Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Tokoh Pewayangan yang Bucin Abis

Tiara Uci oleh Tiara Uci
20 Februari 2022
A A
5 Tokoh Pewayangan yang Bucin Abis Terminal mojok

5 Tokoh Pewayangan yang Bucin Abis (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kisah bucin para tokoh pewayangan. Siapa saja mereka?

Meskipun nggak pernah merayakan Valentine, saya sering penasaran dengan sejarah Valentine. Setelah cari tahu ke sana kemari, Valentine ternyata nama pendeta dari Romawi. Semua bermula pada era Kaisar Claudius II di mana pria dilarang menikah lantaran menurut blio prajurit lebih baik nggak menikah. Namun, Valentine punya pikiran lain. Sebagai pendeta, Valentine menikahkan setiap pasangan yang saling mencintai secara diam-diam. Perbuatan Valentine tersebut kemudian ketahuan dan dia dihukum mati pada tanggal 14 Februari 270 M. Dari sinilah kemudian lahir Valentine’s Day, hari di mana orang-orang merayakan bentuk cintanya kepada pasangan.

Sebenarnya selain kisah Valentine, ada banyak kisah cinta yang tak kalah mengharukan, sebut saja Romeo dan Juliet, Laila dan Majnun, Cleopatra dan Mark Antony, Odysseus and Penelope, dll. Tak mau ketinggalan, ada juga kisah cinta yang dialami tokoh dalam pewayangan, lho. Beberapa tokoh dalam pewayangan memang terkenal bucin. Penasaran dengan kebucinan para ksatria pewayangan? Yuk, kita bahas satu per satu.

#1 Abimanyu, melakukan sumpah palsu demi ayang

Abimanyu adalah putra dari Arjuna. Ia memiliki istri bernama Siti Sundari. Dalam situasi telah memiliki istri, Abimanyu jatuh cinta pada Dewi Utari, putri dari Prabu Maswapati atau lebih dikenal dengan nama Prabu Durgandana.

Kadung bucin dengan Dewi Utari dan ingin memilikinya, Abimanyu nekat melamar Dewi Utari dan mengaku jika dirinya masih perjaka. Awalnya Dewi Utari nggak percaya, lalu Abimanyu melakukan sumpah dan berujar, “Dewi Utari, saya masih perjaka. Jika tidak percaya, saya berani mati ditusuk seribu pisau.”

Percaya dengan sumpah Abimanyu, Dewi Utari pun bersedia dinikahi. Celakanya, saat Dewi Utari hamil, terjadi perang Batarayudha dan Abimanyu meninggal di medan perang dengan seribu tusukan pedang. Sama persis seperti sumpah yang pernah diucapkannya dahulu saat akan meminang Dewi Utari.

Belajarlah dari Abimanyu, Gaes. Cinta dengan ayang boleh, tapi nggak perlu sampai berbohong dan membuat sumpah palsu demi bisa mendapatkan ayang, ya. Lagi pula, cinta tak harus memiliki, layaknya cinta Rahwana kepada Dewi Sinta.

#2 Rahwana, baku hantam dengan Rama demi ayang

Dalam cerita yang umum kita baca dan dengar, Sinta adalah cinta matinya Rama. Rahwana justru muncul sebagai sosok antagonis yang bucinnya berlebihan kepada Sinta, sehingga tega menculik sang dewi untuk dibawa ke Alengka.

Baca Juga:

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan ‘Parkir Gratis’!

Tapi nih ya kalau dipikir-pikir lagi, Rahwana lah yang cintanya tulus kepada Sinta. Buktinya selama Sinta bersamanya, nggak pernah disakiti atau diapa-apain, masih dijaga kesuciannya. Justru Rama yang katanya cinta pada Sinta, tapi harus menunggu bertahun-tahun baru memutuskan menghampiri Sinta di Alengka.

Meskipun sudah berjuang mati-matian dan baku hantam dengan Rama demi mempertahankan Sinta, pada akhirnya Rahwana kalah. Sinta pun kembali bersama Rama. Namun yang menyedihkan, ketika sudah bertemu Sinta, Rama malah meminta Sinta menceburkan diri ke dalam api untuk membuktikan kesucian dirinya. Seriously, Ram? Katanya cinta, tapi kok gitu, sih? Kalau saya jadi Sinta sih mending sama Rahwana. Hehehe.

#3 Ekalaya, bertarung sampai mati demi ayang

Ekalaya atau lebih dikenal dengan nama Palgunadi dalam kisah Mahabharata adalah raja di Paranggelung. Istrinya sangat cantik bernama Dewi Anggraini.

Suatu ketika Arjuna menggoda Dewi Anggraini, namun Dewi Anggraini nggak mau dan mengadukan perbuatan Arjuna kepada suaminya, yaitu Ekalaya. Namanya juga suami yang bucin kepada istrinya, ayang semata wayangnya, Ekalaya tentu saja marah mendengar perbuatan Arjuna. Nggak pakai pikir panjang, Ekalaya bertempur dengan Arjuna demi menjaga harga diri istrinya.

Sayangnya dalam pertempuran tersebut Ekalaya kalah dan meninggal. Meski begitu, setidaknya Ekalaya telah membuktikan cintanya kepada sang istri dan bersedia mati demi ayang Dewi Anggraini.

