Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Tempat Beli Pempek di Palembang yang Paling Direkomendasikan

Bintang Ramadhana Andyanto oleh Bintang Ramadhana Andyanto
23 Agustus 2022
A A
5 Tempat Beli Pempek di Palembang yang Paling Direkomendasikan Terminal Mojok

5 Tempat Beli Pempek di Palembang yang Paling Direkomendasikan (Gunawan Kartapranata via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin saya membaca sebuah artikel di Terminal Mojok berjudul 15 Kuliner Indonesia yang Layak Go International selain Rendang dan Nasi Goreng. Dalam tulisan yang dibuat oleh Mbak Erma Kumala Dewi itu, salah satu makanan tanah air yang layak untuk mendapatkan panggung di kancah dunia adalah pempek. Sebagai orang Palembang, saya tentu sangat mengamini pernyataan tersebut.

Oleh sebab itu, sebagai upaya untuk semakin mempromosikan makanan berbahan dasar ikan dan tepung itu, saya ingin memberikan lima rekomendasi tempat membeli pempek langsung di daerah asalnya. Siapa tahu bisa menjadi panduan kalian yang bertandang ke Bumi Sriwijaya.

#1 Pempek Api Ayong

Pempek Api Ayong merupakan sebuah restoran yang terletak di Jalan D.I. Panjaitan No.31, Plaju Ilir, Kec. Plaju, Kota Palembang. Sebenarnya, produk yang mereka jual nggak cuma empek-empek, ada juga kuliner khas Palembang lainnya seperti tekwan, model, kue kojo, dll. Namun, kalau ditanya apa menu juara mereka, tentu saja saya akan menjawab pempek. Lagi pula, dari nama restorannya sudah terlihat jelas kan menu unggulan mereka?

Bila harus lebih spesifik, menurut saya varian empek-empek terenak yang dijual di tempat ini adalah pempek kulit. Lantaran menu satu ini nggak seperti yang dipasarkan di tempat lainnya. Di sini kalian bakal menemukan pempek kulit dengan olesan sambal merah di bagian dalamnya. Percayalah, itu adalah salah satu produk pempek terlezat yang pernah saya cicipi selama 19 tahun hidup di Palembang.

Rasa sambalnya gurih dan nggak terlalu pedas, sehingga aman bagi kalian yang bukan maniak cabai. Selain itu, empek-empek di sini bisa digoreng garing sehingga teksturnya semakin mantap di lidah. Tinggal padukan keduanya, kalian akan mendapatkan rasa yang luar biasa enak.

#2 Pempek & Es Kacang Vico

Rekomendasi tempat beli pempek selanjutnya di Palembang adalah Pempek & Es Kacang Vico. Boleh dibilang restoran satu ini produsen empek-empek paling sukses di Palembang sehingga gerai mereka jumlahnya lebih dari satu. Namun, cabang mereka yang paling sering saya kunjungi adalah yang berlokasi di Jalan Letkol Iskandar No.539, 24 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang. Kalau kalian masih kurang paham tempat persisnya di mana, maka yang perlu kalian lakukan hanyalah pergi ke salah satu mal terbesar di Palembang, yakni Palembang Indah Mall (PIM). Jika sudah, tinggal lihat ke arah seberangnya, restoran satu ini akan langsung terlihat.

Soal rasa, Vico sudah tak perlu diragukan lagi. Mayoritas orang Palembang sudah tahu akan kepiawaian para pekerja di sana dalam menciptakan empek-empek dengan kualitas juara. Selain itu, restoran ini juga menyediakan es kacang, salah satu minuman khas Palembang yang kesegarannya tiada tanding. Harga pempek di sini beragam, mulai dari Rp4.500-an per butir untuk ukuran kecil, hingga Rp100.000-an untuk paket pempek campur.

Baca Juga:

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun

#3 Pempek Sentosa

Pempek Sentosa adalah restoran yang menyediakan pempek dan berbagai hidangan Palembang lainnya. Salah satu gerai restoran tersebut terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani No.14, 14 Ulu, Kec. Seberang Ulu II, Kota Palembang.

Selain jaraknya yang dekat dengan kediaman saya, alasan lainnya mengapa saya merekomendasikan tempat ini untuk membeli empek-empek adalah karena harganya yang nggak begitu mahal. Meski harganya murah, jangan pikir kualitasnya jadi murahan, lho. Rasa empek-empek di sini tetap sedap. Harganya berkisar Rp4.000-an hingga Rp17.000-an per biji. Pokoknya kalau kalian ngidam mau makan pempek tapi duit sedang cekak, datang saja ke sini.

