluarga.

Baca Juga:

Banyuwangi Horor, Kebohongan yang Sempat Dipercaya Banyak Orang

Sisi Gelap Malang Hari ini: Masih Cantik, tapi Semakin Toxic

Jika kalian membayangkan di sana akan menikmati bekal (mi, nasi, dan telur goreng) bersama keluarga, cukup kubur itu dalam-dalam saja. Pasalnya, untuk mengakses ke sana saja peta di Google Maps nggak mashok. Selain itu, infrastruktur menuju ke sana sangat buruk. Belum lagi saat ini musim hujan, jalanan licin, perlu motor khusus, dan harus menyebrangi sungai dan semak-semak belukar.

Makanya kalau mau liburan bareng keluarga mending cari spot wisata lain, deh. Daripada ribet sendiri dan bahaya juga.

#3 Taman Nasional Meru Betiri

Bagi yang belum tahu, Taman Nasional Meru Betiri merupakan habitat langsung penyu hijau, penyu sisik, penyu belimbing, tanaman eksotis, dan harimau Jawa yang tersisa. Taman ini membentang dari Jember hingga Banyuwangi. Makanya akses taman ini pun bisa dilalui dari dua tempat, yakni Jember dan Banyuwangi. Untuk akses dari Jember, pengunjung harus melalui Kecamatan Ambulu, Tempurejo, Desa Curahnongko, Andongrejo, dan Bandealit.

Untuk para pengunjung yang berjiwa traveling, mungkin wisata ini sangat cocok. Sebab, trek yang dilalui sangat menantang. Namun, untuk pengunjung yang berkunjung bersama keluarga, tempat ini sangat nggak cocok, sebab untuk mengakses ke sana jalannya seperti rute gim DownHill.

Tapi, kalau keluarga masih kekeuh datang ke sana, ya, monggo. Asalkan peralatan seperti mobil offroad, bekal yang banyak, dan mental yang kuat sudah terpenuhi. Kalau nggak, mending ngopi nak kafe wae, Pak, Buk.

#4 Pulau Nusa Barong

Mungkin di daerah tapal kuda lainnya, hanya Jember yang punya pulau. Yup, namanya Nusa Barong. Pulau ini merupakan bagian terjauh dari kabupaten Jember, sebab pulau ini terletak di seberang pantai Pancer, Kecamatan Puger. Meski begitu, pulau ini nyatanya dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten Jember, sebab saat ini Nusa Barong sudah menjadi cagar budaya yang menyimpan berbagai macam flora dan fauna.

Tapi, Gaes, pulau ini nggak cocok didatangi wisatawan, entah itu rombongan anak muda atau keluarga. Pasalnya, jarang sekali ada akses perahu yang datang ke sana. Selain itu, ombak Pantai Puger terkenal ganas. Terhitung, sudah banyak perahu nelayan yang terbalik tersiram ombak setiap minggunya. Huuu, serem nggak, tuh?

#5 Jalur Lintas Selatan

Ruas Jalur Lintas Selatan yang menghubungkan antara Banyuwangi dan Jember kini menjadi daya tarik pengunjung lokal. Di samping spot JLS yang dekat dengan Pantai Pancer dan Menara Mercusuar, JLS ini juga dibuat spot foto, bisa prewed, ataupun foto lainnya. Namun, untuk menjadi destinasi utama liburan keluarga wes nggak usah kemari. Soalnya cuma ada jalan, jalan, jalan tok. Itu pun kalau nggak buat jumping-jumpingan sama anak-anak.

#6 Kebun Teh Gunung Gambir

Sebagai daerah yang terkenal dengan dengan daerah perkebunan, wilayah tapal kuda tentu memiliki beberapa kebun yang menjadi destinasi wisata tersendiri. Salah satu yang sempat booming akhir-akhir ini di Jember adalah Kebun Teh Gunung Gambir. Kebun teh ini berada di lereng Gunung Argopuro, Kecamatan Sumber Baru. Di sana juga ada beberapa fasilitas, ada tempat camping hingga kolam renang.

Tapi, saya rasa tempat ini kurang cocok buat liburan keluarga, deh, Gaes. Soalnya di sana nggak ada payon (tenda). Jika hujan, sudah pasti kalian kehujanan dan blethok kabeh.

Itulah daftar 6 wisata alam Jember yang nggak cocok buat liburan bareng keluarga. Alih-alih ingin merasakan kesenangan bersama keluarga, kalau tetap diterusin malah jadi dapat kemalangan keluarga. Salaaammm… dari Jember.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Desember 2021 oleh

Tags: jawa timurKabupaten Jemberwisata alam
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

3 Wisata Alam Magelang yang Dulu Viral tapi Sekarang Perlahan Ditinggalkan

3 Wisata Alam Magelang yang Dulu Viral tapi Sekarang Perlahan Ditinggalkan

21 September 2024
4 Kampung Durian Runtuh yang Ada di Jember

4 Kampung Durian Runtuh yang Ada di Jember

17 Juni 2023
Pantai Gondo Mayit Blitar Jawa Timur Diselimuti Mistis Nyi Roro Kidul (Unsplash)

Pantai Gondo Mayit Blitar, Hidden Gem Memukau di Jawa Timur yang Tertutup Mistisnya Nama Nyi Roro Kidul

9 Januari 2024
Alasan Jember Kota yang Tepat untuk Melanjutkan Kuliah di Jawa Timur Mojok.co

Alasan Jember Kota yang Tepat untuk Melanjutkan Kuliah di Jawa Timur

3 November 2025
Rasisme Jawa Itu Nyata Dari Ngapak, Mataraman, sampai Arekan (Pexels)

Mencermati Rasisme Sesama Orang Jawa dari Ngapak, Mataraman, sampai Arekan

27 Januari 2025
Menyeberang Jalan di Kayutangan Malang Menantang Maut

Menyeberang Jalan di Kayutangan Malang Menantang Maut

30 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.