Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Tempat di Jakarta yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi

Aminah Sri Prabasari oleh Aminah Sri Prabasari
3 Desember 2021
A A
5 Tempat di Jakarta yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Kata orang, Jakarta tak pernah ramah. Bukan kata-katanya lagi, memang benar tak ramah. Mau menyeberang susah, berjalan di trotoar ada risiko jatuh ke gorong-gorong, belum lagi panasnya jalanan saat macet macam gladi resik siksa neraka. Dan coba deh ketik “jangan datang ke Jakarta” di kolom pencarian Google. Ada banyak artikel yang menyebut pejabat di Jakarta (dari tahun ke tahun) menyarankan perantau untuk tidak ke Jakarta. Mana ada pejabat daerah lain ngomong begitu, kan?

Sebaiknya memang nggak datang ke Jakarta. Bahkan Slank punya lagu yang curhat soal efek datang ke Jakarta bagi seseorang:

ADVERTISEMENT

“Ke mana hilangnya keramahtamahanmu? Sejak, kau pergi ke Jakarta. Ke mana terbangnya kejujuranmu? Sejak kau tinggal di Ibu kota.”

Namun, kalau kamu memang harus merantau ke Jakarta atau sekadar ingin berwisata, apa boleh buat? Saya buatkan daftar tempat yang sebaiknya jangan dikunjungi supaya teman dan kerabatmu di kemudian hari nggak perlu nyindir pakai lagu Slank.

#1 Gedung DPR/MPR RI

Meski sering disebut di televisi dan media massa lain, diceritakan dengan sangat menyentuh oleh calon legislator saat pemilu, tempat ini bukan untuk semua orang. Gedung DPR/MPR RI ini rumah rakyat yang sudah disewakan. Jadi, kalaupun rakyat datang, mohon maaf, dilarang masuk.

Lokasinya memang gampang dijangkau, tapi bukan berarti bisa berhenti di depan gerbang sesuka hati. Apalagi kalau berwisata dalam rombongan besar pakai bus, disangka mau demo entar. Bukannya dapat pengalaman wisata, malah ditertibkan aparat, lalu trauma dan memutuskan golput. Eh.

#2 Patung Pancoran

Beberapa tahun lalu ramai sekali meme Patung Pancoran: “Banjirnya semata kaki saja, semata kaki Patung Pancoran”, “Jakarta panas banget, Patung Pancoran saja neduh”, ramai banget di medsos. Sampai-sampai seorang teman yang baru sekali datang ke Jakarta kekeuh ngajak melihat patung ini. Penasaran dan mau foto-foto katanya.

Dahlah nggak usah sengaja datang ke sini buat foto-foto, nyusahin yang nganter. Googling saja lalu edit fotomu nongkrong bareng Patung Pancoran. Letak patung ini di perempatan jalan dan tinggi banget, woy! Orang Jakarta sejak lahir saja baru tahu wajah Patung Pancoran pada 2017 setelah ada fotografer yang mengambil gambar pakai drone.

Baca Juga:

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

#3 Air Mancur Bundaran HI

Tempat ikonik setipe Patung Pancoran adalah air mancur di Bundaran HI. Sinetron dan FTV sering kali mengambil gambar tempat ini dari atas. Ia dianggap sebagai representasi Ibu kota seperti halnya plang jalan di Malioboro atau Tugu Jogja untuk kota pelajar. Oleh karena itu, orang sering kepengin foto di sana sebagai bukti pernah ke Jakarta.

Kalau ambil foto Tugu Selamat Datang di Bundaran HI dari seberang jalan, masih masuk akal. Ngajak foto-foto sambil duduk-duduk di air mancurnya itu loh yang nggak ada akhlak. Di tempat ini sering terjadi kecelakaan tunggal, tabrak lari, bahkan pernah ditemukan mayat mengapung. Daripada pulang tinggal nama, atau diangkut Satpol PP, mending lihat air mancur dari kejauhan. Di malam hari akan lebih syahdu nongkrong di sana sambil minum kopi hangat sasetan dari penjual starling (starbuck keliling).