#4 Petruk, babak belur dihajar Kurawa karena ayang

Prabu Kresna pernah berjanji kepada Petruk akan menikahkan anak perempuannya yang bernama Dewi Prantawati kepadanya. Ketika sang Dewi sudah dewasa, Petruk menagih janji kepada Prabu Kresna, namun mendapatkan jawaban yang pahit, “Dewi Prantawati akan dinikahkan dengan Raden Lesmana.”

Mengetahui kenyataan tersebut, Petruk jelas marah besar dan nggak terima dengan sikap Prabu Kresna. Meskipun berstatus pimpinan, Prabu Kresna nggak boleh sesuka hatinya dan ingkar janji. Namun, sikap Petruk ini justru diangkap lancang oleh para Kurawa, Petruk dianggap nggak mematuhi pimpinan.

Akhirnya, Petruk dihajar oleh Kurawa dan melarikan diri ke hutan Wanapringga. Di sini ia bertemu dengan Gandarwa Raja Swala yang kemudian membantu mengubah wujud Petruk menjadi ksatria Bambang Sukma Ngelembara. Dengan tampang yang gagah, Bambang Sukma mendekati Dewi Prantawati dan berhasil membuatnya jatuh cinta.

Di sisi lain, Kurawa tahu kalau Bambang Sukma sejatinya adalah Petruk yang buruk rupa. Para Kurawa kemudian menghajar Petruk, pertempuran sengit terjadi antara Kurawa dan Bambang Sukma. Dalam pertempuran tersebut, Bambang Sukma yang ganteng berubah wujud menjadi Petruk lagi.

Kurawa kemudian memperlihatkan wajah asli Petruk kepada Dewi Prantawati. Namun bukannya pergi meninggalkan Petruk, Dewi Prantawati justru tetap bersama Petruk. Dewi Prantawati nggak memandang fisik. Blio kemudian memilih Petruk dan menolak Raden Lesmana.

Babak belur dihajar Kurawa nggak masalah, asalkan Petruk bisa bersama ayang Dewi Prantawati. Kebucinan Petruk akhirnya berakhir happy ending.

#5 Wisanggeni, berjuang untuk ayang meski dilarang ayahnya sendiri

Wisanggeni adalah anak dari Arjuna. Wisanggeni jatuh cinta kapada Dewi Mustikawati. Masalahnya, ketika melamar sang Dewi, ternyata ada tiga laki-laki lain yang siap menjadi pesaingnya. Bingung mau memilih suami yang mana, Dewi Mustikawati lalu membuat sayembara, siapa yang berhasil membawa cupu manik gambar jagad akan menikah dengannya.

Karena cintanya yang luar biasa kepada Dewi Mustikawati, Wisanggeni menyanggupi sayembara tersebut dan meminta bantuan kepada ayahnya. Sayangnya, Arjuna menolak dan nggak memberikan restu kepada Wisanggeni.

Kadung cinta, Wisanggeni tetap ingin menikahi Mustikawati meskipun tanpa restu bapaknya. Akhirnya terjadilah pertarungan antara anak dan bapak. Perkelahian tersebut kemudian berhasil dilerai Prabu Kresna.

Kasihan dengan Wisanggeni, Prabu Kresna membantunya mendapatkan cupu manik gambar jagad yang kemudian diserahkan Wisanggeni kepada Dewi Mustikawati sebagai simbol rasa cintanya yang dalam. Uwu banget nggak sih Wisanggeni ini?

Itulah lima cerita bucin dari tokoh pewayangan. Kalau teman-teman punya cerita bucin yang lain, boleh lho ditambahkan di kolom komentar.

Penulis: Tiara Uci
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Februari 2022 oleh

Tags: bucinpilihan redaksitokoh pewayangan
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

fiersa besari

Hewan-hewan Ini Lebih Bucin dari Fiersa Besari

3 September 2019
Layar Hitam di Episode 14 Yumi's Cells: Pengingat bahwa Komunikasi dalam Hubungan Itu Penting terminal mojok.co

Layar Hitam di Episode 14 Yumi’s Cells: Pengingat bahwa Komunikasi dalam Hubungan Itu Penting

31 Oktober 2021
5 Tempat yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi di Surabaya terminal mojok (1)

5 Tempat yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi di Surabaya

1 Desember 2021
5 Tempat Horor di Jogja yang Underrated dan Bisa Jadi Opsi Wisata Ekstrem

5 Tempat Horor di Jogja yang Underrated dan Bisa Jadi Opsi Wisata Ekstrem

23 Juli 2022
Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin Pernah Dikunjungi 4 Orang Terkenal Ini, lho!

Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin Pernah Dikunjungi 4 Orang Terkenal Ini, lho!

4 Juli 2023
Wahana Uji Nyali Tersebut Bernama Jalan Magelang!

Wahana Uji Nyali Tersebut Bernama Jalan Magelang!

7 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
3 Alasan Ayam Geprek Bu Rum Harus Buka Cabang di Jakarta ayam geprek jogja oleh-oleh jogja

Sudah Saatnya Ayam Geprek Jadi Oleh-oleh Jogja seperti Gudeg, Wisatawan Pasti Cocok!

10 Januari 2026
Aku Cinta Kartasura, Kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

Aku Cinta Kartasura, kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

12 Januari 2026
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026
Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.