Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

6 Spesialisasi Bedah dan Kasus yang Sering Ditangani supaya Nggak Bingung Berobat ke Mana

Prima Ardiansah Surya oleh Prima Ardiansah Surya
14 Mei 2022
A A
6 Spesialisasi Bedah dan Kasus yang Sering Ditangani Supaya Nggak Bingung Terminal Mojok

6 Spesialisasi Bedah dan Kasus yang Sering Ditangani Supaya Nggak Bingung (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama menjalani internship di puskesmas, saya menyadari kalau banyak orang belum mengerti mengenai spesialisasi bedah tertentu. Hal ini memang wajar, pengetahuan masyarakat kita di bidang medis memang terbatas. Lha, jumlah tenaga medisnya saja memang kurang, kok. 

Tapi nggak papa, saya akan menjelaskan sedikit beberapa spesialisasi bedah yang mungkin jarang Anda dengar beserta beberapa penyakit yang sering ditangani. Supaya kelak, kalau Anda menderita sakit tertentu, Anda bisa tahu harus langsung pergi ke mana. 

#1 Urologi

Spesialis urologi menangani masalah utamanya di ginjal dan saluran kemih, baik ureter (saluran antara ginjal dan kandung kemih), kandung kemih, sampai uretra (saluran kencing dari kandung kemih sampai keluar, kalau laki-laki di dalam penis juga organ-organ sekitar yang terkait di dekatnya seperti prostat, penis, dan testis). 

Nah, penyakit yang sering kali saya rujuk dari puskesmas ke dokter urologi adalah pembesaran prostat yang saking besarnya sampai menutup jalan kencing dan batu saluran kemih. Baik batunya ada di ginjal, ureter, kandung kemih, maupun uretra.

Spesialis urologi menangani masalah di ginjal dan saluran kemih (Shutterstock.com)

Dokter urologi biasanya juga menangani kelainan-kelainan bawaan, misalnya letak lubang kencing yang tidak normal pada laki-laki, atau letak buah zakar yang belum masuk ke kantongnya.  

#2 Bedah Saraf

Sedikit seram kalau ngomongin bedah saraf. Kalau di daerah yang jauh dari pusat kota, kebanyakan dokter bedah saraf menangani kasus-kasus yang berhubungan dengan kecelakaan yang melibatkan kepala, utamanya otak. Kasus-kasus stroke yang jenisnya perdarahan juga ditangani oleh dokter bedah saraf. Penanganannya tidak harus dilakukan pembedahan, tergantung jumlah darah yang tercecer di dalam kepala.

Jika mendekat ke kota besar, spesialisasi bedah saraf juga menangani kasus-kasus terkait saraf dari ujung kepala sampai ujung kaki. Misalnya saraf terjepit di punggung sampai penyakit di anggota gerak seperti CTS (Carpal Tunnel Syndrome).

#3 Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV)

Kalau bidang yang satu ini tergantung jarak dengan kota besar juga. Misalnya di daerah yang jauh dari pusat kota, spesialisasi bedak toraks, kardiak, dan vaskular berfokus pada penanganan penyakit yang berhubungan dengan vaskuler atau pembuluh darah. Misalnya ada seseorang yang kena sabit di kaki, kemudian darahnya ngocor terus, ya dokter BTKV yang menangani.

Baca Juga:

Terpaksa Masuk Fakultas Kedokteran karena Obsesi Orang Tua akan Gengsi dan Hidup Sejahtera Punya Duit Banyak

3 Hal Terkait Klaim BPJS Kesehatan yang Perlu Diketahui Orang Indonesia

Atau misalnya ada pasien yang mau hemodialisis, pemasangan CVC (Central Venous Catheter) sebagai penghubung dari tubuh pasien ke alat hemodialisis dilakukan oleh dokter BTKV. Selain itu, kalau ada kecelakaan yang berhubungan dengan dada, apalagi membuat anomali di jantung dan paru-paru, dokter BTKV ini juga yang akan dapat bagian. Bidang ini juga menangani kasus-kasus kelainan jantung pada anak-anak, biasa disebut katup jantung bocor.

#3 Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik

Masyarakat luas kebanyakan memiliki paham kalau dokter bedah plastik hanya menangani operasi-operasi estetika, ya operasi mempercantik hidung, dagu, pipi, dan lainnya. Kebanyakan lupa kalau kepanjangan dari gelar dokter bedah plastik masih ada kata rekonstruksi. 

Padahal rekonstruksi di bidang ini garapannya juga banyak. Contoh kasus yang paling sering terjadi misalnya ada anak lahir dengan kondisi bibir sumbing. Dokter bedah plastik rekonstruksi dan estetik di sini punya peranan mengoperasi anak tersebut dari masih kanak-kanak sampai perbaikan langit-langit mulutnya di masa remaja.

