Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

6 Rekomendasi Masjid Terdekat jika Motoran ke Denpasar Bali Lewat Gilimanuk

Fareh Hariyanto oleh Fareh Hariyanto
9 April 2022
A A
Masjid terdekat saat perjalanan darat Banyuwangi Bali

Touring ke Bali dengan motor, jangan khawatir bagi yang ingin salat. Sepanjang perjalanan ada masjid yang bisa digunakan. (Oneinchpunch via Shutterstock.co)

Share on FacebookShare on Twitter

Perjalanan dari Banyuwangi menuju Denpasar, Bali menggunakan sepeda motor menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya. Perjalanan ini bisa saya lakukan setelah adanya pelonggaran dilakukan oleh Satgas Covid-19 dengan mencabut persyaratan rapid test di penyeberangan Ketapang – Gilimanuk.

Sebagai perantauan di Banyuwangi sudah barang tentu menjejakan kaki di Pulau Dewata jadi salah satu impian, apalagi perjalanan dengan motoran, jadi tambah mengasyikan.

Menelusuri Bali menggunakan jalur darat tentunya butuh perhatian ekstra yang perlu disiapkan, apa lagi jika perjalanan yang dilakukan bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Ibadah salat lima waktu meski saat perjalanan dengan jarak tertentu bisa di jamak atau qasar, tapi tidak ada salahnya jika setibanya waktu salat, dan bertepatan ada masjid Anda bisa sesegera mungkin melaksanakannya.

Masjid terdekat di Bali
Masjid Agung Sudirman di Denpasar, Bali. (Anggi Rizky Pradana via Shutterstock.com)

Sepanjang perjalanan mulai Gilimanuk hingga Denpasar memang wilayah Bali menampilkan ragam arsitektur dominan bercorak Hindu. Namun, bukan berarti di wilayah ini tidak ada umat Islam sama sekali, wilayah Bali sejauh pengamatan saya memiliki toleransi sangat tinggi antar-pemeluk agama lain. Sehingga tidak usah khawatir saat anda mencoba trip perjalanan ke Pulau Dewata Bali, walaupun seorang diri.

Perjalanan menuju ke Denpasar mulai dari ASDP Gilimanuk membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam dengan kecepatan santai. Ada beberapa masjid yang bisa anda manfaatkan sepanjang jalur ini. Saran saya saat sudah memasuki waktu salat lebih baik bergegas untuk salat saat melintas di masjid. Berikut rekomendasi masjid mulai Gilimanuk hingga Denpasar yang bisa Anda manfaatkan untuk beribadah.

#1 Masjid Yamp  

Jika anda tiba di Gilimanuk lepas azan zuhur, tidak ada salahnya anda menyempatkan diri untuk berhenti di Masjid Yamp Melaya. Masjid yang berlokasi tidak jauh dengan ASDP Gilimanuk ini bisa diakses dengan berjalan kaki. Arsitektur khas Timur Tengah jadi penanda bangunan ini meskipun tidak menafikan muatan lokal dengan adanya gapura bercorak hindu yang ada di pintu masuk masjid ini.

Terletak di Jalan Raya Gilimanuk, Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana. Lokasinya cukup dekat dengan jalan raya akses menuju Denpasar. Di sekitaran masjid ini juga banyak berjejer penjual suvenir khas Bali yang berada di luar gerbang masjid. Jadi selain saat berangkat, waktu pulang ke Jawa tempat ini juga bisa menjadi alternatif kunjungan.

#2 Masjid Baiturahman

Beralamat di Dusun Melaya Pantai, Desa/Kecampatan Melaya Kabupaten Jembrana. Masjid ke dua ini juga terletak di tepi jalan. Memiliki corak bangunan mirip dengan kebanyakan masjid di Pulau Jawa, memiliki atap kubah dengan gaya joglo khas Jawa Tengah. Namun, bagi anda yang menggunakan mobil pribadi, bus atau kendaraan travel saya sarankan tidak berhenti di masjid ini.

Baca Juga:

Pengalaman Motoran Banyuwangi-Bali: Melatih Kesabaran dan Mental Melintasi Jalur yang Tiada Ujung  

Fakta Kerja di Bali Tidak Seindah Kata Orang

Hal tersebut, lantaran akan terkendala dengan jumlah tempat wudu yang terbatas, serta lokasi parkir yang sempit. Lokasi parkirnya tidak begitu luas, tempat saya sarankan bagi kalian yang berkendara dengan sepeda motor saja. Saat tiba berbuka puasa pihak takmir masjid yang rata-rata berasal dari Jawa menyediakan takjil untuk para musafir.

#3 Masjid Jami Al-Akmal

Memiliki arsitektur masjid kekinian membuat bangunan ini cukup kentara saat melintas di sekitaran Jalan Raya Denpasar Gilimanuk. Lokasi tepatnya di Banjar Pesinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan,  Kabupaten Jembrana.  Perjalanan dari Gilimanuk menuju Denpasar tampaknya tidak lengkap jika tidak singgah di masjid ini.