#4 Pempek Candy

Sama seperti Vico, Pempek Candy merupakan salah satu restoran pempek tersukses di Palembang dan sudah memiliki banyak cabang. Salah satu gerainya yang berlokasi di tengah kota adalah di Jalan Jend. Sudirman No.149/8, Sungai Pangeran, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang. Selain itu, mereka juga memiliki cabang di Jl. Letjen Harun Sohar, Jl. Demang Lebar Daun, dan lain-lain.

Soal rasa, pempek di sini sama lezatnya dengan ketiga pempek sebelumnya. Namun, alasan saya menempatkannya di urutan keempat adalah karena harganya yang cukup mahal bagi mahasiswa berdompet tipis seperti saya. Harga per paket pempek di sini sekitar Rp110.000-an. Meski begitu, kalau kalian menganggapnya murah, ya berarti isi dompet kalian lebih tebal. Standar mahal dan murah orang kan beda-beda. Yang penting rasanya kan nggak ngadi-ngadi di lidah.

#5 Pempek Sepeda

Ketika membaca “Pempek Sepeda”, mungkin ada di antara kalian yang seketika berpikir, “Hah? Pempek Sepeda? Maksudnya bentuknya kayak sepeda?” Jika ada yang beranggapan seperti itu, kalian keliru, Gaes. Memang sih nama-nama pempek itu lumayan unik dan dapat memancing tawa, misalnya kapal selam, keriting, dll. Namun, yang saya maksud pempek sepeda ini adalah penjual empek-empek yang menjajakan dagangannya dengan menggunakan sepeda. Unik, kan?

Selama ini mungkin kalian berpikiran empek-empek hanya dihidangkan di restoran atau rumah makan. Namun, di Palembang kalian juga akan menemukan penjaja empek-empek di pinggir jalan yang naik sepeda. Mereka biasanya akan berhenti di pinggir jalan atau tempat lain seperti depan sekolahan untuk menjajakan dagangannya pada para konsumen. Jangan khawatir, kalau beli di sini harganya lebih miring ketimbang yang dijual di restoran atau toko, Gaes.

Harap diingat, kelima tempat yang saya rekomendasikan di atas adalah versi saya disesuaikan dengan isi kantong dan juga lidah saya. Kalau kalian punya rekomendasi lain silakan kasih tahu pembaca lainnya di kolom komentar. Berbagi itu indah kan, Gaes?

Penulis: Bintang Ramadhana Andyanto
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Kebiasaan Makan Pempek yang Perlu Diubah agar Nikmatnya Paripurna.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Agustus 2022 oleh

Tags: palembangpempekTekwan
Bintang Ramadhana Andyanto

Bintang Ramadhana Andyanto

Anak negeri. Tukang ngopi. Pakar senjalogi.

ArtikelTerkait

3 Tipe Penjual Pempek Palembang di Bogor (Pixabay)

3 Tipe Penjual Pempek Palembang di Bogor

14 April 2023
5 Kuliner Palembang yang Patut Dicicipi selain Pempek

5 Kuliner Palembang yang Patut Dicicipi selain Pempek

3 Agustus 2022
Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Palembang Ampas, Kalah Bagus sama Jalan Depan Rumah Saya

Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Palembang Ampas, Kalah Bagus sama Jalan Depan Rumah Saya

17 Juli 2024
Nasib Pasar Cinde Palembang, Pusat Perdagangan Selama Puluhan Tahun yang Berakhir Mengenaskan Mojok.co

Nasib Pasar Cinde Palembang, Pusat Perdagangan Selama Puluhan Tahun yang Berakhir Mengenaskan

26 Maret 2024
4 Keresahan Selama Tinggal di Kelurahan Silaberanti Palembang tukang parkir

4 Keresahan yang Saya Rasakan Selama Tinggal di Kelurahan Silaberanti Palembang

27 Februari 2024
Menjawab Stigma Negatif yang Dilekatkan kepada Orang Palembang

Menjawab Stigma Negatif yang Dilekatkan kepada Orang Palembang

29 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta Mojok.co

Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta

22 Maret 2026
Pertama Kali Mencicipi Swike: Makanan Berbahan Dasar Kodok yang Terlihat Menjijikan, tapi Bikin Ketagihan Mojok.co

Katak dalam Soto, Ternyata Swike: Pengalaman yang Membuat Saya Kini Tak Mudah Percaya dan Meragukan Segalanya

21 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
7 Kesalahan Kecil dalam Pengerjaan Skripsi yang Sering Bikin Mahasiswa Dapat Banyak Revisi, Baca Baik-baik biar Nggak Makin Stres

Alasan Saya Memilih Tugas Akhir Skripsi meski Pilihan Lain Terlihat Lebih “Waras”

22 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.