Spesialis bedah plastik tak hanya menangani soal estetika (Shutterstock.com)

Sebagai info tambahan, misalnya ada pasien selesai operasi bibir sumbing yang suaranya sengau di masa remaja, hal tersebut bisa ditangani jika manajemen tindakan yang dilakukan dokter bedah plastik dan kolega dokter lain terlaksana secara simultan sesuai perkembangan penyembuhan pasien. 

Selain itu, dokter bedah plastik rekonstruksi dan estetik juga menangani kasus-kasus rekonstruksi kulit pasien yang mengalami luka bakar. Atau kasus pasien yang sudah kena luka bakar dan bagian kulitnya masih ada yang melekat akibat manajemen penyembuhan sebelumnya yang kurang maksimal.  

#4 Bedah Anak

Sejujurnya, dokter spesialis bedah anak masih jarang. Perlu lebih banyak ahli lagi di Indonesia. Garapan dokter bedah anak yang sering biasanya pasien anak yang mengalami intususepsi. Intususepsi adalah pembuntuan usus akibat makanan bayi yang tidak sesuai dengan umurnya. Misalnya bayi usia 5 bulan sudah dikasih jeruk. Pembuntuan ini diakibatkan usus yang saling mencaplok akibat sukar mencerna makanan tadi. 

Selain kasus intususepsi, dokter bedah anak juga biasa menangani pasien anak yang menderita hirschprung, yaitu kelainan saraf utama di usus besar, yang membuat si anak tidak bisa mengeluarkan BAB sebaik anak yang normal. 

Sesuai pembagian umur, dokter bedah anak berkompetensi melakukan tindakan pembedahan pada kelompok umur pasien pediatri, kecuali tindakan yang berhubungan dengan jantung anak, karena sudah ditangani dokter BTKV. 

#5 Bedah Ortopedi

Nama bedah ortopedi mungkin sudah banyak didengar orang. Kebanyakan orang Indonesia pahamnya dokter ortopedi melakukan operasi yang berhubungan dengan tulang yang patah atau retak. Padahal lebih dari itu, dokter ortopedi juga berkompetensi untuk menangani lutut dan tulang belakang yang mengalami osteoarthritis, atau yang biasa disebut orang awam sebagai pengapuran. Sakit-sakit pada sendi yang tidak bisa ditangani dengan obat-obatan, biasanya juga ditangani oleh dokter ortopedi.

Spesialis ortopedi (Shutterstock.com)

Dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang saya amati, kadang orang-orang yang mengalami patah tulang merasa belum perlu membawa keluhan mereka ke dokter ortopedi. Dan ini nyatanya banyak. Padahal penanganan pada kasus yang sudah terlambat itu jauh lebih sulit ketimbang kasus patah tulang yang baru saja terjadi. 

Mengapa demikian? Ya karena pada kasus yang telah lama, penyembuhan sudah berjalan, tulang sudah ada sebagian yang menyambung, begitu pun dengan jaringan di sekitarnya yang mulai beradaptasi dengan penyembuhan yang posisinya kurang bagus. 

Maka, sangat disarankan kalau misalnya Anda mengalami patah atau retak pada tulang, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang terbaik. 

Dari keenam spesialisasi bedah di atas, masih kurang satu spesialisasi, yaitu bedah umum. Namun karena bidang yang ditangani begitu luas, akan saya ceritakan di artikel lain saja~

Penulis: Prima Ardiansah Surya
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Duka Pengidap Fobia Nasi yang Hidup di Indonesia.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Mei 2022 oleh

Tags: dokter spesialisspesialis bedah
Prima Ardiansah Surya

Prima Ardiansah Surya

Dokter internship di RSU Aisyiah Ponorogo dan Puskesmas Jenangan Ponorogo.

ArtikelTerkait

doktor spesialis

Dokter Spesialis dan Garis Besar Kasus yang Mereka Tangani Bagian 1

4 Oktober 2019
Di Kampung Saya, Orang-orang Lebih Suka Main PES Dibanding FIFA terminal mojok.co

PES 2013, Seri PES Paling Memorable

3 Juli 2021
doktor spesialis

Dokter Spesialis dan Garis Besar Kasus yang Mereka Tangani Bagian 2

4 Oktober 2019
3 Hal tentang Klaim BPJS Kesehatan yang Harus Diketahui Orang Indonesia Terminal Mojok

3 Hal Terkait Klaim BPJS Kesehatan yang Perlu Diketahui Orang Indonesia

5 November 2022
3 Dokter Spesialis Paling Enak untuk Balik Lagi Terminal Mojok

3 Dokter Spesialis Paling Enak untuk Balik Lagi

30 September 2022
Malangnya Nasib Dokter Residen- Curahan Hati Seorang Suami (Unsplash.com)

Malangnya Nasib Dokter Residen: Curahan Hati Seorang Suami

18 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.