Masjid Jami Al Akmal di Jalan Raya Denpasar Gilimanuk, Bali. (Kua-Bali.id)

Selain memiliki parkiran luas kondisi masjid yang berada di tepi jalan cenderung memudahkan untuk jamaah memanfaatkan fasilitas ibadah d. Jika anda terlalu lelah saat berkendara, di masjid ini juga tersedia rest area yang bisa digunakan untuk meluruskan punggung sejenak.

#4 Masjid Besar Misykatul Huda

Meski lokasinya sedikit ke dalam tapi bangunan masjid ini tetap terlihat dari jalur jalan raya. Berada di Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk Nomor 16, Desa Bajera, Kecamatan, Selemadeg, Kabupaten Tabanan bangunan masjid ini sudah ada sejak 1974. Memiliki bangunan tembok khas era ’70-an yang tebal membuat udara di dalam masjid cenderung lebih dingin alami.

Ada baiknya saat Anda menyempatkan untuk salat di sini bisa membawa jaket tebal lantaran udaranya cukup menusuk tulang. Namun lokasi ini cucuk cocok jika anda melintas di siang terik matahari udara Bali yang cenderung panas menyengat.

#5 Masjid Besar Al Huda

Memiliki dua menara masjid yang menjulang tinggi menjadikan bangunan ini cukup terlihat dari Jalan Raya Ahmad Yani. Berada di Desa Abian Tuwung, Kecamatan Kediri,  Kabupaten Tabanan membuat masjid ini banyak digunakan untuk umat muslim menunaikan ibadah ketika perjalanan menuju ke Denpasar, Bali.

Masjid di Bali
Masjid Besar Al Huda, di Pemuteran, Bali. (Nadezda Murmakova via Shutterstock.com)

Masjid seperti di Kecamatan Kediri ini jadi salah satu jujugan bagi wisatawan muslim yang datang ke Bali. Saat saya berangkat dan pulang melintas di sini selalu bertepatan adanya bus pariwisata yang berhenti di  Masjid Besar Al Huda. Mengingat lokasi parkirnya yang terbatas, jadi bus berada di sisi jalan sehingga sedikit membuat kepadatan lalu lintas.

#6 Masjid Darussalam

Sesampainya di Denpasar saat memasuki waktu salat, Anda bisa memanfaatkan Masjid Darussalam ini untuk beribadah. Beralamat di Jalan  Cokroaminoto, Banjar Batur Nomor 269, Deda Ubung, Kecamatan Denpasar Utara. Berada di jalur jalan raya lokasi masjid ini pun cukup mudah dijangkau untuk kalian yang memilih trip ke Bali dengan kendaaran pribadi atau sepeda motor.

Memiliki arsitektur unik dengan bangunan utama masjid bentuk kubus, menjadikan bangunan masjid ini jadi yang tak biasa untuk kalangan warga yang tinggal di Jawa. Namun, kondisi tersebut yang membuat banyak pengguna jalan yang melintas sepanjang Jalan Raya Gilimanuk hingga Denpasar cendrung memilih masjid ini.

 

Penulis: Fareh Hariyanto
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Rujak Kuah Pindang, Kuliner Khas Bali yang Jarang dilirik Wisatawan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 9 April 2022 oleh

Tags: baligilimanuk-denpasarMasjidMasjid di Bali
Fareh Hariyanto

Fareh Hariyanto

Perantauan Tinggal di Banyuwangi

ArtikelTerkait

Mencari Kos Murah di Denpasar Jauh Lebih Sulit daripada Mencari Pasangan Hidup, dan Ini Nggak Bercanda, Ada Datanya!

Mencari Kos Murah di Denpasar Jauh Lebih Sulit daripada Mencari Pasangan Hidup, dan Ini Nggak Bercanda, Ada Datanya!

3 Juni 2025
Pertanyaan Klasik bin Tidak Asyik: Tumben ke Masjid? terminal mojok.co

Pertanyaan Klasik bin Tidak Asyik: Tumben ke Masjid?

24 Februari 2021
Mengenal Upacara Nganten Keris, Pernikahan Tanpa Mempelai Pria di Bali terminal mojok

Mengenal Upacara Nganten Keris, Pernikahan Tanpa Mempelai Pria di Bali

4 September 2021
Katanya Jogja Kota Wisata, tapi Malah Study Tour ke Bali terminal mojok.co

Katanya Jogja Kota Wisata, tapi Malah Study Tour ke Bali

17 Desember 2021
Menyoal Larangan Tidur di Atas Karpet Masjid, tarawih

Menyoal Larangan Tidur di Atas Karpet Masjid

7 Januari 2020
Menyiksa Diri dari Bali ke Jepang Bersama AirAsia, Maskapai LCC Terbaik di Dunia

Menyiksa Diri dari Bali ke Jepang Bersama AirAsia, Maskapai LCC Terbaik di Dunia

15 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

18 Januari 2026
8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

18 Januari 2026
Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

3 Tips Membeli Point Coffee dari Seorang Loyalis Indomaret, Salah Satunya Cari yang Ada Kursi di Depan Gerainya!

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.