#4 Grand Indonesia

Tempatnya memang menyenangkan untuk rekreasi bersama keluarga. Banyak tempat makan yang enak dan jarang ditemukan di tempat lain. Apalagi brand barang-barang berkualitas tinggi, tumplek blek di sini. Ambience-nya bikin berasa jadi Jakartans sehari. Namun sayangnya, nggak ada yang murah.

Manekin-manekin yang pakai baju bagus dan memanjakan mata di sana tiap didekati seakan bilang, “Hai, sobat missqueen, cari baju model apa?” Belum apa-apa sudah minder, bahkan sebelum lihat price tag. Pernah saya kepedean cek price tag, langsung kena mental. Tas yang terlihat seperti tas kerja biasa ternyata berharga gaji saya sebulan. Daripada masuk ke outlet ini dan itu, pegang barang di sana-sini. Eh, udah cuma dapat capek doang, malamnya susah tidur terbayang-bayang. Atau (amit-amit) malah jadi budak kartu kredit, mending skip saja tempat ini sekalian.

#5 Jembatan Ancol

Kelahiran 1970-1980-an pasti nggak asing dengan film Si Manis Jembatan Ancol. Selain film, ada sinetronnya juga yang diputar di televisi diperankan oleh Kiki Fatmala. Lokasinya di Jakarta Utara, kota administrasi paling kerad di DKI. Bukan hanya cerita horor, dalam sinetron juga diceritakan gaya hidup ala Jakarta. Ini membuat Jembatan Ancol diingat banget oleh mereka yang bahkan nggak pernah tinggal di sana. Ia dianggap sebagai referensi keseharian orang Jakarta.

FYI, sapaan gue-lo, kehidupan malam, sampai baju-baju pemain sinetron Si Manis Jembatan Ancol yang bagus-bagus, itu hanya ada di TV. Jembatan Ancol di dunia nyata penampakannya nggak seperti itu, masyarakat di sekitarnya juga bukan anak gaul Jakarta. Semisal kamu anak indihom yang penasaran mau interview Si Manis pun, kemungkinan ketemu sangat kecil, kok. Sementara ketemu tukang palak, pencopet, dan preman di area ini adalah keniscayaan.

Lima tempat di atas damage-nya nggak kaleng-kaleng, Gaes. Dari kena mental, trauma, sampai susah dapat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian). Ada yang mau menambahkan? Atau, punya pengalaman buruk saat ke Jakarta? Kuy, tulis di kolom komentar!

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Desember 2021 oleh

Tags: Grand IndonesiaJakartaJembatan AncolPatung Pancoranpilihan redaksi
Aminah Sri Prabasari

Aminah Sri Prabasari

Perempuan yg merdeka, pegawai swasta yg punya kerja sambilan, pembaca yg sesekali menulis. Tertarik pada isu gender, politik, sosial dan budaya.

ArtikelTerkait

7 Drama Korea yang Cukup Ditonton Sekali Seumur Hidup Terminal Mojok

7 Drama Korea yang Cukup Ditonton Sekali Seumur Hidup

27 Agustus 2022
5 Provinsi dengan Persentase PNS Tertinggi di Indonesia terminal mojok

5 Provinsi dengan Persentase PNS Tertinggi di Indonesia

20 Desember 2021
3 Keuntungan Naik Pesawat Citilink Jakarta-Surabaya yang Nggak Disadari Penumpang

3 Keuntungan Naik Pesawat Citilink Jakarta-Surabaya yang Nggak Disadari Penumpang

21 Februari 2024
Tangerang Selatan dan Jakarta Sama Aja, Sama-sama Baiknya Ditinggalkan

Tangerang Selatan dan Jakarta Sama Aja, Sama-sama Baiknya Ditinggalkan

15 Oktober 2024
4 Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Ngide Liburan ke Jakarta Mojok.co

4 Tipe Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Ngide Liburan ke Jakarta

22 Mei 2025
Bandara YIA Megah, Kulon Progo Melarat, Aerotropolis Hanya Janji Manis Belaka

Bandara YIA Megah, Kulon Progo Melarat, Aerotropolis Hanya Janji Manis Belaka

11 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo Mojok 

4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo 

31 Juli 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan Mojok.co

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

3 Agustus 2026
Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

2 Agustus 2026
Cipatat, kecamatan di Bandung Barat yang kontribusinya sering luput dari perhatian orang-orang Mojok.co

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

31 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.